Habiskan Anggaran 100 Juta, Pembangunan Jalan Telford di Desa Ponggeok Dikerjakan Asal Jadi

Telford Tadoleka RT 007 Desa Ponggeok yang Sudah Ditumbuhi Rumput (Foto:RH/PF)

Ruteng, Pijarflores.com – Pembangunan jalan Telford di desa Ponggeok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2022, dengan anggaran Rp109.999.700,00, yang terletak di Tadoleka RT 007, diduga dikerjakan asal jadi.

Pantauan langsung media ini, pembangunan jalan Telford sudah dalam keadaan rusak parah sejak bulan Desember 2022. Minggu, 16 April 2023.

Terlihat pada pembangunan Telford tersebut, hampir secara keseluruhan batu-batu yang terpasang sudah terlepas dari ikatan pada dasar galian.

Menurut seorang warga yang tidak mau dimediakan namanya, mereka keluhkan keadaan jalan Telford yang sudah rusak padahal baru selesai dikerjakan pada tahun 2022. Minggu, 16/4/2023.

“Kasian sekali melihat jalan ini pak, baru dikerjakan tetapi sudah rusak lagi,” ujar warga tersebut.

Warga tersebut menambahkan, hampir secara keseluruhan Telford yang berjarak 110 Meter, keadaan pasangan batunya sudah ditumbuhi rumput.

Bukan hanya rumput, hampir semua sertu yang dihampar sudah tidak kelihatan lagi pada bagian permukaan pasangan batu.

“Ini jalan sedikit lagi mau jadi hutan pak, kasian uang negara ratusan juta habis,” lanjut warga tersebut.

“Lihat yang di bagian bawah itu pak, sudah sisa batu saja. Sudah tidak ada lagi sertunya,” kata warga tersebut.

Dihubungi melalui gawainya, Heri Jehanus Kepala Desa (Kades) Ponggeok saat dikomfirmasi menjelaskan, kalau selama ini belum bisa diperbaik karena hujan. Senin, 17/4/2023.

“Sekarang masih masa pemeliharaan pak, kalau sudah tidak ada hujan kami akan segera perbaiki,” kata Heri.

Saat ditanya berkaitan dengan teknis pekerjaan, mulai dari spesifikasi material dan Kuari Kades Heri Mengatakan kalau dia lupa.

“Besok datang ke kantor saja pak, supaya bisa lihat langsung di rencana anggaran belanja (RAB) untuk mengetahui spesifikasi material dan Kuari,” tutup Heri.

Penulis: Riky Huwa

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!