Pembangunan PLTP Ulumbu di Poco Leok Mendapatkan Dukungan Dari Masyarakat Cibal

Bapak Kanisius Tau dan Stefanus saat melihat seorang pegawai Instalasi di Kampung Akel. Foto: Redaksi PF.

Ruteng, Pijarflores.com – Masyarakat dari kampung Akel, desa Bere, kecamatan Cibal Barat, kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, sangat mendukung masyarakat di Poco Leok, kecamatan Satar Mese, yang menerima program PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) sekitar pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok. Sabtu, 17/6/2023.

Dukungan masyarakat tersebut disampaikan oleh Tu’a Teno kampung Akel Kanisius Tau, langsung saat dirinya dan masyarakat lain sedang melihat pemasangan Instalasi listrik di rumah bapak Stefanus Pantur, oleh pegawai salah satu Vendor dari kota Ruteng.

Kanisius mengatakan, bahwa seluruh warga desa Bere yang sudah sejak lama menantikan kampungnya dialiri listrik sudah terwujud di tahun 2023 ini. (17/6)

“Kami semua sangat bangga, listrik sudah masuk walaupun masih dalam proses pemasangan tiang dan kabel,” ungkap Kanisius.

Tak lupa Kanisius mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah menjawab kebutuhan seluruh masyarak Manggarai, tepatnya di Desa Bere.

“Sebelumnya kampung kami dikelilingi oleh desa-desa yang sudah teraliri listrik. Hanya desa kami yang tidak ada listrik. Tetapi sekarang sudah ada, terimakasih pemerintah dan PLN,” tegas Kanisius.

Kanisius juga berharap, agar dalam berjalannya waktu ke depan, agar aliran listrik yang masuk ke desanya bisa stabil.

Oleh karena itu, Kanisius sangat mendukung sikap masyarakat Poco Leok yang menerima penambahan jaringan PLTP Ulumbu.

“Harapan saya dan masyarakat di desa Bere, agar ke depannya aliran listrik ke desa kami itu stabil. Sehingga saya dan warga di kampung Akel ini sangat mendukung sikap keluarga besar Poco Leok yang mendukung pemgembangan PLTP Ulumbu,” kata Kanisius.

Salah satu tokoh masyarakat kampung Akel bernama Stefanus Pantur yang rumahnya sedang dipasang instalasi listrik menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah pusat yang sudah bisa menjawab kebutuhan listrik di kampungnya.

“Terimakasih banyak untuk pemerintah pusat yang sudah menjawab kebutuhan masyarakat desa Bere,” ujar Stefanus.

Tidak lupa Stefanus mengucapkan terimakasih kepada PLN yang sudah memasang jaringan listrik di kampungnya.

“Kami sangat berterimakasih kepada PLN yang sudah menjawab kebutuhan listrik masyarakat desa Bere, sukses selalu untuk PLN,” tutup Stefanus.

Sementara pihak pelaksana PT Telaga Ende saat ditemu di lokasi kampung Akel, sedang memasang jaringan tegangan rendah. (17/6)

Staf PT Telaga Ende Sedang Mengecat Tiang Listrik Tegangan Rendah di Kampung Akel, Desa Bere, Kecamatan Cibal Barat, Manggarai, NTT.

Tomi seorang pengawas lapangan dari PT Telaga Ende memastikan bahwa pada bulan Juli tahun 2023, pihak mereka akan mulai mencoba mengaktifkan aliran listrik di desa Bere.

“Bulan depan kami akan mencoba mengaktifkan aliran listrik ke desa Bere, dan kalau semuanya sudah aman maka tugas selanjutnya pihak PLN menyambung ke rumah-rumah yang sudah terpasang instalasi,” kata Tomi.

Penulis: Riky Huwa

Editor: RedaksiĀ 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!