Tim PADIATAPA dan PLN Kembali Gelar Sosialisasi FPIC di Dusun Lengkong

Ruteng, Pijarflores.com – Tim PADIATAPA dan PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus aktif memperhatikan warga terdampak pengembangan PLTP Ulumbu Poco Leok.

PLN dengan serius menggelar sosialisasi Free Prior Informed Consent (FPIC) khususnya bagi warga yang terkena dampak langsung dari proyek PLTP Ulumbu di Poco Leok.

Sosialisasi FPIC dilakukan hampir di semua wilayah terdampak dari proyek pengembangan ini, kegiatan serupa juga dilakukan di Dusun Lengkong.

Diketahui, Dusun Lengkong merupakan daerah kantong dari Desa Lungar Poco Leok, yang berlokasi tidak jauh dari kawasan PLTP Ulumbu di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Manggarai.

Melalui konsultan Sosial dari PLN UIP Nusra, Dennis Goonting mengatakan kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk menyampaikan informasi detail terkait rencana pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di beberapa lokasi di Poco Leok.

“Sosialisasi FPIC selama ini kita sudah lakukan. Tentunya kegiatan ini dilakukan secara terbuka,” kata Dennis kepada sejumlah awak media, Senin (27/2/24).

PLN dalam kegiatan ini, kata Dennis, memberikan pemahaman kepada warga atas dampak dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini baik dari sisi lingkungan, sosial kesehatan, keselamatan, serta tahapan-tahapan dari setiap program yang akan dijalankan dalam menyukseskan proyek ini kedepannya.

Disamping itu, dalam kegiatan FPIC ini PLN juga menampung setiap aspirasi yang disampaikan warga.

“Kita tidak sekedar memberikan pemahaman saja kepada warga, tetapi juga menampung usulan dari setiap warga yang hadir dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Dennis juga menambahkan, kehadiran PLN ditengah masyarakat Poco Leok tentunya bukan sekedar menyukseskan proyek pengembangan ini, namun PLN berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga terdampak.

Salah satunya, kata dia, pembentukan kelompok-kelompok tani hortikultura yang dianggap sukses di beberapa wilayah di Poco Leok.

“Sosialisasi FPIC yang kita jalankan selama ini sudah memperoleh begitu banyak usulan dari warga terdampak. Salah satu program yang paling sukses hingga sekarang, bantuan dari PLN untuk pemberdayaan kelompok tani hortikultura,” ujarnya.

“Kelompok tani ini sudah mandiri dan bisa menghasilkan uang. Jadi disini kita bisa tahu bahwa, PLN memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga terdampak,” tutupnya.

Selain kelompok tani hortikultura, PLN telah menyalurkan bantuan berupa ternak dan pipa untuk akses air minum bersih di Poco Leok. Kemudian, warga yang sudah mengikuti sosialisasi FPIC ini juga mengusulkan bantuan alat pertanian, kelompok tenun, kelompok tani jahe, dan mendanai sejumlah koperasi di wilayah Poco Leok.

Editor: Tim PF

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!