Bupati Manggarai Buka Business Festival III STIE Karya: Dorong Lahirnya Generasi Entrepreneur Lokal
- account_circle Tim PF
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 40
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Manggarai Hery Nabit saat membuka secara resmi Festival III di STIE Karya Ruteng (VD).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai Hery Nabit, secara resmi membuka Business Festival III STIE Karya Ruteng. Kegiatan tahun ini mengusung tema “Sinergi Muda, Sehat Fisiknya, Kreatif Karyanya, Mandiri Ekonominya: Generasi Entrepreneur dari STIE Karya untuk Manggarai” pada Kamis (2/7/2026).
Festival ini dirancang sebagai wadah pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.
Bupati Hery menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
Di tengah tantangan ekonomi global, penguatan sektor konsumsi masyarakat, investasi, dan dunia usaha menjadi pilar penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
Orang nomor satu di Manggarai ini turut mengapresiasi kejelian STIE Karya Ruteng dalam membaca perubahan perilaku pasar menjadi peluang ekonomi lewat festival kuliner dan kewirausahaan ini.
“Pilihan mengangkat festival kuliner sangat tepat untuk menjawab perubahan gaya hidup masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Perguruan tinggi harus menangkap peluang seperti ini dan melahirkan inovasi yang berdampak nyata,” ujar Bupati.
Ia juga memotivasi generasi muda untuk terus mengasah kreativitas demi membangun kemandirian ekonomi. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi masa kini harus dipersiapkan menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja.
“Kreativitas adalah kunci kemajuan. Ketika anak muda berani berkarya, mandiri, dan mengajak orang lain bertumbuh bersama, di situlah dampak nyata bagi ekonomi daerah tercipta,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua STIE Karya Ruteng, Kirenius C.C. Watang, menjelaskan bahwa festival ini merupakan komitmen nyata kampus dalam mencetak generasi muda Manggarai yang mandiri secara ekonomi.
Rangkaian kegiatan sendiri telah dimulai sejak 18 Juni 2026 melalui Seminar Regional Kewirausahaan, Turnamen Voli Putri, dan puncaknya Business Festival yang berlangsung hingga 4 Juli 2026.
Kirenius memaparkan empat tujuan strategis festival ini: melahirkan entrepreneur baru, mengasah soft skill pengelolaan acara pada mahasiswa, memberdayakan UMKM, serta menyeimbangkan kreativitas intelektual dengan kesehatan fisik.
“Kami ingin mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja. Festival ini juga menjadi ruang promosi bagi UMKM lokal serta sarana membangun ekosistem ekonomi kerakyatan di Manggarai,” ungkap Kirenius.
Tercatat sebanyak 50 pelaku UMKM lokal ikut berpartisipasi memamerkan produk kuliner dan kerajinan, didampingi panggung hiburan seni dari mahasiswa dan komunitas.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Karya Ruteng, Mariyati Helsako F. Mutis, menambahkan bahwa STIE Karya berfungsi sebagai pusat pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Festival ini menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa untuk belajar mengembangkan produk, menyusun strategi pemasaran, dan membaca peluang pasar.
“Ini bukan sekadar seremonial, melainkan laboratorium kewirausahaan yang menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat. Kami berharap lahir ide kreatif dan produk lokal Manggarai yang mampu bersaing di kancah yang lebih luas,” tutur Mariyati.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak takut memulai usaha dari hal kecil selama memiliki modal keberanian, kejujuran, dan kreativitas.
Acara pembukaan diakhiri dengan peresmian simbolis oleh Bupati Manggarai Hery Nabit, yang mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum ini untuk saling bertukar gagasan, memperluas jejaring, dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan ekonomi Kabupaten Manggarai.
- Penulis: Tim PF
- Editor: Riky Huwa

Saat ini belum ada komentar