Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tepat di Hari Anak Nasional, Dinas Kesehatan Manggarai Luncurkan “Kartu Peluk Anak” untuk Layanan Prioritas di Fasilitas Kesehatan

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai meluncurkan inovasi Kartu Peluk Anak, sebuah kartu layanan prioritas yang dirancang untuk memastikan setiap anak memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, ramah, aman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak, Kamis (23/7/2026).

Peluncuran program ini merupakan bagian dari gerakan Peluk Sehat dengan semangat “Memeluk Dengan Hati, Melayani Sepenuh Hati”, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan berorientasi pada kelompok rentan.

Pada tahap pertama, sebanyak 1.500 anak dan remaja migran di Kota Ruteng menjadi penerima manfaat program. Mereka akan memperoleh akses layanan prioritas di Puskesmas Lao, Puskesmas Kota, dan RSUD Ruteng.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Jefrin Haryanto, mengatakan bahwa anak dan remaja harus ditempatkan sebagai kelompok prioritas karena masa depan daerah ditentukan oleh kualitas kesehatan generasi mudanya.

“Anak dan remaja bukan sekadar penerima layanan kesehatan. Mereka adalah investasi masa depan Manggarai. Ketika seorang anak datang ke fasilitas kesehatan, ia tidak boleh merasa takut, diabaikan, atau menunggu terlalu lama. Mereka harus disambut dengan senyum, diprioritaskan dengan kasih, dan dilayani dengan hati. Itulah semangat Kartu Peluk Anak.”

Menurut Jefrin, perhatian khusus kepada anak dan remaja migran menjadi langkah awal yang sangat penting.Kelompok ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks, mulai dari perpindahan tempat tinggal, keterbatasan akses pelayanan, penyesuaian lingkungan sosial, hingga berbagai risiko kesehatan fisik dan mental.

Berdasarkan pemetaan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, terdapat sekitar 1.500 anak dan remaja migran yang tinggal dan beraktivitas di Kota Ruteng. Mereka menjadi kelompok prioritas karena membutuhkan sistem pelayanan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan berkesinambungan.

Melalui Kartu Peluk Anak, pemegang kartu akan memperoleh sejumlah manfaat, antara lain:

* Prioritas antrean pelayanan di fasilitas kesehatan.

* Pendampingan pelayanan yang ramah anak dan remaja.

* Akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan dasar, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan jiwa, imunisasi, dan skrining kesehatan.

* Edukasi kesehatan yang berkelanjutan.

* Rujukan yang lebih terintegrasi apabila diperlukan.

Program ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak, sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu.

Menutup pernyataannya, Jefrin Haryanto mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum perubahan budaya pelayanan.

“Hari Anak Nasional bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang keberpihakan. Mulai hari ini, mari kita pastikan setiap anak yang memasuki puskesmas atau rumah sakit merasa dihargai, didengar, dan diprioritaskan. Karena pelayanan terbaik kepada anak hari ini adalah investasi terbaik bagi Manggarai di masa depan.”

Dengan diluncurkannya Kartu Peluk Anak, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai berharap semakin banyak anak memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Transformasi Berkelanjutan di NTT, PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Pos Kupang Award

    Dorong Transformasi Berkelanjutan di NTT, PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Pos Kupang Award

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kupang, Pijarflores – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih penghargaan Pos Kupang Award dalam rangka Hari Ulang Tahun Pos Kupang ke-33 pada kategori Pemberdayaan Komunitas Berbasis Energi Terbarukan, yang digelar pada Selasa, 16 Desember 2025. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam menjalankan […]

  • Musrenbang RKPD 2027 di Satar Mese Utara, Siswa SMAN 2 Langke Majok Minta Pempus Tutup Judi Online

    Musrenbang RKPD 2027 di Satar Mese Utara, Siswa SMAN 2 Langke Majok Minta Pempus Tutup Judi Online

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 71
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Satar Mese Utara pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Sektor Unggulan” ini dirangkaikan dengan pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Satar Mese […]

  • Kolaborasi KR-BNN: PLN UIP Nusra Komitmen Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT

    Kolaborasi KR-BNN: PLN UIP Nusra Komitmen Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MATARAM, PIJARFLORES – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian energi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) pada kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT (BNN) yang berlangsung di Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Selasa, 25 November 2025. Komitmen pengembangan energi bersih […]

  • Percepat Transisi Energi di NTT, PLN Rampungkan Pembebasan Lahan Akses PLTP Ulumbu 5-6

    Percepat Transisi Energi di NTT, PLN Rampungkan Pembebasan Lahan Akses PLTP Ulumbu 5-6

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com/ –  PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara terus memacu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 di Kabupaten Manggarai, NTT. Komitmen ini ditandai dengan rampungnya pembayaran ganti rugi pembebasan lahan tahap kedua kepada 18 pemilik lahan di Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Rabu (6/5/2026). Pembayaran yang menggandeng […]

  • Bantah Isu Suap, Kejari Manggarai Sebut Upaya Mengganggu Penyidik Dalam Kasus Dugaan Korupsi di RSUD Ruteng

    Bantah Isu Suap, Kejari Manggarai Sebut Upaya Mengganggu Penyidik Dalam Kasus Dugaan Korupsi di RSUD Ruteng

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 87
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai dengan tegas membantah berbagai isu yang beredar berkaitan dugaan penyuapan yang melibatkan beberapa pejabat di Kejari Manggarai. Hal tersebut menurut Kejari Manggarai, merupakan upaya untuk mengganggu penyidik dalam menangani kasus dugaan korupsi pembangunan gedung di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, yang saat ini berubah nama menjadi Rumah Sakit […]

  • Sinergi Budaya dan Energi: PLN Gandeng Masyarakat Adat Ngada di Proyek PLTP Mataloko

    Sinergi Budaya dan Energi: PLN Gandeng Masyarakat Adat Ngada di Proyek PLTP Mataloko

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melaksanakan prosesi adat bersama masyarakat adat Ngada sebagai bagian dari tahapan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Desa Wogo, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 10 September 2026. Prosesi adat dilakukan melalui penanaman pilar […]

expand_less