Breaking News
light_mode
Trending Tags

Masuki Tahap Drilling, PLN UIP Nusra Tinjau Kesiapan Infrastruktur PLTP Mataloko

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meninjau langsung kesiapan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko 2×10 MW di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh infrastruktur utama siap sebelum dimulainya tahapan pengeboran (drilling), sekaligus meninjau sejumlah infrastruktur utama yang telah dibangun, seperti wellpad, akses jalan, sistem penyediaan air, serta lokasi-lokasi manifestasi panas bumi yang menjadi dasar pengembangan panas bumi Mataloko.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran manajemen juga mengevaluasi kesiapan teknis pekerjaan pengeboran, termasuk sistem penyediaan air yang akan mendukung aktivitas drilling. Saat ini, PLN masih menunggu keputusan dari KfW selaku lender terkait skema pemanfaatan air untuk mendukung tahapan pengeboran.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan bahwa pengembangan PLTP Mataloko terus menunjukkan kemajuan dan kini memasuki fase penting sebelum pengeboran dilaksanakan.

“Kami ingin memastikan seluruh kesiapan proyek, mulai dari infrastruktur pendukung, aspek teknis, hingga pengelolaan lingkungan, telah memenuhi standar sehingga tahapan drilling dapat dilaksanakan secara aman, efektif, dan sesuai rencana,” ujar Manurung.

Pada kesempatan tersebut, jajaran manajemen juga meninjau sejumlah titik manifestasi panas bumi di kawasan Mataloko sebagai bagian dari evaluasi lapangan.

Manurung menjelaskan, munculnya manifestasi di kawasan Mataloko sebagai dampak besarnya potensi sumber daya panas bumi, turut membuka peluang pemanfaatan langsung yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Energi panas bumi, lanjut Manurung, dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor, seperti sumber panas bagi proses industri, sebagaimana telah diterapkan di kawasan PLTP Lahendong. Selain itu, potensi tersebut dapat dikembangkan untuk kawasan pemandian air panas (geowisata) maupun mendukung sektor pertanian melalui pengembangan greenhouse berbasis energi panas bumi.

“PLTP Mataloko merupakan salah satu proyek strategis di Flores yang diproyeksikan mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Flores sekaligus mendukung target transisi energi nasional melalui pemanfaatan energi panas bumi,” ujar Manurung.

Untuk memastikan kelestarian lingkungan, PLN telah menyiapkan berbagai langkah pengelolaan dan mitigasi, antara lain pemasangan Automatic Water Level Logger (AWLR), pelibatan masyarakat dalam kegiatan monitoring, memastikan aliran ekologis sungai tetap terjaga, serta membuka ruang dialog dan pengaduan bagi masyarakat.

Manurung menegaskan, seluruh tahapan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan keberlanjutan.

“Setiap tahapan kami laksanakan dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan sosial secara seimbang,” tutup Manurung.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan di Mataloko, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama jajaran manajemen mengikuti Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Proyek Panas Bumi Flores dan Lembata di Kampus II IFTK Ledalero, Maumere, Kamis, 23 Juli 2026.

Forum tersebut menjadi wadah dialog antara PLN, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan proyek panas bumi di Flores dan Lembata, termasuk penyampaian aspirasi serta pembahasan berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat.

Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, menegaskan bahwa setiap tahapan pengembangan PLTP Mataloko mengedepankan keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat sejak tahap perencanaan.

“PLN berkomitmen melaksanakan pengembangan PLTP Mataloko secara transparan dan partisipatif. Kami memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai rencana kegiatan, potensi dampak, serta langkah-langkah pengelolaan yang akan dilakukan. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah proyek,” ujar Avianda.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Satar Mese Barat–Lembor Terendam Banjir, Camat Imbau Warga Waspada dan Jangan Nekat Melintas

    Jalur Satar Mese Barat–Lembor Terendam Banjir, Camat Imbau Warga Waspada dan Jangan Nekat Melintas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, menyebabkan banjir meluap hingga menutupi badan jalan di beberapa desa pada Rabu (13/5/2026). Camat Satar Mese Barat, Yosef Soni, mengonfirmasi bahwa luapan banjir telah menyumbat dan merendam sedikitnya tiga titik gorong-gorong serta jembatan akibat hujan lebat yang berlangsung sejak Selasa […]

  • Gandeng Meratus Foundation dan BPBD, Meldyanti Nabit Salurkan Bantuan untuk Kelompok Rentan

    Gandeng Meratus Foundation dan BPBD, Meldyanti Nabit Salurkan Bantuan untuk Kelompok Rentan

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, bergerak cepat menyambangi warga terdampak bencana gempa bumi. Istri orang nomor satu di Manggarai ini menyalurkan paket bantuan kemanusiaan di Rumah Adat Tambor Karot Tadong, Kelurahan Tadong, pada Selasa (22/9/2026). Aksi peduli kasih ini menyasar kelompok rentan […]

  • PLTP Ulumbu di Kabupaten Manggarai Tetap Terjaga Pascagempa M 7,7

    PLTP Ulumbu di Kabupaten Manggarai Tetap Terjaga Pascagempa M 7,7

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) memastikan keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tetap terjaga pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa setelah gempa terjadi, PLN segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap […]

  • Berkas Lengkap, Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Narkoba ke Kejaksaan

    Berkas Lengkap, Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Narkoba ke Kejaksaan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Penyidik Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Manggarai resmi melaksanakan proses Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti terkait kasus tindak pidana narkotika kepada Kejaksaan Negeri Manggarai, Senin (05/03/2026) sore. Dua tersangka yang dilimpahkan berinisial AGA dan GA. Pelimpahan ini dilakukan setelah berkas perkara keduanya dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut […]

  • Percepat Transisi Energi di NTT, PLN Rampungkan Pembebasan Lahan Akses PLTP Ulumbu 5-6

    Percepat Transisi Energi di NTT, PLN Rampungkan Pembebasan Lahan Akses PLTP Ulumbu 5-6

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com/ –  PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara terus memacu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 di Kabupaten Manggarai, NTT. Komitmen ini ditandai dengan rampungnya pembayaran ganti rugi pembebasan lahan tahap kedua kepada 18 pemilik lahan di Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Rabu (6/5/2026). Pembayaran yang menggandeng […]

  • Gotong Royong Pemdes Umung, TNI-Polri, dan Warga Berhasil Buka Kembali Jalur Ruteng–Iteng

    Gotong Royong Pemdes Umung, TNI-Polri, dan Warga Berhasil Buka Kembali Jalur Ruteng–Iteng

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Pemerintah Desa Umung, Kapolsek Iteng, Anggota Koramil Satar Mese, dan masyarakat bergerak cepat menangani material longsor yang menutup ruas jalan Ruteng–Iteng. Bencana akibat hujan lebat tersebut terjadi tepat di dekat Jembatan Wae Mantar II, Desa Umung, Kecamatan Satarmese. Longsoran tanah dan bebatuan sempat menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, akses transportasi bagi kendaraan roda […]

expand_less