Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Hery Nabit Buka Pelatihan Aksi Iklim Kaum Muda dan Kelompok Marjinal di Manggarai

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, membuka Pelatihan Advokasi dan Kampanye Aksi Iklim Kaum Muda di Kabupaten Manggarai, Jumat (19/6/2026). Kegiatan bertema “Inisiatif Kaum Muda untuk Atasi Iklim yang Responsif dan Melibatkan Partisipasi Kelompok Marjinal” ini berlangsung di Hotel Revayah.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, dan merupakan salah satu pemateri di kegiatan pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Hery Nabit menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Plan International Indonesia, IKI Small Grants Project, serta donatur dari Jerman.

“Kita tahu masalah dan tahu solusi, tetapi kadang kita tidak tahu cara mengatasinya. Oleh karena itu, kita butuh berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini bersama-sama,” ujar Hery Nabit.

Ia menambahkan, diskusi mengenai perubahan iklim kini tidak lagi sekadar menjadi obrolan di dalam ruangan. Komunitas kaum muda harus langsung turun ke lapangan untuk mengambil bagian dalam aksi nyata.

“Isu yang teman-teman angkat ini menjawab berbagai persoalan lingkungan yang ada. Saya meminta pendampingan dari Plan Indonesia agar terus berjalan dengan mengedepankan kerja sama yang baik. Saya berharap kegiatan berbasis proposal ini bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Hery, strategi mengatasi musim kemarau maupun musim hujan adalah dengan mencari jenis tanaman yang mampu menjaga ketersediaan sumber air agar tetap aman. Ia juga meminta seluruh komunitas untuk saling berbagi pengalaman.

“Jika hasilnya baik, saya yakin Plan Indonesia akan terus mencari donatur untuk kegiatan selanjutnya. Harus tetap semangat,” tegasnya.

Project Officer IKI Small Grants, Maulinna Utaminisih, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 25 penerima dana hibah penggerak muda dan 15 komunitas di Kabupaten Manggarai. Fokus utama pelatihan adalah penguatan kapasitas terkait partisipasi yang bermakna.

“Kami membekali mereka cara mengemas aksi sosial melalui media sosial agar lebih menarik dan efektif sebagai sarana advokasi. Besok, kami juga menghadirkan Dinas PMD Kabupaten Manggarai untuk melatih strategi keterlibatan anak muda usia 18–29 tahun dalam Musrenbangdes,” kata Maulinna.

Maulinna memaparkan, komunitas-komunitas ini bergerak di berbagai sektor, seperti pertanian ramah iklim, konservasi hutan, pelestarian mata air, hingga penanaman mangrove di pesisir. Bahkan, ada komunitas yang membuat alat peringatan banjir yang aksesibel bagi disabilitas tuli.

“Melalui program dana hibah ini, mereka belajar banyak hal. Mulai dari administrasi, implementasi program, pelibatan komunitas, hingga pertanggungjawaban dana yang transparan secara akuntansi. Ini menjadi modal portofolio yang bagus agar ke depan mereka bisa mengakses pendanaan lain yang lebih besar, bahkan hingga tingkat internasional,” jelasnya.

Apresiasi juga datang dari komunitas disabilitas netra yang diwakili oleh Yayan dan Anjelin. Bagi mereka, pelatihan ini merupakan wujud nyata dari partisipasi bermakna yang selama ini sering digaungkan.

“Kami sangat senang karena mendapat ilmu baru. Seperti yang disampaikan Ibu Meldy (Ketua TP PKK Kab. Manggarai), keterlibatan kami tidak terbatas hanya pada hadir, duduk, dan mendengarkan, tetapi kami juga harus bersuara. Langkah konkretnya nanti melalui advokasi dan kampanye iklim,” kata Yayan.

Komunitas tuna netra ini berfokus pada pelatihan pertanian pupuk organik untuk mendukung mitigasi iklim. Saat ini, mereka telah menyelesaikan tahap pertama berupa pembuatan pupuk kompos bekerja sama dengan Dinas Pertanian, dan sedang bersiap masuk ke tahap kedua, yaitu persiapan lahan.

Anjelin menambahkan, komunitasnya telah berhasil memproduksi 300 kg pupuk organik yang disiapkan untuk menanam tanaman hortikultura. “Ke depan, jika produksinya meningkat, kami berencana untuk menjualnya ke luar komunitas,” kata Anjelin.

Sementara itu, Mayos, salah satu penggerak muda dari Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, menilai pelatihan ini sangat bermanfaat bagi program konservasi mata air yang sedang ia jalankan.

“Program advokasi dan kampanye ini sangat penting karena akan sangat berpengaruh terhadap kebijakan yang kami ambil dalam proyek kami. Masyarakat di Kampung Lempe juga sangat mendukung aksi pembersihan dan penanaman pohon di sumber mata air. Aksi ini akan terus berkelanjutan demi generasi masa depan,” tutur Mayos.

  • Penulis: Riky Huwa
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gregorius Abdimun Terlibat Dua Proyek Bermasalah di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Ditangani Dua APH Berbeda

    Gregorius Abdimun Terlibat Dua Proyek Bermasalah di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Ditangani Dua APH Berbeda

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 8
    • 0Komentar

      RUTENG, PIJARFLORES – Gregorius L. A. Abdimun alias Sius, kembali menjadi sorotan publik setelah namanya tersangkut dalam dua proyek beranggaran besar di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng pada Tahun Anggaran 2019 dan 2020. Kedua proyek tersebut kini tengah ditangani oleh dua aparat penegak hukum berbeda, yaitu Kepolisian dan Kejaksaan. Untuk proyek Tahun Anggaran 2019, […]

  • Memberi Dengan Hati, Bank NTT Cabang Ruteng Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Nuca Molas

    Memberi Dengan Hati, Bank NTT Cabang Ruteng Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Nuca Molas

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 6
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Bank NTT Cabang Ruteng kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kasih dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Manggarai. Kali ini, bantuan disalurkan untuk pembangunan Masjid Chairul Huda Konggang di Desa Nuca Molas, Kecamatan Satar Mese Barat. Penyerahan bantuan pada hari ini merupakan bagian dari program rutin Bank NTT Cabang Ruteng dalam mendukung […]

  • Warga Poco Leok Manfaatkan Ganti Rugi PLTP Ulumbu untuk Modal Usaha dan Renovasi Rumah

    Warga Poco Leok Manfaatkan Ganti Rugi PLTP Ulumbu untuk Modal Usaha dan Renovasi Rumah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Mataram, pijarflores.com/ – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan jalan akses menuju lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat terdampak. Salah satu warga Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kornelis Wangga, mengaku telah merasakan manfaat langsung dari […]

  • Wujudkan Inklusi Keuangan, Bank NTT Ruteng Beri Penghargaan Spesial untuk Agen Be Ju Bisa

    Wujudkan Inklusi Keuangan, Bank NTT Ruteng Beri Penghargaan Spesial untuk Agen Be Ju Bisa

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para mitra dalam memperluas akses keuangan, Bank NTT Cabang Ruteng menggelar Customer Gathering dan Pemberian Penghargaan bagi Agen Be Ju Bisa wilayah Capem Iteng dan Kantor Fungsional (KF) Narang, Kamis (9/4/2026). Acara yang berlangsung di Kantor Fungsional Narang ini menyasar para agen Laku Pandai dari Kecamatan Satar […]

  • Tingkatkan Kesiagaan, Satpam BRI BO Ruteng Rutin Gelar Olahraga Fisik dan Bela Diri

    Tingkatkan Kesiagaan, Satpam BRI BO Ruteng Rutin Gelar Olahraga Fisik dan Bela Diri

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 6
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com/ – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik dan kesiagaan personel, Satuan Pengamanan (Satpam) BRI BO Ruteng melaksanakan kegiatan olahraga rutin di halaman Kantor BRI BO Ruteng pada Sabtu, 21 Februari 2026. Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Ruteng, Akarius Armayadi P, menyampaikan bahwa program ini dirancang khusus untuk memperkuat stamina serta kewaspadaan mental para petugas. Menurutnya, […]

  • Dukung Pemberdayaan Masyarakat, PLN UIP Nusra Fasilitasi Pengembangan Kerajinan Bambu di Desa Wogo

    Dukung Pemberdayaan Masyarakat, PLN UIP Nusra Fasilitasi Pengembangan Kerajinan Bambu di Desa Wogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Ngada, Pijarflores – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP Nusra menyalurkan dukungan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), berupa pelatihan pemandu wisata, keterampilan anyaman […]

expand_less