Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Hery Nabit Buka Kongres Nasional PMKRI XXXIV di Ruteng, Dorong Rekomendasi untuk Wilayah Tertinggal

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, secara resmi membuka Kongres Nasional XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas. Seremoni pembukaan berlangsung khidmat di Aula Assumpta Katedral Ruteng pada Senin (20/7/2026).

Bupati Hery menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi dan tamu undangan dari berbagai cabang PMKRI se-Indonesia yang hadir di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia mengajak seluruh kader PMKRI untuk mengenang serta menghargai perjuangan para pendiri organisasi yang telah meletakkan fondasi kuat di tengah berbagai tantangan sejarah.

Menurutnya, semangat para pendahulu harus terus menjadi inspirasi dalam memperjuangkan cita-cita organisasi dan kepentingan bangsa.

Mewakili jajaran pemerintah daerah hingga pusat, Bupati Hery menegaskan bahwa setiap agenda besar harus mampu menghasilkan nilai yang nyata bagi masyarakat.

Ia secara khusus menyoroti berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi daerah-daerah kategori Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), termasuk Kabupaten Manggarai yang perekonomiannya saat ini masih bertumpu pada sektor pertanian.

“Kami berharap rangkaian sidang dan kongres ini dapat melahirkan ide-ide strategis yang mampu menghasilkan rekomendasi konkret bagi pembangunan wilayah-wilayah kategori 3T,” ujar Bupati Hery.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kongres Nasional PMKRI kali ini.

Pihaknya menilai PMKRI merupakan salah satu representasi penting wajah umat Katolik di tingkat nasional yang memiliki kapasitas untuk menghadirkan pemikiran kritis serta solusi terhadap berbagai persoalan kebangsaan.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh rangkaian kongres dimanfaatkan secara optimal agar menghasilkan keputusan yang bernilai, bermanfaat, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah maupun pembangunan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PMKRI Cabang Ruteng Sanctus Agustinus, Margareta Kartika, menegaskan bahwa Kongres Nasional XXXIV dan MPA XXXIII merupakan forum tertinggi organisasi yang harus menjadi ruang dialektika yang sehat, produktif, dan visioner.

Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis yang berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara, termasuk dalam menyongsong kepengurusan Pengurus Pusat (PP) PMKRI periode 2026–2028 yang mengusung penguatan kaderisasi serta gerakan intelektual.

Margareta juga menyampaikan bahwa eksistensi PMKRI Cabang Ruteng yang kini memasuki usia 57 tahun merupakan bukti konsistensi kader dalam menjaga eksistensi dan kecintaan terhadap organisasi.

Penunjukan Ruteng sebagai tuan rumah kongres nasional sekaligus menjawab kerinduan panjang para senior dan alumni PMKRI di Manggarai.Ia berharap penyelenggaraan kongres di Ruteng ini menjadi momentum emas untuk mengangkat berbagai persoalan sekaligus potensi daerah 3T seperti Manggarai ke panggung nasional.

Dengan demikian, hasil-hasil kongres diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi, tetapi juga mampu mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia, khususnya wilayah-wilayah 3T.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Tahun Beroperasi, PLTP Ulumbu Buktikan Energi Hijau dan Pertanian Bisa Berdampingan

    15 Tahun Beroperasi, PLTP Ulumbu Buktikan Energi Hijau dan Pertanian Bisa Berdampingan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memastikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu terus berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Sejumlah warga di Desa Wewo dan Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, mengaku aktivitas pertanian maupun ketersediaan sumber air tetap terjaga sejak PLTP […]

  • Senyum Pengungsi di Tengah Trauma Gempa M 7,7 Manggarai: “Kalau Minta ke Mama, Pasti Selalu Diingat”

    Senyum Pengungsi di Tengah Trauma Gempa M 7,7 Manggarai: “Kalau Minta ke Mama, Pasti Selalu Diingat”

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Cerita haru sekaligus optimisme datang dari tenda pengungsian di Dusun Cumpe, Desa Golo, Kecamatan Cibal. Di tengah trauma mendalam dan puing-puing rumah yang rusak akibat guncangan gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores pada Sabtu (15/8) lalu, kehadiran para tokoh perempuan daerah membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga, khususnya anak-anak. Elen, […]

  • MEMILIH MEJA PERUNDINGAN ATAU MENU

    MEMILIH MEJA PERUNDINGAN ATAU MENU

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur Pijarflores – Jika ada sengketa tanah di antara warga masyarakat, hendaknya diselesaikan melalui dialog atau bipartit. Jangan cepat-cepat menyerahkan sengketa itu kepada aparat penegak hukum (polisi, jaksa, hakim). Sebab, dengan demikian Anda menyerahkan kendali untuk menyelesaikan masalah itu kepada pihak lain. Kaum bijak biasanya menasehati: “Jika kamu tidak duduk di meja perundingan […]

  • 1.030 Rumah di Kecamatan Lelak Dilaporkan Rusak, Ini Rinciannya

    1.030 Rumah di Kecamatan Lelak Dilaporkan Rusak, Ini Rinciannya

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Hasil pendataan terbaru pasca gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores menunjukkan dampak kerusakan yang cukup masif di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tercatat sebanyak 1.030 unit rumah warga di wilayah tersebut mengalami kerusakan dengan berbagai kategori. Camat Lelak, Repartus Moreno A. Aman, menyampaikan bahwa kerusakan tersebut […]

  • Bentuk Dukungan ke UMKM, Bupati Hery Nabit Pakai Produk Lokal di Acara Penandatanganan KR-BNN

    Bentuk Dukungan ke UMKM, Bupati Hery Nabit Pakai Produk Lokal di Acara Penandatanganan KR-BNN

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Pijarflores – Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, tampil ikonik mengenakan busana adat Manggarai lengkap dengan topi dan kain tenun dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR-BNN). Prosesi ini berlangsung khidmat di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat, pada Rabu (28/1/2026) malam. Saat mengikuti kegiatan itu, pakayan yang dipakai oleh orang nomor satu […]

  • Wabup Manggarai Kawal Ritus Roko Molas Poco Gendang Rua: Jaga Warisan Leluhur

    Wabup Manggarai Kawal Ritus Roko Molas Poco Gendang Rua: Jaga Warisan Leluhur

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., menghadiri ritus adat Roko Molas Poco di Gendang Rua, Kecamatan Wae Ri’i, Rabu (15/7/2026). Kehadiran orang nomor dua di Manggarai ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai dalam mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai pilar identitas daerah. Roko Molas Poco merupakan salah satu tradisi […]

expand_less