Wabup Manggarai Kawal Ritus Roko Molas Poco Gendang Rua: Jaga Warisan Leluhur
- account_circle Tim PF
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rombongan Wabup Manggarai Fabi Abu, saat disambut secara adat (OJ).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., menghadiri ritus adat Roko Molas Poco di Gendang Rua, Kecamatan Wae Ri’i, Rabu (15/7/2026). Kehadiran orang nomor dua di Manggarai ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai dalam mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai pilar identitas daerah.
Roko Molas Poco merupakan salah satu tradisi luhur masyarakat Manggarai untuk menandai dimulainya pembangunan rumah adat (mbaru gendang).
Prosesi ini menjadi simbol sakral peletakan tiang utama rumah adat (siri bongkok) yang melambangkan kehidupan, persatuan, kekuatan, serta asa bagi keberlangsungan seluruh anggota wa’u (klan).
Dalam filosofi Manggarai, molas poco dimaknai sebagai “gadis cantik dari puncak gunung”. Istilah ini merupakan simbol penghormatan terhadap alam sebagai sumber kehidupan.
Ritus ini juga menjadi wujud syukur serta permohonan restu kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para leluhur (wori) agar pembangunan mbaru gendang berjalan lancar, kokoh, dan membawa keberkahan bagi warga.
Wakil Bupati Fabianus Abu mengapresiasi tinggi masyarakat Gendang Rua yang terus menjaga api gotong royong dalam mendirikan rumah adat tersebut.Menurut Fabianus, mbaru gendang bukan sekadar struktur bangunan fisik semata.
Rumah adat adalah pusat kehidupan sosial, budaya, dan hukum adat yang merekatkan hubungan persaudaraan seluruh anggota klan.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Gendang Rua adalah kekuatan yang harus dipertahankan. Rumah gendang adalah simbol persatuan kita. Di sinilah tempat kita menjaga adat, merawat budaya, dan mewariskan jati diri Manggarai kepada generasi penerus,” tegas Wakil Bupati Fabianus.
Pantauan di lokasi, ritus adat berlangsung khidmat. Acara ini dihadiri oleh para tetua adat (tua golo dan tua panga), tokoh masyarakat, jajaran pemerintah kecamatan, serta ratusan warga Gendang Rua yang antusias mengikuti seluruh tahapan prosesi.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Manggarai dalam kunjungan kerja tersebut:Kepala Dinas Pariwisata, Aloisius Jebarut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Maria Yasinta Aso.Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Diana Baru. Camat Wae Ri’i, Damianus Jemparu. Sejumlah perwakilan dari perangkat daerah terkait lainnya.
- Penulis: Tim PF
- Editor: Riky Huwa

Saat ini belum ada komentar