Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mantan Ketua PMKRI Ruteng Nardi Nandeng Resmi Maju Calon Ketua Presidium PP PMKRI

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Pijarflores.com – Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung dalam pemilihan Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) PMKRI Sanctus Thomas Aquinas Periode 2026–2028.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk panggilan moral untuk memperkuat kembali identitas, arah gerakan, serta relevansi organisasi di tengah dinamika kebangsaan yang kian kompleks.

Akrab disapa Nardi Nandeng, alumnus Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng juga tengah mengemban amanah sebagai Presidium Hubungan Masyarakat Katolik (PHMK) PP PMKRI Periode 2024–2026.

Pengalaman berproses yang matang dari akar rumput di daerah hingga tingkat nasional menjadi modal fundamental baginya dalam memahami tantangan riil organisasi saat ini.

“Keputusan saya untuk maju bukan semata-mata karena keinginan menduduki posisi Ketua Presidium. Ada tanggung jawab moral dan organisatoris untuk memastikan PMKRI terus bertumbuh sebagai organisasi kader yang kuat, intelektual, dan memiliki keberpihakan yang jelas terhadap persoalan bangsa dan negara,” tegas Nardi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Putra asli Manggarai ini menilai, kepemimpinan PP PMKRI ke depan harus memiliki kedalaman visi yang mampu diinternalisasi secara konkret, baik dalam sistem kaderisasi struktural maupun dalam pergerakan eksternal.

Menurutnya, PMKRI mesti keluar dari zona nyaman rutinitas seremonial dan kembali fokus pada khittah-nya sebagai organisasi pembinaan dan perjuangan yang melahirkan kader-kader berintegritas tinggi.

Sistem Kaderisasi Berkelanjutan

Menjadikan kaderisasi sebagai agenda prioritas, Nardi menekankan pentingnya standarisasi pembinaan yang terstruktur dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia memandang kaderisasi tidak boleh sekadar menjadi prasyarat formalitas keanggotaan administratif semata.

“Kaderisasi adalah jantung organisasi. PMKRI harus memiliki sistem kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Kita harus memastikan setiap kader yang lahir dari rahim PMKRI memiliki integritas, kompetensi, daya kritis, dan jiwa kepemimpinan,” jelasnya.

Dorong PMKRI sebagai Laboratorium Intelektual

Dalam visinya, Nardi berkomitmen menghidupkan kembali budaya akademik di seluruh tingkatan kepengurusan PMKRI.

Tradisi membaca, berdiskusi, melakukan riset, hingga publikasi ilmiah akan kembali didorong menjadi identitas yang melekat pada diri setiap kader.

Ia menargetkan PMKRI menjadi sebuah laboratorium intelektual dan pusat perumusan gagasan yang mampu memproduksi rekomendasi kebijakan berbasis data.

Ekosistem ini nantinya akan menghubungkan potensi kader aktif, alumni, akademisi, serta kelompok masyarakat sipil untuk melahirkan gerakan sosial yang berdampak nyata bagi publik.

Mempertegas Peran Mitra Kritis dan Solutif

Menyoroti peran eksternal organisasi, Nardi menegaskan bahwa PMKRI harus konsisten mempertahankan independensinya sebagai mitra kritis pemerintah.

Namun, ia menggarisbahwi bahwa kritik yang dilayangkan harus naik kelas bukan sekadar retorika aksi, melainkan kritik ilmiah yang menawarkan jalan keluar.

“PMKRI harus tetap kritis terhadap kekuasaan. Namun, kritik kita harus memiliki basis intelektual, data, dan tawaran solusi. Kita harus mampu menghadirkan rekomendasi kebijakan dan advokasi yang benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” cetusnya.

Dengan jaringan luas cabang yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, Nardi meyakini kekuatan basis daerah dapat dikonsolidasikan menjadi kekuatan pengetahuan (knowledge power) yang solid untuk mengawal kebijakan publik dari tingkat lokal hingga nasional.

Menjelang momentum suksesi kepemimpinan PP PMKRI, Nardi menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang dialog, melakukan konsolidasi, dan menyerap aspirasi dari seluruh cabang di tanah air.

“Saya datang membawa niat, gagasan, dan komitmen untuk bertumbuh bersama PMKRI. Ini bukan perjalanan seorang Nardi Nandeng. Ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan PMKRI semakin kuat dalam kaderisasi, kokoh dalam intelektualitas, dan berdampak dalam perjuangan kebangsaan,” pungkasnya.

Momentum Refleksi dan Estafet Kepemimpinan Nasional

Sebagai informasi, pemilihan Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026–2028 ini akan menjadi salah satu agenda dalam Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI yang dijadwalkan berlangsung pada 19–25 Juli 2026 mendatang.

Kegiatan akbar dua tahunan ini akan diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mengusung tema “Mempertegas Arah Pembangunan Nasional Menuju Indonesia yang Berdaulat dan Berkeadilan”, forum tertinggi tingkat nasional ini tidak hanya berfungsi sebagai arena suksesi kepemimpinan.

Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang krusial bagi seluruh cabang PMKRI se-Indonesia untuk mengevaluasi roda organisasi, merumuskan garis besar haluan organisasi serta menetapkan rekomendasi strategis internal maupun eksternal dalam mengawal isu-isu kemasyarakatan dan kebangsaan ke depan.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir dengan Kemasan Modern, Beras Premium “Molas Manggarai” Siap Bersaing di Pasar Luas

    Hadir dengan Kemasan Modern, Beras Premium “Molas Manggarai” Siap Bersaing di Pasar Luas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 50
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, secara resmi meluncurkan produk beras premium dengan branding “Molas Manggarai” di Rumah Produksi Desa Paka, Kecamatan Satar Mese, pada Rabu (08/04/2026). Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara BUMDesa Lonto Leok Paka dengan program pemberdayaan Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Manggarai melalui skema Demplot dan Rumah Inovasi Teknologi […]

  • Lawan Ketergantungan Gawai, Vinsensius Supriadi Galakkan Gerakan Literasi di Kecamatan Ruteng

    Lawan Ketergantungan Gawai, Vinsensius Supriadi Galakkan Gerakan Literasi di Kecamatan Ruteng

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Manggarai, Vinsensius Supriadi, menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui gerakan literasi. Politisi Fraksi PKB ini turun langsung ke sejumlah sekolah untuk membagikan buku bacaan guna membangkitkan kembali minat baca pelajar. Pembagian buku menyasar tiga sekolah di Kecamatan Ruteng, yakni SMPN 2 Ruteng, SDK […]

  • Tembus 700 Ribu Penerima Manfaat, Program PLN Peduli Warnai Sepanjang 2025

    Tembus 700 Ribu Penerima Manfaat, Program PLN Peduli Warnai Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) terus berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN berhasil menjangkau dan memberi manfaat untuk 701.938 penerima melalui 1.627 program yang terealisasi sepanjang 2025. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, program TJSL PLN […]

  • Bupati Manggarai Pimpin Langsung Evakuasi Pasien RSUD Ruteng dan Dirikan Posko Darurat

    Bupati Manggarai Pimpin Langsung Evakuasi Pasien RSUD Ruteng dan Dirikan Posko Darurat

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, S.E., M.A., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat memantau langsung proses evakuasi total pasien di RSUD Ruteng. Langkah ini diambil menyusul bencana gempa bumi berkekuatan  Magnitudo 7,7 yang berpusat di Kabupaten Nagekeo dan berdampak parah hingga ke wilayah Kabupaten Manggarai. Turut mendampingi Bupati dalam […]

  • Tanggap Darurat Pascagempa, Relawan Universitas Mataram Bersihkan Puing Bangunan dan Salurkan Logistik di Lelak

    Tanggap Darurat Pascagempa, Relawan Universitas Mataram Bersihkan Puing Bangunan dan Salurkan Logistik di Lelak

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kecamatan Lelak menerima kunjungan kemanusiaan dari tim relawan Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (22/8/2026) siang. Kehadiran para relawan kampus ini bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di wilayah tersebut. Camat Lelak, Repartus Moreno A. Aman, yang didampingi oleh anggota Babinsa […]

  • Gempa M 7,7 Flores: Pemerintah Kecamatan Rahong Utara Data Sementara 1.260 Rumah Rusak di 11 Desa

    Gempa M 7,7 Flores: Pemerintah Kecamatan Rahong Utara Data Sementara 1.260 Rumah Rusak di 11 Desa

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kecamatan Rahong Utara bergerak cepat memantau kondisi masyarakat pasca-bencana alam gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Pada Minggu (16/8/2026), tim penanganan bencana alam tingkat kecamatan melakukan pendataan langsun dari ke desa-desa terdampak. Tim penanganan bencana alam yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kecamatan Rahong […]

expand_less