Kunjungi DASHAT Compang Dalo, Bupati Manggarai Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pangan Lokal
- account_circle Tim PF
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- visibility 115
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Manggarai Hery Nabit di Dashat Compang Dalo (PJ).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, SE, MA, mengunjungi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Desa Compang Dalo pada Senin (29/6/2026).
Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui penguatan intervensi gizi berbasis masyarakat.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung pelaksanaan program DASHAT yang dikelola oleh pemerintah desa bersama kader Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.
Program ini fokus pada penyediaan makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan keluarga yang berisiko mengalami stunting.
Dalam kesempatan itu, Bupati Hery Nabit berdialog dengan para kader dan penerima manfaat untuk mendengarkan langsung pengalaman, tantangan, serta kebutuhan dalam pelaksanaan program.
Ia juga meninjau proses pengolahan makanan bergizi yang memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai upaya meningkatkan kualitas asupan gizi keluarga.
Bupati menegaskan, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga masyarakat.
“DASHAT bukan sekadar tempat memasak makanan bergizi, tetapi menjadi pusat edukasi bagi keluarga tentang pentingnya menyediakan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bupati Hery usai melihat langsung proses pengolahan makanan di DASHAT Compang Dalo.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif Pemerintah Desa Compang Dalo, kader Posyandu, dan Tim Penggerak PKK yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui program ini.
Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal menjadi salah satu strategi penting dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus mendorong ketahanan pangan keluarga.
Berbagai bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi menu bergizi, sehat, dan terjangkau.Bupati berharap keberhasilan pelaksanaan DASHAT di Desa Compang Dalo dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Manggarai dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Manggarai, Maria Yustina Diana Baru, dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendataan dan pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK), saat ini terdapat dua balita yang berisiko mengalami stunting di Desa Compang Dalo.
Kedua balita tersebut menjadi sasaran intervensi utama melalui program DASHAT. Langkah penanganan meliputi pemberian makanan bergizi berbasis pangan lokal, pemantauan pertumbuhan secara berkala, edukasi pola asuh dan kecukupan gizi kepada orang tua, serta pendampingan intensif oleh tenaga kesehatan dan kader di tingkat desa.
Maria Yustina menegaskan bahwa Pemkab Manggarai terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan TPK, diharapkan seluruh balita yang berisiko dapat memperoleh intervensi secara cepat dan tepat sehingga tumbuh sehat serta terhindar dari stunting.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Compang Dalo melalui pengelola DASHAT menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program ini melalui pendampingan berkelanjutan kepada keluarga sasaran, pemberian makanan tambahan bergizi, serta edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah dalam mewujudkan generasi Manggarai yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sejalan dengan kebijakan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Manggarai didampingi oleh Kepala Dinas P2KB Maria Yustina Diana Baru, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ferdy Ampur, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Maria Yasinta Aso, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Livianus V. Livens Turuk, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Paulus Jeramun, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Fransiskus M. Beka, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Metodius S. Jemat, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
- Penulis: Tim PF
- Editor: Riky Huwa

Saat ini belum ada komentar