Gempa M 7,7 Flores: Pemerintah Kecamatan Rahong Utara Data Sementara 1.260 Rumah Rusak di 11 Desa
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 75
- comment 0 komentar
- print Cetak

Camat dan Sekcam Rahong Utara saat melakukan pendataan langsung bencana gempa M 7,7 di Desa Dimpong.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kecamatan Rahong Utara bergerak cepat memantau kondisi masyarakat pasca-bencana alam gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Pada Minggu (16/8/2026), tim penanganan bencana alam tingkat kecamatan melakukan pendataan langsun dari ke desa-desa terdampak.
Tim penanganan bencana alam yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kecamatan Rahong Utara, tim medis, serta perangkat Desa Buar turun langsung untuk menyisir situasi dan kondisi terkini warga.
Camat Rahong Utara, Gabriel Egor, S.IP, yang didampingi oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Yustinus Jonadi Janta, S.Fil, menyampaikan bahwa guncangan gempa besar tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan rumah yang masif di wilayahnya.
Berdasarkan hasil pendataan langsung di lapangan, tercatat sebanyak 1.260 unit rumah warga mengalami kerusakan yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Rahong Utara.
Sementara itu, 1 desa lainnya masih berada dalam proses pengambilan data oleh petugas.Berikut adalah rincian sementara jumlah rumah warga yang rusak di 11 desa Kecamatan Rahong Utara:
1. Desa Tengku Lesa: 258 rumah
2. Desa Buar: 155 rumah
3. Desa Golo Langkok: 135 rumah
4. Desa Dimpong: 128 rumah
5. Desa Pong Lengor: 122 rumah
6. Desa Wae Mantang: 116 rumah
7. Desa Compang Dari: 112 rumahDesa Manong: 91 rumah
8. Desa Bangka Ajang: 74 rumah
9. Desa Benteng Tubi: 56 rumah
10. Desa Bangka Ruang: 13 rumah
Total Data Sementara: 1.260 unit rumah rusak.
Di tengah situasi darurat ini, Camat Gabriel Egor menekankan pentingnya menjaga kondisi psikologis dan solidaritas antarwarga.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta saling menguatkan satu sama lain.
“Dalam situasi seperti ini yang paling penting adalah semangat. Mari kita jaga satu sama lain, teristimewa utamakan keselamatan dan tetap jaga kesehatan,” ujar Gabriel.
Pemerintah Kecamatan Rahong Utara juga menegaskan komitmen penuh dalam penanggulangan bencana pasca-gempa ini.
Pihak kecamatan berkomitmen untuk terus mempercepat proses pendataan agar seluruh korban terdampak teridentifikasi secara cepat dan akurat.
Selain itu, pemerintah kecamatan memastikan akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat guna memberikan kekuatan dan dukungan logistik maupun moral bagi seluruh Kepala Keluarga (KK) yang tertimpa musibah.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar