Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ahli ITB: Pemanfaatan Lahan Aktual PLTP Mataloko Sangat Minim dan Efisien

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – Ahli geothermal Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat mengenai pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya terkait pemahaman mengenai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan kebutuhan lahan aktual untuk pembangunan fasilitas panas bumi, Senin (13/7/2026).

Ali menjelaskan, lahan yang digunakan secara aktual dalam pembangunan PLTP hanya sebagian kecil dari total luas WKP dan diperuntukkan bagi fasilitas-fasilitas yang mendukung operasional panas bumi.

“Saat eksplorasi luas WKP cukup luas namun akan mengecil saat produksi. WKP dapat mencapai puluhan ribuan hektar, tetapi pemanfaatan lahannya sangat minim dan hanya digunakan untuk fasilitas tertentu seperti jalan akses, wellpad, jalur pipa, fasilitas pembangkit, serta sarana penunjang operasi,” jelas Ali.

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare. Namun, kebutuhan lahan untuk pengembangan PLTP Mataloko hanya sekitar 13,3 hektare atau sekitar 1,3 persen dari total luas WKP tersebut.

Kebutuhan lahan ini lebih efisien dibandingkan dengan rata-rata kebutuhan lahan PLTP menurut EBTKE yang sebesar 0,9 ha/MW.

Di sisi lain, Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) sekaligus Assistant Manager Project Site PLTP Mataloko Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, Adrys Silaban, menyampaikan bahwa rencana pengembangan WKP Mataloko saat ini telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pendukung tahap awal dengan progres mencapai 100 persen.

Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan wellpad A, B, C, dan D, laydown area, jalan akses (access road), serta sistem penyediaan air (supply water system). Kesiapan infrastruktur ini menjadi tonggak penting sebelum proyek memasuki tahapan pengeboran (drilling).

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) sekaligus Assistant Manager Project Site PLTP Mataloko UPP Nusra 2, Adrys Silaban, menegaskan bahwa setiap tahapan pengembangan PLTP Mataloko selalu dilaksanakan dengan mengedepankan pelibatan masyarakat adat serta menghormati nilai-nilai, norma, dan mekanisme adat yang berlaku di wilayah setempat.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.

“Seluruh proses kami laksanakan melalui koordinasi dan musyawarah bersama masyarakat adat sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai contoh, pelepasan hak atas tanah secara adat dilaksanakan melalui prosesi Gose Ngusu Juta Lange, sedangkan penanaman pilar batas adat dilakukan melalui prosesi Mula Watu Ngusu yang disaksikan oleh para saksi batas dan tokoh adat. Kami berkomitmen agar setiap tahapan pengembangan proyek berjalan selaras dengan kearifan lokal sebagai wujud penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat,” ujar Adrys.

Manager PT PLN (Persero) UPP Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, mengatakan kehadiran infrastruktur-infrastruktur pendukung dalam pengembangan PLTP Mataloko tidak hanya ditujukan untuk mendukung operasional proyek, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari site development proyek, PLN telah membangun akses jalan sepanjang sekitar 8 kilometer menuju lokasi pengembangan PLTP Mataloko hingga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Jalan tersebut dibangun untuk mendukung mobilisasi peralatan dan material selama masa konstruksi.

Menurut Avianda, jalan yang kini beraspal dan menghubungkan kawasan permukiman serta lahan pertanian warga telah meningkatkan konektivitas dan mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kami berharap akses jalan ini dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek,” ujar Avianda.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW. Manurung, menegaskan bahwa pengembangan PLTP Mataloko merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan sekaligus mendukung keandalan sistem kelistrikan di Pulau Flores.

“Kami berkomitmen memastikan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan secara bertahap, terencana, dan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan,” tutup Manurung.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Ketua PMKRI Ruteng Nardi Nandeng Resmi Maju Calon Ketua Presidium PP PMKRI

    Mantan Ketua PMKRI Ruteng Nardi Nandeng Resmi Maju Calon Ketua Presidium PP PMKRI

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, Pijarflores.com – Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung dalam pemilihan Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) PMKRI Sanctus Thomas Aquinas Periode 2026–2028. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk panggilan moral untuk memperkuat kembali identitas, arah gerakan, serta relevansi organisasi […]

  • Sumatera Utara Kembali Terang Benderang, PLN Rampungkan Pemulihan Kelistrikan

    Sumatera Utara Kembali Terang Benderang, PLN Rampungkan Pemulihan Kelistrikan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUMUT, PIJARFLORES – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025. Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh […]

  • Kantor Pertanahan Manggarai Umumkan Kehilangan Sertipikat Tanah Atas Nama Damaisiani Eufresia Djehabut

    Kantor Pertanahan Manggarai Umumkan Kehilangan Sertipikat Tanah Atas Nama Damaisiani Eufresia Djehabut

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengumumkan kehilangan satu sertipikat tanah atas nama Damaisiani Eufresia Djehabut sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor 03/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Eduward Metro Yamasita Tuka, S.SiT, tertanggal 12 Agustus 2026. Dalam pengumuman resmi yang diterbitkan, disebutkan bahwa sertipikat tanah yang hilang […]

  • Kantor Pertanahan Manggarai Umumkan Kehilangan Sertipikat Tanah Atas Nama Gabriel Hambut

    Kantor Pertanahan Manggarai Umumkan Kehilangan Sertipikat Tanah Atas Nama Gabriel Hambut

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengumumkan kehilangan satu sertipikat tanah atas nama Gabriel Hambut, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor 01/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Eduward Metro Yamasita Tuka, S.SiT, tertanggal 20 Mei 2026. Dalam pengumuman resmi yang diterbitkan, disebutkan bahwa sertipikat tanah yang hilang tersebut […]

  • BGN Gandeng Lintas Sektor, Tetapkan Wilayah Prioritas demi Ketepatan Sasaran Program MBG

    BGN Gandeng Lintas Sektor, Tetapkan Wilayah Prioritas demi Ketepatan Sasaran Program MBG

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, pijarflores.com/ – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat sasaran melalui pemanfaatan data wilayah prioritas yang telah divalidasi bersama kementerian dan lembaga terkait. Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa penentuan prioritas dilakukan berdasarkan data wilayah rawan pangan, tingkat kemiskinan, serta prevalensi masalah gizi di berbagai daerah. “Dari […]

  • KWT GMIT Emanuel Panen Pakcoy dan Wortel

    KWT GMIT Emanuel Panen Pakcoy dan Wortel

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 86
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Kelompok Wanita Tani (KWT) GMIT Emanuel, melakukan panen Wortel dan Pakcoy. Kebun dari KWT ini berlokasi di Kelurahan Waso, tepatnya di jalur menuju Iteng. Sarce Hana Herwanto, ketua KWT GMIT Emanuel, saat ditemui di lokasi mengatakan, dia bersama beberapa pengurus sangat senang, karena telah menikmati hasil usaha mereka selama ini. Hasil yang […]

expand_less