Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua TP PKK Manggarai: Peluk Sehat Mobile Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah Pascabencana

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com –  Gempa bumi tidak berhenti ketika getaran tanah mereda. Bagi sebagian warga, terutama kelompok rentan, dampaknya masih terasa dalam bentuk gangguan kesehatan, keterbatasan mobilitas, kecemasan, hingga terputusnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Di tengah situasi pascabencana tersebut, Peluk Sehat Mobile bergerak mendekati warga.

Pelayanan kesehatan bergerak ini menyasar dua lokus di Kabupaten Manggarai. Pada lokus pertama, tim memberikan pemeriksaan dan pengobatan kepada 45 orang dari unsur Tim Penggerak PKK dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pada Selasa (1/9/2026).

Sementara di Kelurahan Watu, pelayanan menjangkau 74 warga. Tim tidak hanya memberikan pelayanan di lokasi, tetapi juga melakukan kunjungan rumah kepada enam penderita stroke dan dua orang lansia yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke tempat pelayanan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan pascagempa bumi, ketika masyarakat membutuhkan layanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga fleksibel dan mampu menjangkau mereka yang paling rentan.

Pascabencana, Kelompok Rentan Tidak Boleh Terlewat

Koordinator Peluk Sehat Mobile, Iwan Hari Baik, menjelaskan bahwa bencana sering kali membuat kelompok rentan menghadapi hambatan berlapis dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Penderita stroke, lansia, penyandang disabilitas, serta warga dengan penyakit kronis tidak selalu mampu mendatangi fasilitas kesehatan. Karena itu, pendekatan pelayanan harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat pascabencana.

“Peluk Sehat Mobile hadir dengan pendekatan mendatangi masyarakat. Ketika kondisi pascabencana membuat seseorang sulit datang ke fasilitas kesehatan, maka tenaga kesehatan yang datang ke rumahnya,” jelas Iwan.

Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan bagian dari filosofi Peluk Sehat, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, ramah dan manusiawi melalui pendekatan hospitality based care.

“Dalam situasi pascabencana, pelayanan kesehatan bukan hanya soal pemeriksaan dan pengobatan. Kita juga perlu memastikan masyarakat merasa aman, didengar dan diperhatikan,” ujarnya.

Melibatkan Dokter dan Tenaga Kesehatan Lintas Institusi

Pelayanan Peluk Sehat Mobile melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dan Puskesmas Kota.

Tim juga mendapat dukungan dokter dari Ikatan Alumni Universitas Indonesia, yakni dr. Tira dan dr. Glori, serta dr. Marni dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.

Kolaborasi ini memperkuat pelayanan lapangan, terutama dalam pemeriksaan dan pengobatan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan setelah bencana.

Kehadiran tim di lapangan sekaligus menunjukkan bahwa respons kesehatan pascabencana membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, organisasi profesi, komunitas dan masyarakat perlu bergerak dalam satu semangat: memulihkan kesehatan dan rasa aman warga.

Anggota Sat. Pol PP Kab. Manggarai sebelum mengantar logistik untuk warga terdampak gempa di Kec. Cibal.

Ketua TP PKK: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Warga

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Ibu Meldyanti Hagur Nabit, memberikan apresiasi terhadap pelayanan Peluk Sehat Mobile, khususnya karena pelayanan tersebut menyentuh masyarakat secara langsung di tengah situasi pascabencana.

Menurutnya, pelayanan kesehatan pascabencana harus mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang karena kondisi fisik maupun usia tidak dapat datang sendiri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menilai kehadiran tim di lapangan merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah.

“Peluk Sehat Mobile adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Apalagi dalam situasi pascabencana, masyarakat membutuhkan pelayanan yang hadir langsung, mendengarkan dan memberikan solusi atas kebutuhan mereka,” ujar Meldyanti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan para dokter yang terlibat dalam pelayanan tersebut.

Menurutnya, semangat kolaborasi seperti ini perlu terus dipertahankan dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana.

Ketika Pelayanan Kesehatan Harus Datang Mencari Warga

Bencana mengajarkan satu hal penting: tidak semua warga memiliki kemampuan yang sama untuk mengakses pelayanan.

Ada warga yang bisa berjalan menuju fasilitas kesehatan. Ada yang membutuhkan pendamping. Ada pula yang bahkan tidak mampu meninggalkan rumah. Karena itu, Peluk Sehat Mobile mencoba mengisi ruang tersebut.

Enam penderita stroke dan dua lansia yang dikunjungi di rumah bukan sekadar angka cakupan pelayanan. Mereka adalah pengingat bahwa dalam situasi pascabencana, keberhasilan pelayanan kesehatan juga diukur dari kemampuan menjangkau mereka yang paling sulit dijangkau.

Pendekatan inilah yang membedakan pelayanan kesehatan bergerak dengan sekadar memindahkan tempat praktik medis.

Peluk Sehat Mobile membawa medical care sekaligus hospitality based care: memeriksa, mengobati, mendengarkan, mendampingi dan memastikan warga tetap merasa menjadi bagian dari perhatian pemerintah.

Sebab setelah bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan obat. Mereka membutuhkan kepastian bahwa mereka tidak sendirian.

Dan ketika tenaga kesehatan datang mengetuk pintu rumah mereka, pesan yang sebenarnya sedang disampaikan adalah sederhana:

“Kami datang karena kesehatan Anda penting.”

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darurat Sampah TPA Ncolang: Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Jalur Poco–Ting

    Darurat Sampah TPA Ncolang: Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Jalur Poco–Ting

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai mengambil langkah cepat dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ncolang pada Rabu (24/6/2026). Aksi tanggap ini menyasar pembersihan total mulai dari jalan raya depan pintu masuk TPA, area gedung, hingga sisi atas tebing sebelah timur. Jalur transportasi utama dari Poco menuju Ting […]

  • Tanggapi Putusan PTUN Soal Demonstrasi Poco Leok, Kabag Hukum: Tidak Semua Gugatan Dikabulkan

    Tanggapi Putusan PTUN Soal Demonstrasi Poco Leok, Kabag Hukum: Tidak Semua Gugatan Dikabulkan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai menanggapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang dalam perkara Nomor 26/G/TF/2025/PTUN.KPG. Gugatan tersebut dilayangkan terkait tindakan pemerintah yang dinilai menghalangi aksi demonstrasi masyarakat adat Poco Leok di depan Kantor Bupati Manggarai pada 5 Juni 2025 lalu. Kepala Bagian Hukum Setda Manggarai, Fransiskus Cony Gabur, menyatakan bahwa pihaknya […]

  • Realisasi Ganti Rugi Pengembangan PLTP Ulumbu: Warga Desa Wewo Terima Pembayaran Pembebasan Lahan

    Realisasi Ganti Rugi Pengembangan PLTP Ulumbu: Warga Desa Wewo Terima Pembayaran Pembebasan Lahan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Proses pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 (2×20 MW), terus berlanjut. Pemerintah memulai kegiatan pelepasan hak dan pembayaran ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan sejumlah infrastruktur utama di Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Lahan yang dibebaskan mencakup area Wellpad J, jalan akses (access road) menuju Wellpad J dan G, serta perbaikan tikungan jalan […]

  • Siap Bawa Perubahan, Fransiskus Levens Resmi Daftar Calon Kepala Desa Longko

    Siap Bawa Perubahan, Fransiskus Levens Resmi Daftar Calon Kepala Desa Longko

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Peta persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Longko, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai mulai memanas. Figur potensial Fransiskus Levens secara resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa di Kantor Desa Longko pada Kamis (29/5/2026). Langkah Fransiskus menuju arena kontestasi ini tidak main-main. Datang tepat pukul 10.00 WITA, ia menggalang kekuatan penuh dengan didampingi […]

  • Wabup Manggarai Buka Musrenbang RKPD 2027 di Reok Barat, Dorong Sektor Unggulan dan Desa Ramah Anak

    Wabup Manggarai Buka Musrenbang RKPD 2027 di Reok Barat, Dorong Sektor Unggulan dan Desa Ramah Anak

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Reok Barat, pijarflores.com – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Reok Barat, Jumat (13/02/2026). Acara yang berlangsung di Reok Barat ini dirangkaikan dengan Pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak. Mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Sektor Unggulan”, forum ini menjadi wadah […]

  • Jadi Tuan Rumah Kongres dan MPA 2026, PMKRI Ruteng Nyatakan Kesiapan Penuh

    Jadi Tuan Rumah Kongres dan MPA 2026, PMKRI Ruteng Nyatakan Kesiapan Penuh

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI St.Thomas Aquinas yang akan berlansung di Ruteng pada 19-25 Juli 2026. Ketua PMKRI Cabang Ruteng Margareta Kartika, menegaskan, kepercayaan yang telah diberikan oleh Forum MPA merauke pada tahun 2024 kepada PMKRI […]

expand_less