Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Manggarai Apresiasi Kolaborasi TNI
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pangdam Undayana didampingi Bupati Manggarai, saat pemotongan pitah di Desa Rabok.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, pijarflores.com/ – Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., meresmikan Jembatan Garuda yang terletak di Desa Rebok, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Selasa (9/60/2026).
Peresmian simbolik dilakukan melalui pemotongan pita oleh Mayen
TNI Piek Budyakto dengan didampingi langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, beserta rombongan.
Jembatan Garuda: Jawaban Atas Kebutuhan Warga Rabok
Dalam sambutannya di hadapan warga Rebok, Bupati Manggarai Herybertus G.L.
Nabit menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada institusi TNI.
“Setiab niat baik biasanya dipertemukan dengan orang baik serta institusi yang memahami situasi kita, yaitu bapak dan ibu TNI,” ujar Herybertus.
Bupati mengisahkan bahwa rencana pembangunan ini berawal dari kunjungannya ke wilayah tersebut pada tahun lalu.
Setelah berdiskusi dengan Dandam mengenai kondisi aksesibilitas warga, TNI langsung bergerak cepat merealisasikan pembangunan jembatan pada tahun ini.
Menurut Herybertus, kehadiran Jembatan Garuda sangat berharga bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat. Selain itu untuk Akses Pendidikan: Anak-anak sekolah kini dapat melintas dengan aman. Akses Ekonomi: Petani lebih mudah mendistribusikan dan menjual hasil pertanian keluar daerah.
Komitmen TNI dalam Percepatan Pembangunan DaerahPangdam IX Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, yang hadir didampingi Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung program-program percepatan pembangunan pemerintah daerah.
Mayjen TNI Piek menyampaikan beberapa poin penting dalam kunjungannya:
1. Infrastruktur Penghubung: TNI siap membantu membangun jembatan penghubung antar-kampung atau desa lainnya jika Pemkab Manggarai mengajukan usulan demi menunjang akses sekolah dan ekonomi warga.
2. Pembangunan Batalyon Teritorial: TNI merencanakan pembangunan Batalyon Teritorial di setiap kabupaten yang akan dilengkapi dengan Kompi Pertanian dan Peternakan guna mempercepat pelayanan masyarakat.
3. Kuota 50% Pemuda Lokal: Pangdam meminta dukungan Bupati terkait penyediaan lahan untuk Batalyon tersebut dan berjanji akan memprioritaskan 50% anggotanya dari pemuda lokal yang memenuhi syarat dan sehat.
4. Transparansi Rekrutmen: Proses seleksi TNI saat ini dipastikan sangat terbuka. Didukung oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah untuk pemenuhan gizi anak, Pangdam memotivasi anak-anak Manggarai untuk mempersiapkan diri dengan belajar dan menjaga kesehat.
“Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Saya meminta Pak Kajari, Pak Kapolres, dan Pak Dandim untuk terus bekerja sama dengan Pak Bupati guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Manggarai,” tegas Pangdam.
Apresiasi Warga
Apresiasi mendalam juga datang dari toko pemuda Desa Rabok, Albertus Ahong. Mewakili warga, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan negara dan TNI dari tingkat pusat hingga daerah.
“Kami sangat membutuhkan pembangunan Jembatan Garuda ini untuk menghubungkan Kampung Rabok 1 dan Rabok 2. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, Kasad, Pangdam, Danrem, hingga anggota Kodim 1612 dan Koramil Reok yang telah bekerja keras bersama kami di lapangan,” ungkap Albertus.
Acara peresmian ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bingkis kepada siswa dan siswi berprestasi di SDI Rabok.
Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Pangdam IX Udayana beserta rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di area terminal kota Reo, Desa Salama, Kecamatan Reok.
Riky
- Penulis: Riky Huwa
