Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jalur Trekking Tertutup Longsor, Dinas Pariwisata Manggarai Tutup Sementara Akses Wae Rebo

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Aktivitas wisata menuju Kampung Adat Wae Rebo resmi dihentikan sementara waktu. Keputusan ini diambil menyusul cuaca buruk dan hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai selama sepekan terakhir.

Tingginya curah hujan di kawasan pegunungan memicu tanah longsor yang menutup total jalur trekking menuju destinasi wisata budaya tersebut. Material berupa tanah dan bebatuan membuat akses jalan sama sekali tidak dapat dilewati oleh wisatawan.

Manajemen pengelola Wae Rebo telah meneruskan informasi penutupan ini kepada pemerintah daerah dan seluruh pelaku industri pariwisata setempat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Aloysius Jebarut, menegaskan bahwa kebijakan penutupan sementara ini demi menjamin keselamatan para wisatawan serta masyarakat lokal.

“Kami mengimbau wisatawan untuk menunda rencana perjalanan ke Wae Rebo. Jalur trekking saat ini mengalami longsor berat dan sangat berbahaya untuk dilewati,” ujar Aloysius, Jumat (15/5).

Ia menambahkan, cuaca ekstrem membuat medan pendakian menjadi sangat licin dan rawan longsor susulan. Beberapa titik jalur bahkan dilaporkan tertutup material pohon tumbang.

Saat ini, Pemerintah Daerah bersama pengelola dan warga setempat terus memantau perkembangan cuaca di lapangan. Proses pembersihan jalur akan segera dilakukan setelah kondisi cuaca dinyatakan aman dan stabil.

Wisatawan diminta aktif memperbarui informasi dan menunda kunjungan hingga adanya pengumuman resmi terkait pembukaan kembali jalur Wae Rebo.

Informasi dari warga setempat, kejadian longsor terjadi pada malam hari (14/5), yang menyebabkan terjadi longsor menuju pos 7.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Hari Lingkungan Hidup: PLN UIP Nusra Angkut 51 Kg Sampah di Pulau Kelor

    Aksi Hari Lingkungan Hidup: PLN UIP Nusra Angkut 51 Kg Sampah di Pulau Kelor

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tim
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Manggarai Barat, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar kegiatan Beach Clean Up di Pulau Kelor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (16/6), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026. Melibatkan seluruh pegawai dan Tenaga Alih Daya (TAD) PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, kegiatan […]

  • GAMKI Manggarai Bersama Polres Manggarai Gelar Aksi Donor Darah di Gereja GMIT Imanuel

    GAMKI Manggarai Bersama Polres Manggarai Gelar Aksi Donor Darah di Gereja GMIT Imanuel

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Manggarai menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi donor darah di Gereja GMIT Imanuel Manggarai, Jumat (28/2/2026) pagi. Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi apik antara GAMKI, GMIT Imanuel Manggarai, PMI Manggarai, dan Polres Manggarai. Ketua DPC GAMKI Manggarai, Jimmy Mesakh, mengungkapkan bahwa aksi ini diinisiasi untuk mematahkan […]

  • Sebulan Lebih Kasus Pembakaran Rumah di Rejing Jalan di Tempat, Korban Desak Polres Mabar Ambil Alih

    Sebulan Lebih Kasus Pembakaran Rumah di Rejing Jalan di Tempat, Korban Desak Polres Mabar Ambil Alih

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Manggarai Barat, Pijarflores.com – Penanganan kasus dugaan kejahatan pembakaran rumah milik Paskalis Supardi di Kampung Rejing, Desa Compang Kules, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dinilai berjalan di tempat. Kecewa karena penyelidikan yang lambat, korban mendesak Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat untuk segera mengambil alih kasus tersebut dari Kepolisian Sektor (Polsek) […]

  • Perdana, Bidang Damkar Satpol PP Manggarai Edukasi Petugas SPPG Benteng Kuwu Cara Padamkan Api

    Perdana, Bidang Damkar Satpol PP Manggarai Edukasi Petugas SPPG Benteng Kuwu Cara Padamkan Api

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 55
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai melalui Bidang Pemadam Kebakaran menggelar pelatihan pemadaman kebakaran ringan dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di SPPG Benteng Kuwu, Yayasan Mawar Kencana Abadi, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini merupakan langkah perdana yang dilakukan Satpol PP di lingkungan yayasan tersebut guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman […]

  • Aksi Kemanusiaan di Natas Labar, PMI Manggarai Targetkan Stok Darah RSUD Ruteng dan RS Cancar Terpenuhi

    Aksi Kemanusiaan di Natas Labar, PMI Manggarai Targetkan Stok Darah RSUD Ruteng dan RS Cancar Terpenuhi

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 52
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com – Menyambut Hari Palang Merah Internasional dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai siap menyelenggarakan aksi donor darah massal. Agenda sosial ini dijadwalkan berpusat di kawasan Natas Labar-Motang Rua pada Selasa (19/5/2026). Pihak panitia menargetkan partisipasi luas dari seluruh elemen warga Manggarai. Kelompok masyarakat seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), […]

  • Wartawan EP Diduga Lakukan Upaya Pemerasan Sebelum Rekaman di Viralkan di Media Lokal

    Wartawan EP Diduga Lakukan Upaya Pemerasan Sebelum Rekaman di Viralkan di Media Lokal

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 90
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Seorang wartawan diduga telah melakukan upaya pemerasan kepada Bupati Manggarai, Hery Nabit. Disampaikan Bupati Manggarai ke media ini, bahwa rekaman antara Herman Ngana dan Gregorius Abdimun, terjadi pada bulan Juli 2025. Namun rekaman itu belum diedarkan kemana-mana, pada bulan Agustus dan September Bupati Hery mengakui bahwa seorang wartawan yang berinisial FP atau […]

expand_less