Breaking News
light_mode
Trending Tags

15 Tahun Beroperasi, PLTP Ulumbu Buktikan Energi Hijau dan Pertanian Bisa Berdampingan

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memastikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu terus berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Sejumlah warga di Desa Wewo dan Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, mengaku aktivitas pertanian maupun ketersediaan sumber air tetap terjaga sejak PLTP Ulumbu beroperasi pada 2011.

Salah seorang warga Desa Wewo, Margaretha Dinut, mengatakan lahan pertanian miliknya tetap produktif dan sumber air yang digunakan masyarakat tidak mengalami perubahan.

“Sejak PLTP Ulumbu beroperasi, lahan pertanian kami tetap subur dan sumber air tidak tercemar. Kami masih bisa panen dua kali setahun dengan hasil yang baik,” ujarnya.

Pengakuan serupa disampaikan Kanisius Patut, warga Desa Lungar. Ia mengaku telah hidup berdampingan dengan kawasan manifestasi panas bumi sejak kecil dan tidak merasakan dampak negatif terhadap aktivitas pertanian maupun ketersediaan air.

“Sejak lahir saya tinggal di sekitar kawasan ini. Sampai sekarang air tetap tersedia dan lahan pertanian tetap menghasilkan dengan baik,” katanya.

Tokoh adat Tua Gendang Wewo, Hendrikus Ampak, menuturkan bahwa sebelum PLTP Ulumbu dibangun telah dilakukan berbagai kajian mengenai dampak lingkungan. Setelah pembangkit beroperasi pun, berbagai penelitian dan pemantauan masih rutin dilakukan oleh pemerintah maupun perguruan tinggi.

“Banyak pihak datang melakukan penelitian sejak sebelum pembangkit beroperasi hingga sekarang. Kami selalu terbuka memberikan informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wewo, Laurensius Langgut, mengatakan masyarakat tidak pernah mengalami kesulitan memperoleh air bersih sejak PLTP Ulumbu beroperasi. Kawasan pertanian di sekitar pembangkit masih produktif dengan berbagai komoditas seperti padi, cengkeh, kemiri, kakao, dan durian.

Selain itu, keberadaan PLTP Ulumbu juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi warga Desa Wewo.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan pengalaman operasional PLTP Ulumbu selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa pemanfaatan energi panas bumi dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas masyarakat apabila dikelola sesuai kaidah teknis, lingkungan, dan regulasi yang berlaku.

“PLTP Ulumbu menjadi bukti bahwa pengembangan energi panas bumi dapat dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Kami terus melakukan pemantauan serta memastikan setiap tahapan operasional maupun pengembangan mengedepankan prinsip keberlanjutan,” ujar Manurung.

Manurung menegaskan bahwa pengalaman PLTP Ulumbu menjadi referensi penting dalam pengembangan proyek-proyek panas bumi lainnya di Nusa Tenggara.

“PLN berkomitmen mengembangkan energi panas bumi dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan pelibatan masyarakat,” ujar Manurung.

Menurutnya, pengembangan panas bumi merupakan bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Nusa Tenggara melalui pemanfaatan energi baru terbarukan yang bersih dan berkelanjutan.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESALAHAN HARUS DIBUKTIKAN

    KESALAHAN HARUS DIBUKTIKAN

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya” (Yoh.18:23). Itu adalah kata-kata Yesus ketika ditampar di hadapan Imam Besar saat diadili. Memang bukan Imam Besar yang menampar. Tetapi Imam Besar itu melakukan kejahatan pembiaran (crime of omission). Seorang anggota satuan pengaman (satpam) ruang sidang dibiarkan menampar Yesus. Jika Imam Besar itu ingin menegakkan hukum, […]

  • Amankan Proyek Strategis, PLN UIP Nusra dan Polda NTT Teken Pedoman Kerja Teknis

    Amankan Proyek Strategis, PLN UIP Nusra dan Polda NTT Teken Pedoman Kerja Teknis

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur melalui audiensi sekaligus penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Proyek dan Aset Ketenagalistrikan, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT PLN (Persero) dan Kepolisian […]

  • Warga Wewo Sambut Positif Ganti Untung dan Pembangunan Akses Jalan PLTP Ulumbu

    Warga Wewo Sambut Positif Ganti Untung dan Pembangunan Akses Jalan PLTP Ulumbu

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Manggarai melaksanakan kegiatan pelepasan objek pengadaan tanah sekaligus pemberian ganti kerugian kepada 503 persil bidang tanah untuk mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5–6 (2×20 MW). Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah […]

  • Di Hari ke-19, Satgas Pangan Manggarai Pantau Pasar Inpres Ruteng, Harga Beras Terpantau Stabil Sesuai HET

    Di Hari ke-19, Satgas Pangan Manggarai Pantau Pasar Inpres Ruteng, Harga Beras Terpantau Stabil Sesuai HET

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Manggarai kembali turun ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok. Pada Senin (23/02/2026), tim gabungan melakukan pemantauan intensif terhadap komoditi beras di Pasar Inpres Ruteng, Kelurahan Pitak. Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Manggarai, Donatus Share, SH. MH, ini melibatkan […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Kompi 2 Batalyon B Pelopor Brimob NTT Garap Lahan Pertanian di Kecamatan Ruteng

    Dukung Ketahanan Pangan, Kompi 2 Batalyon B Pelopor Brimob NTT Garap Lahan Pertanian di Kecamatan Ruteng

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT resmi memulai pembukaan lahan pertanian seluas kurang lebih 1.500 meter persegi pada Selasa (03/03/2026). Kegiatan yang dipusatkan di area Mako Kompi 2 Yon B Pelopor, desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Ini merupakan langkah nyata kesatuan dalam mendukung program penguatan ketahanan pangan […]

  • Polres Manggarai Pastikan Kasus Penimbunan BBM Tetap Berjalan, Bantah Tebang Pilih

    Polres Manggarai Pastikan Kasus Penimbunan BBM Tetap Berjalan, Bantah Tebang Pilih

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 29
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai membantah tegas tudingan adanya tebang pilih dalam penanganan kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjerat pengusaha dan kontraktor berinisial WJ. WJ diduga terlibat dalam penimbunan 3 ton BBM ilegal. Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolres Manggarai, Kompol Mei Charles Sitepu, saat menerima audiensi dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik […]

expand_less