Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tekan Angka TPPO dari Desa, Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Terpadu di Ruteng

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, menggelar sosialisasi terpadu dan rapat kordinasi Desa Binaan Imigrasi dalam pencegahan TPPO dan TPPM di wilayah Kabupaten Manggarai, bertempat di Sky Resort, Pitak, Langke Rembong, pada Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan para kepala desa binaan dengan tujuan meningkatkan pemahaman publik guna menekan angka Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Fokus utama diarahkan ke desa karena wilayah ini dinilai menjadi titik awal kerentanan praktik perdagangan manusia.

Dalam agenda ini, Kantor Imigrasi Labuan Bajo menggandeng narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT serta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, menjelaskan bahwa desa merupakan titik awal keberangkatan warga yang ingin bekerja ke luar negeri.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan proses tersebut berjalan aman dan sesuai prosedur.

“Kurangnya informasi dan edukasi terkait mekanisme perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang legal menjadi faktor utama tingginya kasus TPPO atau TPPM (Tindak Pidana Penyelundupan Manusia),” ujar Charles.

Ia berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat memahami pentingnya keberangkatan prosedural demi perlindungan hak dan pencegahan eksploitasi, termasuk melalui pengawasan terhadap orang asing di wilayah desa.

Charles memaparkan bahwa pelaku TPPO kerap menggunakan trik penipuan, seperti penyalahgunaan visa pelancong atau paspor wisata untuk bekerja.

Menanggapi hal tersebut, pihak Imigrasi kini memperketat proses wawancara pembuatan paspor.

Calon pekerja migran kini diwajibkan melampirkan persyaratan tambahan, seperti rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja dan terdaftar resmi dalam sistem BP2MI.

Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap modus online scamming seperti “pacar online” dan judi online yang kerap menyasar calon pekerja migran.

“Pencegahan dimulai sejak pemberian dokumen paspor hingga pemeriksaan di tempat pemeriksaan imigrasi untuk menunda keberangkatan yang mencurigakan,” tegas Charles.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Manggarai, Frederick Ignasio Dicky Jenarut, menyoroti tantangan dalam penanganan TPPO, terutama terkait dokumen kependudukan yang tidak valid.

Frederick menjelaskan, perekrutan ilegal sering kali menggunakan jeratan utang, bujuk rayu, dan penipuan, bukan lagi pemaksaan fisik secara langsung.

“Perekrut ilegal hanya mengejar eksploitasi tanpa mempedulikan tanggung jawab moral maupun hukum,” katanya.

Ia juga menyoroti masalah “nikah adat” yang tidak tercatat secara negara. Meski secara de facto adalah suami-istri, status hukum yang tidak resmi menyulitkan klaim hak ahli waris pada BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, kebiasaan meminjamkan KTP antaranggota keluarga juga menjadi celah hukum yang dapat merugikan masyarakat, seperti hilangnya bantuan sosial PKH.

Hironimus Sentosa dari Kanwil Kemenkumham NTT menekankan bahwa TPPO adalah kejahatan serius yang merampas kebebasan dan martabat manusia, atau disebut sebagai perbudakan modern.

Menurut Hironimus, pendekatan HAM sangat penting untuk menggeser fokus dari sekadar penegakan hukum menjadi perlindungan korban.

Hal ini bertujuan agar korban tidak mengalami sekunder viktimisasi atau disalahkan oleh aparat saat melapor.

“Mewujudkan zero TPPO memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari masyarakat yang harus jeli melihat indikasi penipuan, pemerintah desa, hingga perangkat negara terkait. Menangani TPPO berarti menegakkan kemanusiaan,” pungkasnya.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Manggarai Telah Penuhi Panggilan Aswas Kejati NTT

    Bupati Manggarai Telah Penuhi Panggilan Aswas Kejati NTT

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 53
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, dengan tegas membantah tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam kasus dugaan pengadaan benih bawang merah Tahun Anggaran 2023 senilai Rp1,4 miliar di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai. Ia juga menampik klaim yang menyebut dirinya berupaya menghalangi proses hukum yang sedang diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai. […]

  • Bupati Manggarai Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Gereja di Sinode IV Keuskupan Ruteng

    Bupati Manggarai Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Gereja di Sinode IV Keuskupan Ruteng

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, tampil sebagai salah satu pemateri dalam Sidang Sinode IV Keuskupan Ruteng Tahun 2026, di Aula Biara Putri Karmel Wae Lengkas, Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Selasa (2/6/2026). Kehadiran Bupati Manggarai sebagai narasumber menjadi bagian dari rangkaian Sinode IV Keuskupan Ruteng yang mengusung semangat “Berziarah Bersama dalam […]

  • Dramatis! SMPK Imacullata Juara Girls Football 3.0 Lewat Adu Penalti

    Dramatis! SMPK Imacullata Juara Girls Football 3.0 Lewat Adu Penalti

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – SMPK Imacullata resmi dinobatkan sebagai ratu sepak bola dalam turnamen Girls Football 3.0 setelah menumbangkan SMP Fransiskus di laga final yang berlangsung sengit pada Minggu (1/2/2026). Pertandingan tersebut ditutup langsung oleh Penjabat Sekda Manggarai, Lamber Paput. Turut hadir istri Wakil Bupati Manggarai, Apolonia Ijuk, dan juga wakil ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Agnes […]

  • Kebakaran Hebat di Langke Rembong Manggarai: Rumah dan Tiga Lapak Ludes Dilahap Api

    Kebakaran Hebat di Langke Rembong Manggarai: Rumah dan Tiga Lapak Ludes Dilahap Api

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Jl. Soekarno, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada Sabtu dini hari, 18 Juli 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA ini menghanguskan satu unit rumah tinggal dan tiga buah lapak usaha warga. Kronologi Kejadian Kebakaran bermula saat kondisi rumah milik Yohanes Joni Garus (50), seorang […]

  • Peduli Pascagempa Flores, TP PKK dan Dekranasda Tabalong Salurkan 125 Paket Sembako untuk Warga Wae Mulu

    Peduli Pascagempa Flores, TP PKK dan Dekranasda Tabalong Salurkan 125 Paket Sembako untuk Warga Wae Mulu

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak gempa bumi di Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu sore (6/9/2026). Bantuan kemanusiaan berupa 125 paket sembako ini merupakan donasi dan wujud kepedulian dari […]

  • Alat Berat Diturunkan, Jalur Ruteng–Iteng Kembali Normal

    Alat Berat Diturunkan, Jalur Ruteng–Iteng Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai bergerak cepat menangani material longsor yang menutup ruas jalan Ruteng–Iteng. Bencana tersebut tepatnya terjadi di sekitar Jembatan Wae Mantar II, Desa Umung, Kecamatan Satarmese, pada Selasa (19/05/2026). Longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut […]

expand_less