Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dinas PPPA Manggarai dan WVI Gelar Lokakarya Perdes Perlindungan Anak untuk 10 Desa

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto: Diskominfo Kab. Manggarai.

Ruteng, pijarflores.com/ – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Manggarai bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Manggarai menyelenggarakan lokakarya penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cibal (Desa Nenu, Gapong, Beamese, Pinggang, Golo, dan Wudi), Kecamatan Ruteng (Desa Cumbi dan Compang Namut), serta Kecamatan Rahong Utara (Desa Golo Langkok, Bangka Ajang, Compang Dari, dan Buar). Lokakarya berlangsung selama empat hari, Rabu hingga Sabtu (20–23 Mei 2026), di Aula Pusat Spiritualitas Efata St. Aloysius, Ruteng.

Kepala Dinas PPPA Kabupaten Manggarai, Maria Yasinta Aso, S.S.T., menegaskan pentingnya regulasi ini saat ditemui pada Senin (25/5/2026). Menurutnya, Perdes Perlindungan Anak sangat krusial untuk menjamin hak dasar dan keselamatan anak dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi di tingkat desa.

Keberadaan payung hukum ini memastikan kebijakan nasional maupun daerah dapat diterapkan secara operasional, spesifik, dan tepat sasaran sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Perdes memberikan kerangka kerja yang mengikat bagi pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran, membentuk kelembagaan khusus seperti Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), serta menyediakan respons cepat bagi korban. Selain itu, Perdes menjadi instrumen wajib dalam mewujudkan Desa Ramah Anak guna mendukung tercapainya Kecamatan Ramah Anak dan Kabupaten Layak Anak,” ujar Yasinta.

Setiap desa mengutus 10 orang peserta yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD, Sekretaris Desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tenaga kesehatan, relawan anak, dan Forum Anak Desa.

Pemerintah Kabupaten Manggarai terus mendorong komitmen pemerintah desa untuk berkolaborasi lintas sektor demi memenuhi 14 indikator Desa Ramah Anak.Lokakarya ini juga melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai.

Yasinta menjelaskan bahwa pengembangan Desa Ramah Anak dan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa saling mengikat. Pemenuhan hak anak di tingkat akar rumput secara langsung mempercepat pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan tersebut.

Selain DPMD, kegiatan ini turut menghadirkan Satgaswil NTT Densus 88 AT Polri. Keterlibatan institusi tersebut bertujuan untuk menjadikan Perdes Perlindungan Anak sebagai benteng pertahanan lini pertama dalam memutus mata rantai radikalisme sejak usia dini.

Konsep Desa Ramah Anak memastikan lingkungan komunal terkecil, yaitu desa dan keluarga, mampu melindungi anak-anak agar tidak menjadi target doktrinasi, pelaku, maupun korban stigmatisasi jaringan terorisme.

Melalui pembentukan Perdes ini, diharapkan cita-cita mewujudkan Kabupaten Layak Anak dapat dimulai dari fondasi desa yang kuat. Regulasi ini akan menjadi payung hukum untuk menggerakkan 13 indikator sisa lainnya.

“Perdes yang ditetapkan hendaknya menjadi sarana nyata untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Kami ingin memastikan orang tua, tokoh masyarakat, sekolah, dan pemerintah desa ikut bertanggung jawab dalam memberikan edukasi pola asuh yang baik, mencegah kekerasan, serta memperkuat lembaga perlindungan anak di desa,” tutup Yasinta.

Tim PF

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Pemberdayaan Masyarakat, PLN UIP Nusra Fasilitasi Pengembangan Kerajinan Bambu di Desa Wogo

    Dukung Pemberdayaan Masyarakat, PLN UIP Nusra Fasilitasi Pengembangan Kerajinan Bambu di Desa Wogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Ngada, Pijarflores – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP Nusra menyalurkan dukungan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), berupa pelatihan pemandu wisata, keterampilan anyaman […]

  • Agen Be Ju Bisa Bank NTT Permudah Transaksi Nelayan di Pulau Mules

    Agen Be Ju Bisa Bank NTT Permudah Transaksi Nelayan di Pulau Mules

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 7
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Bank NTT memperluas layanan keuangan inklusif hingga ke pelosok Kabupaten Manggarai melalui program Agen Be Ju Bisa. Inisiatif ini secara signifikan membantu masyarakat, terutama para nelayan di Pulau Mules (Desa Nuca Molas, Kecamatan Satar Mese Barat), dalam mengakses layanan perbankan. Pimpinan Cabang Bank NTT Ruteng, Romi Radjalangu, menjelaskan bahwa program ini sejalan […]

  • Tingkatkan Kesejahteraan Warga Sekitar PLTP Ulumbu, Bantuan Ternak PLN Berbuah Manis

    Tingkatkan Kesejahteraan Warga Sekitar PLTP Ulumbu, Bantuan Ternak PLN Berbuah Manis

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Program bantuan ternak babi yang disalurkan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kepada kelompok masyarakat di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, Rabu (15/4/2026). Hingga saat ini, sebanyak 41 ekor ternak bantuan yang telah berusia sekitar lima bulan terpantau tumbuh sehat dan terawat […]

  • Dramatis! SMPK Imacullata Juara Girls Football 3.0 Lewat Adu Penalti

    Dramatis! SMPK Imacullata Juara Girls Football 3.0 Lewat Adu Penalti

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – SMPK Imacullata resmi dinobatkan sebagai ratu sepak bola dalam turnamen Girls Football 3.0 setelah menumbangkan SMP Fransiskus di laga final yang berlangsung sengit pada Minggu (1/2/2026). Pertandingan tersebut ditutup langsung oleh Penjabat Sekda Manggarai, Lamber Paput. Turut hadir istri Wakil Bupati Manggarai, Apolonia Ijuk, dan juga wakil ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Agnes […]

  • DPMPTSP Manggarai Hadirkan Inovasi Layanan Izin Usaha di Pasar Inpres Ruteng

    DPMPTSP Manggarai Hadirkan Inovasi Layanan Izin Usaha di Pasar Inpres Ruteng

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Ruteng, Pojarflores.net – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Manggarai menggelar pelayanan pengurusan perizinan langsung di Pasar Inpres Ruteng, pada Senin, 02 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan para pelaku usaha memiliki legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha […]

  • Jalur Trekking Tertutup Longsor, Dinas Pariwisata Manggarai Tutup Sementara Akses Wae Rebo

    Jalur Trekking Tertutup Longsor, Dinas Pariwisata Manggarai Tutup Sementara Akses Wae Rebo

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Aktivitas wisata menuju Kampung Adat Wae Rebo resmi dihentikan sementara waktu. Keputusan ini diambil menyusul cuaca buruk dan hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai selama sepekan terakhir. Tingginya curah hujan di kawasan pegunungan memicu tanah longsor yang menutup total jalur trekking menuju destinasi wisata budaya tersebut. Material berupa tanah dan […]

expand_less