Salurkan Bantuan di Reok, Meldyanti Ingatkan Dampak Gempa Masih Panjang
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 145
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penyerahan logistik di Kampung Mondo.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, kembali bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7. Kali ini, aksi peduli kasih menyasar sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Reok pada Sabtu (26/9/2026).
Dalam safari kemanusiaan ini, Meldyanti didampingi oleh Camat Reok Rita Udin, Sekcam Reok, para kepala desa/lurah setempat, serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Manggarai.
Jangan Jual Bantuan! Warga Diminta Tetap Waspada Gempa Susulan
Di hadapan para pengungsi, Meldyanti memberikan peringatan keras dan pesan penting terkait pemanfaatan bantuan serta situasi tanggap darurat saat ini:
• Larangan Menjual Bantuan: Bantuan berupa terpal, selimut, dan kelambu diberikan untuk melindungi warga di tenda pengungsian. Logistik tersebut dilarang keras untuk diperjualbelikan.
• Pusatkan Sembako di Kantor Camat: Meldyanti menjelaskan bahwa fokus rombongannya adalah memastikan distribusi perlengkapan tidur dan tenda berjalan merata berdasarkan data riil di lapangan.
• Warga yang membutuhkan pasokan sembako tambahan diarahkan untuk mendatangi kantor camat, untuk sampaikan usulannya yang akan diteruskan ke Posko BPBD Kabupaten Manggarai.
• Waspada Gempa Susulan: Mengingat gempa susulan masih sering terjadi pada waktu subuh, warga diimbau untuk tidak panik tetapi tetap waspada jika merasakan guncangan besar dengan durasi yang lama.

Pembagian di kamoung Nggorang, Desa Bajak.
Kunjungan ini merupakan jawaban langsung atas keluhan warga Kecamatan Reok. Pada kunjungan sebelumnya sabtu (12/9/2026), masyarakat khususnya kaum ibu mengeluhkan cuaca dingin dan serangan nyamuk di tenda darurat.
Merespons hal tersebut, Ketua TP PKK bersama pemerintah daerah langsung mendistribusikan kebutuhan tersebut secara merata di beberapa titik, meliputi:
1. Desa Bajak
2. Desa Salama
3. Kelurahan Baru
4. Kelurahan Wangkung
5. Desa Watu Baur (Kampung Racang)
6. Desa Robek

Pembagian di terminal kota Reok, Desa Salama.
Ega Aba, dari Kampung Gadong, Desa Salama, saat menerima pembagian bantuan di Terminal kota Reok menyampaikan terimakasih kepada Bupati Manggarai, atas bantuan yang diterimanya yaitu selimut, kelambu, dan terpal.
Sementara itu, seorang warga dari Motor Pecah, Kelurahan Wangkung bernama Riona Wati menitipkan harapan agar pemerintah juga menyalurkan bantuan pakaian dan perlengkapan sekolah anak-anak yang rusak total akibat gempa.
Rincian Paket Bantuan yang Didistribusikan
Bantuan logistik yang disalurkan hari ini bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai serta para donatur, salah satunya Nirwana Pasaraya.
Berikut adalah rincian distribusinya:
Paket Perlengkapan Utama (BPBD): Terpal, selimut, dan kelambu untuk menjamin kelayakan tempat pengungsian mandiri.
Untuk Desa Bajak, Desa Salama, dan Kelurahan Baru: Paket rendang matang (total 400 buah/10 dos), biskuit, gula, ikan kaleng, dan mie instan. Ada juga Bantal Anke Pehle: 50 buah didistribusikan khusus di Kampung Nggorang, Desa Bajak.
Di Kelurahan Wangkung: 100 paket hygiene kit (sabun mandi cair, sabun cuci cair, sampo, pembalut, sikat gigi, dan pasta gigi).
Ada juga Paket Khusus Kelompok Rentan dan Anak yaitu Paket Batita: Susu formula 1+, susu kotak, biskuit, popok bayi (pampers), dan tisu basah.

Pembagian paket remaja putra dan putri di Kelurahan Wangkung.
Tak lupa untuk Paket Anak: Susu cair, biskuit, pop mie, permen, dan susu sachet. Paket Remaja Putri: Sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, pembalut, dan selimut BNPB. Paket Remaja Putra: Perlengkapan sanitasi non-pembalut.
Di Desa Robek RT 12, yang menyasar ke Kampung Mondo dan Ojang, 100 paket sembako keluarga (beras, minyak goreng, telur, gula, mie instan, ikan kaleng, biskuit, air mineral) ditambah 1 dus air mineral per KK.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar