Tepati Janji, Ketua TP PKK Manggarai Boyong Ahli Fisioterapi dan Nakes Layani Pasien Stroke di Ru’a
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 161
- comment 0 komentar
- print Cetak

Libertus sedang diberi arahan gerakan-gerakan yang harus dilakukan rutin olehnya setiap hari.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, membuktikan kepedulian nyatanya dengan menepati janji membawa tenaga fisioterapi dan tim kesehatan untuk memeriksa langsung pasien stroke di Kampung Ru’a, Desa Golo Watu, Kecamatan Wae Ri’i, pada Sabtu (5/9/2026). Langkah cepat ini diambil hanya berselang satu hari setelah kunjungan pertamanya pada Jumat (4/9).
Selain ahli fisioterapi profesional, Meldyanti juga menggandeng tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Bangka Kenda guna memberikan pelayanan medis yang komprehensif bagi warga terdampak bencana yang sedang sakit.
Fisioterapis yang dihadirkan, Lenny Mbembok, memberikan angin segar bagi masa depan Libertus Jehaman (36), salah seorang pasien stroke di kampung tersebut. Menurut Lenny, Libertus yang masih berusia muda memiliki peluang besar untuk kembali menjalani kehidupan normal.
“Koordinasi otot Libertus masih terpantau baik. Ia bisa kembali normal asalkan rutin melakukan gerakan-gerakan terapi ringan yang wajib dijalankan setiap hari di rumah,” ujar Lenny, yang sehari-hari membuka praktik fisioterapi di samping Terminal Mena, Ruteng.
Meski begitu, Lenny menekankan bahwa proses pemulihan ini membutuhkan semangat juang yang tinggi dari pasien, dukungan moral yang kuat dari keluarga, serta komitmen total dari Libertus untuk berhenti merokok.

Pemeriksaan tekanan darah Libertus oleh Nakes dari Puskesmas Bangka Kenda.
Di tempat yang sama, tim nakes Puskesmas Bangka Kenda yang dipimpin oleh Ardi Ramu langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh. Saat ditensi, tekanan darah Libertus terpantau cukup tinggi.
Tim medis pun segera mengecek tekanan darah dan berkomitmen untuk memfasilitasi pengambilan obat saraf yang dibutuhkan pasien.
Melihat kondisi tersebut, Meldyanti memberikan meminta kepada nakes Puskesmas Bangka Kenda agar memantau perkembangan kesehatan Libertus secara berkala melalui pemeriksaan rutin.
Kehadiran kembali Meldyanti bersama tim medis membawa haru sekaligus kebahagiaan bagi keluarga. Libertus bersama kedua orang tuanya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas ketulusan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh istri Bupati Manggarai tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Meldyanti karena telah menepati janjinya untuk datang lagi. Kami merasa sangat diperhatikan melalui tindakan yang begitu cepat ini,” ungkap Libertus penuh syukur.
Kunjungan kemanusiaan ini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan logistik warga pengungsi pascagempa.
Jika pada hari Jumat (4/9) Meldyanti telah membagikan paket sembako, kebutuhan bayi, anak-anak, dan lansia di Kampung Ru’a, maka pada hari Sabtu (5/9) aksi sosial tersebut diperluas.
Menggandeng Social Gracia Community, Meldyanti menyalurkan bantuan terpal, serta tenda dan spon dari BNPB.
Sementara itu, di Kampung Nengkem, Desa Golo Watu, bantuan berupa paket sembako, kebutuhan anak-anak, dan paket bayi juga didistribusikan secara merata guna menjawab langsung aspirasi dan permintaan warga pada kunjungan hari sebelumnya.
Pendistribusian logistik bantuan ini didampingi langsung oleh Satuan Pol PP Kabupaten Manggarai.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar