Breaking News
light_mode
Trending Tags

PLN UIP Nusra Perluas Akses Air Bersih hingga Desa Atakore di Lembata

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperluas jangkauan manfaat program Desa Berdaya air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Melalui kolaborasi bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) Indonesia, PT PLN (Persero) UIP Nusra melakukan pengembangan jaringan perpipaan yang memanfaatkan sumber mata air Wai Wu di Desa Nubahaeraka untuk mengalirkan air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Atadei.

Salah satu perkembangan terbaru ditandai dengan uji coba jaringan air pada 31 Agustus 2026 yang berhasil mengalirkan air hingga Lewokoba, Desa Atakore. Setelah uji coba tersebut berhasil, pekerjaan dilanjutkan dengan membentangkan jaringan pipa menuju Kampung Genek, Dusun Tubuk Rajan, Desa Atakore.

Program ini menjadi bagian dari upaya PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sumber air. Selain Desa Atakore, pengembangan jaringan juga diarahkan untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat Desa Lerek dan Dusun Bauraja, Desa Nuba Atalojo.

Ketua Yayasan PAPHA Indonesia Cabang Lembata, Paulus Makarius Dolu, mengatakan pengembangan jaringan air bersih tersebut dapat terlaksana berkat keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemilik lahan, tokoh adat hingga pemerintah daerah dan pemerintah desa.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya pemilik lahan di sekitar mata air Wai Wuw dan sepanjang jalur perpipaan serta lokasi bak penampungan. Terima kasih juga kepada masyarakat Nubahaeraka, Benolo, Bauraja, Lewokoba, Genek dan Watuwawer yang terlibat dalam gotong royong,” ujar Paulus.

Paulus juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lembata, Pemerintah Kecamatan Atadei, Pemerintah Desa Nubahaeraka, Nuba Atalojo dan Atakore, serta perangkat dusun, RT dan tokoh adat yang turut mendukung pelaksanaan program.

“Semua pihak mengambil bagian sehingga air ini bisa semakin dekat dengan masyarakat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PLN Peduli yang telah mendukung program ini,” tambahnya.

Bagi masyarakat Lewokoba, masuknya air hingga ke wilayah mereka menjadi perubahan besar setelah selama beberapa generasi menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Tokoh Adat Lewokoba, Agus Bala Puhun, mengungkapkan bahwa masyarakat selama ini harus menggunakan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari karena keterbatasan sumber air.

“Kami seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Yayasan PAPHA Indonesia dan PT PLN (Persero). Sudah beratus-ratus tahun kami belum menikmati akses air bersih seperti ini. Untuk mandi kami bahkan pernah memanfaatkan air dari batang dan pelepah pisang, begitu juga untuk mendapatkan air yang bisa digunakan sehari-hari,” ungkap Agus.

Ia mengatakan keberhasilan mengalirkan air hingga Lewokoba menjadi peristiwa yang sangat berarti bagi masyarakat setempat.

“Sekarang air sudah masuk ke desa kami. Kami sangat bersyukur dan menyampaikan banyak terima kasih karena akhirnya masyarakat bisa melihat dan menikmati air sampai di sini,” lanjutnya.

Senada, Ketua RT 07 Dusun Tubuk Rajan, Desa Atakore, Raimundus Muhi Puhun, menyampaikan rasa syukur masyarakat atas pengembangan jaringan air tersebut.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Yayasan PAPHA Indonesia dan PT PLN (Persero) karena telah membantu menghadirkan akses air bagi masyarakat kami,” ujar Raimundus.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk nyata komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

“Kami ingin kehadiran PLN memberikan manfaat yang menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Akses air bersih merupakan kebutuhan penting, sehingga kami berupaya mendukung masyarakat agar dapat memperoleh sumber air yang lebih mudah dan memberikan dampak bagi peningkatan kualitas hidup,” ujar Manurung.

Selain penyediaan air bersih, program Desa Berdaya ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat di Desa Nubahaeraka melalui pendampingan kelompok tani dan kelompok perempuan dalam pengembangan komoditas kacang tanah, tanaman biofarmaka, serta hortikultura.

PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama Yayasan PAPHA Indonesia akan terus melanjutkan pengembangan jaringan dan pendampingan masyarakat secara bertahap. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses air bersih sekaligus mendukung kesehatan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah sekitar proyek geothermal Atadei.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLEMIK GEOTHERMAL DI FLORES, DIMANA PARA USKUP BERDIRI?

    POLEMIK GEOTHERMAL DI FLORES, DIMANA PARA USKUP BERDIRI?

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Edi Danggur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur Pijarflores.com – Di Flores, proyek geothermal bukan soal sumber energi listrik. Proyek geothermal telah menjadi garis pemisah. Ada yang pro karena butuh lapangan kerja dan listrik murah. Ada yang kontra karena takut hutan adat, mata air, dan tanah leluhur hilang. Di tengah tarik-menarik ini, satu pertanyaan menggema: ke manakah seharusnya para pemimpin […]

  • Pasca-Gempa M 7,7: Pemkab Manggarai Tetapkan Masa Transisi Darurat Pemulihan Selama 90 Hari

    Pasca-Gempa M 7,7: Pemkab Manggarai Tetapkan Masa Transisi Darurat Pemulihan Selama 90 Hari

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Paulus Jeramun, M. Si
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai menetapkan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 90 hari, terhitung mulai 29 September 2026, setelah berakhirnya masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi yang berlangsung sejak 15 Agustus hingga 28 September 2026. Penetapan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan penanganan bencana yang berlangsung di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten […]

  • EP dan Editor Floresa Pernah Minta Uang Makan ke Bupati Manggarai

    EP dan Editor Floresa Pernah Minta Uang Makan ke Bupati Manggarai

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 125
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Wartawan berinisial EP, saat masih bertugas bersama salah satu editornya dari media Floresa.co, dikabarkan pernah meminta sejumlah uang kepada Bupati Manggarai Hery Nabit. Uang tersebut diminta dengan alasan untuk membeli makan siang mereka. Tindakan meminta uang kepada pihak tertentu ini diduga bukan kali pertama dilakukan oleh EP. Saat masih menjadi wartawan di […]

  • Gempa M 7,7 Flores: Pemerintah Kecamatan Rahong Utara Data Sementara 1.260 Rumah Rusak di 11 Desa

    Gempa M 7,7 Flores: Pemerintah Kecamatan Rahong Utara Data Sementara 1.260 Rumah Rusak di 11 Desa

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kecamatan Rahong Utara bergerak cepat memantau kondisi masyarakat pasca-bencana alam gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Pada Minggu (16/8/2026), tim penanganan bencana alam tingkat kecamatan melakukan pendataan langsun dari ke desa-desa terdampak. Tim penanganan bencana alam yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kecamatan Rahong […]

  • Pemberian Bantuan Pascagempa: TP PKK Pusat Salurkan Paket Peduli Kasih di Kabupaten Manggarai

    Pemberian Bantuan Pascagempa: TP PKK Pusat Salurkan Paket Peduli Kasih di Kabupaten Manggarai

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Ny Meldyanti Hagur Marcelina Nabit dan Ketua TP PKK Provinsi NTT, Ny Asti Laka Lena, menyalurkan paket peduli kasih bencana dari Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (8/10/2026). Kehadiran […]

  • Pimpin Langkah Strategis, Bupati Manggarai Targetkan Penyerapan Anggaran 25 Persen di Awal 2026

    Pimpin Langkah Strategis, Bupati Manggarai Targetkan Penyerapan Anggaran 25 Persen di Awal 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, secara resmi menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025, Kamis (15/1/2026). Agenda ini dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Kamis (15/1/2026). Penyerahan DPA di […]

expand_less