Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pasca-Gempa M 7,7: Pemkab Manggarai Tetapkan Masa Transisi Darurat Pemulihan Selama 90 Hari

  • account_circle Paulus Jeramun, M. Si
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai menetapkan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 90 hari, terhitung mulai 29 September 2026, setelah berakhirnya masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi yang berlangsung sejak 15 Agustus hingga 28 September 2026.

Penetapan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan penanganan bencana yang berlangsung di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Manggarai, Senin sore, 28 September 2026.

Evaluasi diikuti oleh perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala BMKG Stasiun Frans Sales Lega, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan, para pimpinan perangkat daerah Kabupaten Manggarai, serta para camat se-Kabupaten Manggarai.

Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi kebencanaan, penanganan masyarakat terdampak, perkembangan gempa susulan, kebutuhan di lapangan, serta pekerjaan-pekerjaan yang masih harus dituntaskan sebelum memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Bupati Manggarai menegaskan, berakhirnya masa Tanggap Darurat tidak berarti penanganan dampak gempa bumi telah selesai. Masa Transisi Darurat ke Pemulihan merupakan tahapan yang menjembatani penanganan keadaan darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Transisi ini masih mengandung unsur darurat. Kita memastikan pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai pada masa tanggap darurat dapat dituntaskan dan menjadi dasar untuk masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” tegas Bupati Manggarai.

Selama masa transisi 90 hari, Pemerintah Kabupaten Manggarai akan tetap memberikan perhatian terhadap masyarakat yang masih terdampak, khususnya warga yang berada di lokasi pengungsian, kelompok rentan, anak-anak, lansia, serta masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pekerjaan yang belum tuntas pada masa Tanggap Darurat juga akan dilanjutkan, antara lain penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), pelayanan kesehatan, pendidikan, pemenuhan kebutuhan logistik, perlindungan masyarakat, serta penanganan fasilitas dan infrastruktur yang terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Manggarai juga akan mempercepat pengumpulan dan pemutakhiran data sebagai dasar penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Data tersebut diperlukan agar program pemulihan dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat terdampak.

Perhatian khusus diberikan terhadap warga yang membutuhkan relokasi. Pemerintah melalui camat, kepala desa/lurah, dan perangkat daerah terkait akan melakukan identifikasi warga, jumlah kepala keluarga, lokasi terdampak, serta ketersediaan lahan untuk pembangunan hunian.

Bupati meminta proses penentuan lokasi relokasi tidak berlarut-larut. Identifikasi kebutuhan dan ketersediaan lahan harus segera dilakukan sehingga pembangunan hunian dapat dipersiapkan secara terencana dan masyarakat tidak terlalu lama berada di tempat pengungsian.

Di bidang kesehatan, pemerintah memastikan pelayanan tetap berjalan, termasuk pemantauan terhadap warga terdampak dan kelompok rentan. Puskesmas dan fasilitas kesehatan diminta segera melakukan penanganan dan rujukan apabila terdapat masyarakat dengan kondisi kesehatan yang memburuk.

Sementara di bidang pendidikan, pemerintah akan memastikan keberlanjutan layanan pendidikan bagi anak-anak terdampak bencana dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor selama masa transisi. Unsur TNI dan Polri, BNPB, pemerintah provinsi, instansi vertikal, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan tetap mendukung proses pemulihan masyarakat.

Seluruh perangkat daerah diminta bekerja sesuai tugas dan kewenangannya serta memperkuat koordinasi dengan camat dan pemerintah desa/kelurahan. Pelayanan pemerintahan dan aktivitas masyarakat harus secara bertahap kembali berjalan, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.

“Hidup harus maju. Kita harus melangkah maju. Pelayanan pemerintahan juga harus terus berjalan,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Manggarai mengajak masyarakat tetap tenang dan waspada serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi teknis terkait kebencanaan. Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

Dengan berakhirnya Masa Tanggap Darurat pada 28 September 2026 dan dimulainya Masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 90 hari pada 29 September 2026, Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen mempercepat proses pemulihan secara terukur, terpadu, dan berkelanjutan menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

  • Penulis: Paulus Jeramun, M. Si
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tepati Janji, Ketua TP PKK Manggarai Boyong Ahli Fisioterapi dan Nakes Layani Pasien Stroke di Ru’a

    Tepati Janji, Ketua TP PKK Manggarai Boyong Ahli Fisioterapi dan Nakes Layani Pasien Stroke di Ru’a

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, membuktikan kepedulian nyatanya dengan menepati janji membawa tenaga fisioterapi dan tim kesehatan untuk memeriksa langsung pasien stroke di Kampung Ru’a, Desa Golo Watu, Kecamatan Wae Ri’i, pada Sabtu (5/9/2026). Langkah cepat ini diambil hanya berselang satu hari […]

  • Bentuk Dukungan ke UMKM, Bupati Hery Nabit Pakai Produk Lokal di Acara Penandatanganan KR-BNN

    Bentuk Dukungan ke UMKM, Bupati Hery Nabit Pakai Produk Lokal di Acara Penandatanganan KR-BNN

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Pijarflores – Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, tampil ikonik mengenakan busana adat Manggarai lengkap dengan topi dan kain tenun dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR-BNN). Prosesi ini berlangsung khidmat di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat, pada Rabu (28/1/2026) malam. Saat mengikuti kegiatan itu, pakayan yang dipakai oleh orang nomor satu […]

  • Pipa Milik Perumda Tirta Komodo di Satar Mese Patah, Sedang Diperbaiki dan Akan Tuntas Hari Ini

    Pipa Milik Perumda Tirta Komodo di Satar Mese Patah, Sedang Diperbaiki dan Akan Tuntas Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sambungan pipa dari Mata Air Wae Gonggong, menuju desa Iteng dan sekitarnya mengalami gangguan. Penanggung jawab Intalasi Kota Kecamatan (IKK) Perumda Tirta Komodo di Iteng, Kornelis Gunggu, kecamatan Satar Mese, mengatakan gangguan tersebut terjadi akibat batu yang terjatuh dari tebing. “Pecah pipa PVC Q 6, akibat hantaman batu, terjadi kemarin jam 16.40 Wita di jurang […]

  • Dukung Pelestarian Budaya, Bupati Manggarai Hadiri Ritus Adat Mbaru Gendang Wajang Wa’u Desa Wudi

    Dukung Pelestarian Budaya, Bupati Manggarai Hadiri Ritus Adat Mbaru Gendang Wajang Wa’u Desa Wudi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, menghadiri acara adat Adat We’e dan Kebeng Mbaru Gendang Wajang Wa’u Wudi di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, pada Rabu (22/7/2026) malam. Bupati Hery Nabit bersama rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WITA. Setibanya di sana, kehadirannya langsung disambut hangat melalui prosesi penjemputan adat oleh para […]

  • Danantara Sinergi dengan BUMN Bantu Pemulihan Pascabencana Aceh

    Danantara Sinergi dengan BUMN Bantu Pemulihan Pascabencana Aceh

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Deli Serdang, Pijarflores – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut secara resmi dilepas dalam Apel Pelepasan Relawan BUMN Peduli pada Jumat (19/12) di Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara untuk […]

  • Pemkab Manggarai Luncurkan SIMRIDA, Bayar Retribusi Daerah Kini Bisa Online

    Pemkab Manggarai Luncurkan SIMRIDA, Bayar Retribusi Daerah Kini Bisa Online

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai resmi meluncurkan Sistem Manajemen Retribusi Daerah (SIMRIDA). Aplikasi pembayaran online ini hadir untuk mempercepat transformasi digital pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peluncuran aplikasi dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, di Kantor Bupati Manggarai, pada Kamis (16/07/2026). Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kabupaten […]

expand_less