Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dikukuhkan Pj Sekda, 21 Anak dan Remaja Disabilitas Manggarai Resmi Bergabung dalam FARDA

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com – Sebanyak 21 anak dan remaja disabilitas resmi dikukuhkan sebagai pengurus Forum Anak dan Remaja Disabilitas Kabupaten Manggarai (FARDA) periode 2026–2028 oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Petrus Caelestinus Masangkat, S.Sos., Kamis (5/11/2026).

Kegiatan pengukuhan berlangsung di Aula SLB Karya Murni Ruteng dan menjadi momentum penting dalam mendorong partisipasi anak dan remaja disabilitas untuk menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan pemenuhan hak-hak mereka di Kabupaten Manggarai.

Pj Sekda Petrus Caelestinus Masangkat.

Dalam sambutannya, Petrus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai memiliki komitmen untuk memastikan setiap penyandang disabilitas, termasuk anak dan remaja, memperoleh hak, kesempatan, serta ruang yang sama untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi, dan menentukan masa depan.

“Pemerintah Daerah sebagaimana tercantum dalam RPJMD, berkomitmen agar setiap orang dengan disabilitas termasuk anak dan remaja disabilitas memiliki hak, potensi, suara, cita-cita dan kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi serta menentukan masa depannya,” tegas Petrus.

Ia berharap FARDA tidak hanya menjadi wadah bagi anak dan remaja disabilitas untuk didengarkan, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka untuk berani menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya.

Menurutnya, FARDA harus mampu menjadi corong sekaligus jembatan aspirasi bagi seluruh anak dan remaja disabilitas di Kabupaten Manggarai. Aspirasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif.

Ist.

Petrus juga menekankan pentingnya peran FARDA sebagai pelopor dan pelapor. Sebagai pelopor, anggota forum diharapkan mampu menginisiasi kegiatan positif di kalangan teman sebaya. Sementara sebagai pelapor, mereka didorong untuk berani berbicara atau speak up ketika mengalami maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan di lingkungan sekitar.

“Anak dan remaja disabilitas harus berani melaporkan atau berbicara mengenai apa pun, termasuk kekerasan yang terjadi pada dirinya maupun di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua SCN Lingko Lodok Manggarai, Elias Daung, M.Pd., menegaskan bahwa anak dan remaja disabilitas bukan sekadar penerima bantuan atau objek perlindungan, melainkan pribadi yang memiliki kemampuan, cita-cita, gagasan, dan potensi untuk berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta daerah.

Ia berharap FARDA dapat menjadi ruang yang aman dan ramah bagi anak dan remaja disabilitas untuk menyampaikan pendapat, belajar memimpin, membangun persahabatan, serta memperjuangkan hak-haknya.

“Jangan pernah merasa bahwa disabilitas membatasi nilai diri dan masa depan. Anak dan remaja disabilitas berhak bermimpi, berhak belajar, berhak berkarya, dan berhak menjadi pemimpin,” tegas Elias.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Manggarai, Maria Yasinta Aso, SST., menyampaikan apresiasi kepada anak dan remaja disabilitas serta para pendamping, khususnya SCN Lingko Lodok Manggarai, atas dukungan dan kerja sama dalam proses penguatan kapasitas hingga pengukuhan pengurus FARDA periode 2026–2028.

Yasinta menjelaskan, FARDA memiliki fungsi sebagai wadah partisipasi anak untuk menampung aspirasi, suara, pendapat, keinginan, dan kebutuhan anak terkait pemenuhan hak serta perlindungan khusus anak dalam proses pembangunan.

Ia menyebutkan, sebelum pengukuhan, para anggota FARDA telah mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas pada 21 Oktober 2026. Kegiatan tersebut membahas Konvensi Hak Anak dan perlindungan anak dalam suasana partisipatif dan rekreatif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai pencegahan perkawinan anak serta penguatan peran dan kolaborasi antar-ragam disabilitas di Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan data yang dihimpun Yayasan Ayo Indonesia, Kabupaten Manggarai saat ini memiliki 3.911 penyandang disabilitas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 955 orang merupakan anak dan remaja disabilitas berusia 0 hingga 25 tahun.

Kecamatan Ruteng tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penyandang disabilitas terbanyak, yakni 585 orang, termasuk 173 anak dan remaja disabilitas.

Dengan kondisi tersebut, Yasinta berharap keberadaan FARDA dapat menjadi jembatan komunikasi sekaligus mitra strategis Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam memperjuangkan hak dan perlindungan anak serta remaja disabilitas.

Ia juga mendorong pengurus FARDA untuk mengambil bagian dalam kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba dan berbagai persoalan perlindungan anak, terutama kekerasan seksual.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai mendorong agar pengurus FARDA bisa mendeklarasikan bebas dan memerangi bahaya narkoba serta berbagai isu perlindungan anak dan remaja, secara khusus isu kekerasan seksual,” tutup Yasinta.

Melalui pengukuhan FARDA periode 2026–2028, diharapkan anak dan remaja disabilitas di Kabupaten Manggarai semakin memiliki ruang untuk berpartisipasi, menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, serta terlibat aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan ramah anak.

  • Penulis: Riky Huwa
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkas Lengkap, Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Narkoba ke Kejaksaan

    Berkas Lengkap, Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Narkoba ke Kejaksaan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Penyidik Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Manggarai resmi melaksanakan proses Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti terkait kasus tindak pidana narkotika kepada Kejaksaan Negeri Manggarai, Senin (05/03/2026) sore. Dua tersangka yang dilimpahkan berinisial AGA dan GA. Pelimpahan ini dilakukan setelah berkas perkara keduanya dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut […]

  • Hormati Kearifan Lokal, PLN UIP Nusra Hadiri Upacara Adat di Ring 1 PLTP Ulumbu

    Hormati Kearifan Lokal, PLN UIP Nusra Hadiri Upacara Adat di Ring 1 PLTP Ulumbu

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghadiri rangkaian upacara adat Penti Weki Peso Beo bersama masyarakat Gendang Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin (1/9). Kehadiran PLN sebagai ase kae atau saudara menjadi bagian dari hubungan kekeluargaan yang telah terjalin dengan masyarakat di salah satu […]

  • Dirut PLN Turun Langsung Kawal Pasokan Listrik Jelang HUT ke-81 RI

    Dirut PLN Turun Langsung Kawal Pasokan Listrik Jelang HUT ke-81 RI

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Depok, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, bersama jajaran Direksi PLN turun langsung mengawal kesiapan kelistrikan di berbagai lokasi Indonesia. Dalam konferensi pers yang dilakukan dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian […]

  • Asosiasi Pilot Drone Indonesia Dukung Pemetaan Udara Wilayah Terdampak Gempa di Kabupaten Manggarai

    Asosiasi Pilot Drone Indonesia Dukung Pemetaan Udara Wilayah Terdampak Gempa di Kabupaten Manggarai

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapat dukungan dari Divisi Mitigasi dan Emergency Response Asosiasi Pilot Drone Indonesia dalam upaya memperkuat pendataan dan pemetaan wilayah terdampak gempa bumi M7,7 yang terjadi pada Sabtu, (15/8/2026). Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengerahan dua personel pilot drone, yakni Lang Jiwa Noventra dan Achmad Cafin Shauma, yang akan melaksanakan pemetaan […]

  • Kejari Manggarai Tegaskan Tidak Pernah Beri Bocoran Kasus ke Edy Hardum

    Kejari Manggarai Tegaskan Tidak Pernah Beri Bocoran Kasus ke Edy Hardum

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai secara tegas membantah pernyataan Edy Hardum di sejumlah media massa yang mengeklaim telah mendapatkan informasi A1 dari pihak Kejari Manggarai pada berita media daring Viva NTT, 22 Mei 2026. Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Manggarai, Cakra Perwira, S.H., M.H., menyatakan bahwa informasi yang beredar […]

  • Masyarakat Adat Sukarela Lepas Lahan Jalan demi PLTP Ulumbu Unit 5

    Masyarakat Adat Sukarela Lepas Lahan Jalan demi PLTP Ulumbu Unit 5

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berhasil menyelesaikan proses pelepasan hak dan pembayaran ganti rugi terhadap 16 bidang tanah milik 11 pemilik lahan untuk pembangunan akses jalan menuju pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, […]

expand_less