Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dinas Pertanian Manggarai Uji Coba Dua Unit Combine Harvester di Lingko Lanar Cancar

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai menguji coba pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester di areal persawahan Lingko Lanar, Cancar, Kecamatan Ruteng, sejak 17 Mei 2026.

Uji coba tersebut dilakukan untuk membantu petani mempercepat proses panen padi sekaligus menekan biaya produksi pertanian yang selama ini mayoritas masih dilakukan secara manual.

Pantauan di lokasi menunjukkan dua unit combine harvester beroperasi di hamparan persawahan Lingko Lanar untuk membantu petani memanen padi. Kehadiran alat panen modern tersebut menarik perhatian warga. Para petani tampak antusias menyaksikan proses panen yang berlangsung lebih cepat dan efisien.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdy Ampur, mengatakan bahwa penggunaan alsintan mulai memberikan dampak positif bagi petani. Dampak tersebut terlihat baik dari sisi efisiensi biaya maupun peningkatan hasil panen.

Menurut Ferdy, berdasarkan hasil monitoring dan testimoni petani di lapangan, penggunaan alat panen modern ini mampu menghemat biaya panen hingga 60 persen dibandingkan metode manual. Selain itu, penggunaan combine harvester juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian antara 10 hingga 15 persen.

“Kita melihat hasil panen meningkat dan biaya panen jauh lebih hemat. Ini menjadi langkah penting dalam modernisasi pertanian di Kabupaten Manggarai,” ujarnya saat memantau langsung proses panen di Lingko Lanar.

Salah seorang petani milenial di Lingko Lanar, Benediktus Bagul, mengaku sangat terbantu oleh kehadiran alat panen modern tersebut. Menurutnya, proses panen menjadi lebih cepat dan tenaga kerja yang dibutuhkan jauh lebih sedikit.

“Jika panen manual biasanya membutuhkan waktu beberapa hari, sekarang dengan alat ini pekerjaan selesai jauh lebih cepat,” kata Benediktus.

Testimoni serupa disampaikan oleh petani lainnya, Maria D. Ia menilai penggunaan combine harvester membantu mengurangi biaya panen sekaligus meminimalkan kehilangan hasil padi saat proses perontokan.

“Kami merasa sangat terbantu karena biaya panen lebih ringan dan hasil padi juga lebih bersih,” ujar Maria.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Campe Cama, Wilhelmus, berharap penggunaan alsintan terus diperluas di wilayah pertanian Kabupaten Manggarai. Hal ini diharapkan dapat memicu generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern.

“Jika pertanian sudah menggunakan teknologi seperti ini, anak muda tentu lebih tertarik untuk kembali bekerja di sektor pertanian,” ungkap Wilhelmus.

Berbagai testimoni petani tersebut sekaligus mematahkan anggapan sejumlah pihak yang sebelumnya menilai penggunaan alsintan mahal dan tidak efektif.

Faktanya, para petani justru merasakan manfaat nyata melalui penghematan biaya, percepatan panen, serta peningkatan hasil produksi.Meski demikian, Ferdy mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penerapan alsintan di lapangan.

Kendala utama adalah ukuran petakan lahan pertanian masyarakat yang relatif sempit, sehingga memengaruhi ruang gerak dan efektivitas kerja alat.Namun, antusiasme petani terhadap penggunaan alsintan ini dinilai sangat tinggi.

Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi di wilayah sentra produksi padi.

Ke depan, Dinas Pertanian juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan alsintan secara menyeluruh. Optimalisasi ini dimulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen.

Langkah ini diambil untuk mendukung modernisasi pertanian yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.Modernisasi pertanian ini juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda melalui program petani milenial yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra dan Politeknik KP Kupang Dorong Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Bersih Pantai Oesina di Kupang Barat

    PLN UIP Nusra dan Politeknik KP Kupang Dorong Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Bersih Pantai Oesina di Kupang Barat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KUPANG, PIJARFLORES – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kementerian Kelautan dan Perikanan ke-26 serta Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang menggelar aksi bersih Pantai Oesina, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur […]

  • Pemkab Manggarai Aktifkan Posko Darurat Hadapi Potensi Bencana

    Pemkab Manggarai Aktifkan Posko Darurat Hadapi Potensi Bencana

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 82
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Pemerintah Kabupaten Manggarai menyatakan siaga bencana dan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai untuk segera mengaktifkan posko darurat menyusul terjadinya bencana alam di Dusun Dopo, Desa Rado, Kecamatan Cibal. Instruksi tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, S.Sos., saat memberikan amanat dalam Apel Mingguan Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai […]

  • Unit Jatanras Polres Manggarai Ringkus Tiga Pelaku Pencurian Ponsel di Langke Rembong

    Unit Jatanras Polres Manggarai Ringkus Tiga Pelaku Pencurian Ponsel di Langke Rembong

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai berhasil mengungkap kasus pencurian ponsel di Kecamatan Langke Rembong. Tiga orang pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa (14/04/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Penangkapan ini merujuk pada laporan polisi Nomor: LP/B/54/III/2026/SPKT/Res Manggarai/Polda NTT, tertanggal 6 Maret 2026. Korban diketahui bernama Oktaviani Amun (18), seorang […]

  • Gunakan Mesin CNC 3D, PLN UIP Nusra dan Komunitas Gelisah Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai

    Gunakan Mesin CNC 3D, PLN UIP Nusra dan Komunitas Gelisah Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 126
    • 1Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Komunitas Gerakan Peduli Sampah Nihil (Gelisah) mendorong pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui Workshop Daur Ulang menggunakan mesin CNC Router 3D di Sanggar Kreatif Gelisah, Lingkungan Banjar, Ampenan, Senin (10/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi sirkular […]

  • Juara FX Cup II 2026, Misio FC Bidik Panggung El Tari Memorial Cup dan Soeratin Cup 2027

    Juara FX Cup II 2026, Misio FC Bidik Panggung El Tari Memorial Cup dan Soeratin Cup 2027

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 737
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Tim sepak bola Misio FC Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng sukses mengamankan takhta juara pertama dalam Turnamen Fransiskus Xaverius (FX) Cup II. Prestasi gemilang ini diraih setelah mereka menumbangkan Harta FC dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang berlangsung ketat dan penuh gengsi di Lapangan Paroki FX Poka, Desa Longko, […]

  • Bupati Manggarai Hery Nabit Berhak Raih Trofi Abyakta PWI Pusat 2026

    Bupati Manggarai Hery Nabit Berhak Raih Trofi Abyakta PWI Pusat 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, Pijarflores – Sepuluh kepala daerah, tiga wali kota dan tujuh bupati, berhasil mempertahankan proposal inovasi kebudayaan mereka di depan Dewan Juri Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada 9 Januari 2026. Tiga bupati melakukan presentasi secara daring (online) karena berhalangan hadir, dengan alasan terkait pemakaman orang tua, penanganan bencana alam di Sumatra, […]

expand_less