Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dukung Green Event, PTTEP Indonesia Sukses Kelola 1 Ton Sampah di Festival Golo Koe 2026

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Labuan Bajo, Pijarflores.com – Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026 resmi berakhir setelah berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Festival yang merupakan salah satu Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini dihadiri oleh lebih dari 45 ribu pengunjung dan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Di tengah tingginya antusiasme tersebut, Program Positif Bajo, dengan dukungan PTTEP Indonesia, berhasil mengumpulkan lebih dari 1 ton sampah yang terdiri dari sampah organik, anorganik, dan residu, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Festival Golo Koe sebagai Green Event yang bersih dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat, Vinsen Gande, mengapresiasi kolaborasi dalam pengelolaan sampah selama festival, termasuk kerja sama antara Positif Bajo dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat dalam proses pengumpulan sampah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sampah tidak hanya dapat dikelola untuk menjaga kebersihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan di Booth Edukasi, termasuk program tukar botol plastik dengan berbagai hadiah seperti tas, baju, minyak goreng, dan susu.

“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada pengelola yang telah mengambil bagian secara penuh dalam pengelolaan sampah. Melalui kegiatan ini, anak￾anak dapat melihat bahwa sampah memiliki nilai dan dapat dimanfaatkan, bahkan menghasilkan pendapatan. Anak-anak justru yang paling antusias mengikuti kegiatan ini. Ini merupakan bentuk edukasi yang sangat berharga bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan pengelolaan sampah tahun ini merupakan langkah maju karena dilakukan sejak festival berlangsung, tidak hanya setelah kegiatan berakhir.

“Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan festival, tetapi dapat terus berlanjut dan menyentuh masyarakat secara lebih luas, terutama rumah tangga. Anak-anak yang mendapatkan edukasi hari ini diharapkan dapat membawa pengetahuan tersebut pulang dan menularkannya kepada keluarga,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Waste Management Leader, Positif Bajo mengoordinasikan pengelolaan sampah bersama panitia festival, pemerintah daerah, Keuskupan Labuan Bajo, dan masyarakat.

Selain pengumpulan dan pemilahan sampah, Positif Bajo menghadirkan Booth Edukasi yang mengajak pengunjung mengenal pemilahan sampah, ekonomi sirkular, serta praktik pengelolaan lingkungan melalui berbagai aktivitas interaktif.

Kegiatan tukar botol plastik dengan hadiah menjadi salah satu aktivitas yang menarik partisipasi pengunjung sekaligus memperkenalkan konsep bahwa sampah yang dipilah dengan baik dapat memiliki nilai dan manfaat.

Semangat menjaga lingkungan juga tumbuh melalui Lomba Kebersihan Lingkungan Golo Koe Eco Action 2026. Matheus Patut, perwakilan Tim Wilayah 5 A Paroki Roh Kudus yang meraih juara 1, mengatakan bahwa kompetisi tersebut semakin mendorong kelompoknya untuk mengajak lebih banyak anggota menjaga lingkungan.

“Kebersihan merupakan tanggung jawab setiap warga dan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah masing-masing. Dengan menjadi juara, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelopor dan penggerak di lingkungan kami serta mendorong masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Kolaborasi antara PTTEP Indonesia dan Inovasi Gerakan Masyarakat, bersama Panitia Festival Golo Koe, Keuskupan Labuan Bajo, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat menjadi bagian integral dari penyelenggaraan kegiatan budaya berskala besar.

Pencapaian pengumpulan lebih dari 1 ton sampah selama festival menjadi momentum untuk memperluas praktik pengelolaan sampah dari ruang publik hingga tingkat rumah tangga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pariwisata Labuan Bajo yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Hery Nabit Buka Pelatihan Aksi Iklim Kaum Muda dan Kelompok Marjinal di Manggarai

    Bupati Hery Nabit Buka Pelatihan Aksi Iklim Kaum Muda dan Kelompok Marjinal di Manggarai

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, membuka Pelatihan Advokasi dan Kampanye Aksi Iklim Kaum Muda di Kabupaten Manggarai, Jumat (19/6/2026). Kegiatan bertema “Inisiatif Kaum Muda untuk Atasi Iklim yang Responsif dan Melibatkan Partisipasi Kelompok Marjinal” ini berlangsung di Hotel Revayah. Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina […]

  • Bentuk Dukungan ke UMKM, Bupati Hery Nabit Pakai Produk Lokal di Acara Penandatanganan KR-BNN

    Bentuk Dukungan ke UMKM, Bupati Hery Nabit Pakai Produk Lokal di Acara Penandatanganan KR-BNN

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Pijarflores – Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, tampil ikonik mengenakan busana adat Manggarai lengkap dengan topi dan kain tenun dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR-BNN). Prosesi ini berlangsung khidmat di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat, pada Rabu (28/1/2026) malam. Saat mengikuti kegiatan itu, pakayan yang dipakai oleh orang nomor satu […]

  • Gempa M 7,7 Guncang Manggarai, 23 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

    Gempa M 7,7 Guncang Manggarai, 23 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Menyusul bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Manggarai pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat. Hingga pukul 19.00 WITA, dampak fatal dari guncangan besar ini dilaporkan telah merenggut puluhan korban jiwa. Berdasarkan data […]

  • Panen Raya Green Skills Project: Petani Muda Manggarai Sukses Kembangkan Pertanian Cerdas Iklim

    Panen Raya Green Skills Project: Petani Muda Manggarai Sukses Kembangkan Pertanian Cerdas Iklim

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Yayasan Plan International Indonesia, Plan International Hongkong, dan Rhythm Foundation menggelar Panen Raya Green Skills Project di Podor, Desa Timbu, Kecamatan Cibal Barat, Kamis (21/5/2026). Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Petani Muda untuk Pengembangan Praktik Pertanian Cerdas Iklim di Manggarai, Indonesia” ini menjadi bukti nyata keterlibatan generasi muda dalam sektor […]

  • Integrasikan Wisata dan Rumput Laut, PLN UIP Nusra Perkuat Kemandirian Desa Lifuleo

    Integrasikan Wisata dan Rumput Laut, PLN UIP Nusra Perkuat Kemandirian Desa Lifuleo

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kupang, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Dukungan tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pariwisata pesisir yang terintegrasi dengan budidaya rumput laut dan pengembangan UMKM desa. Program yang […]

  • PLN UIP Nusra Gelar Pre-FPIC, Masyarakat Adat Dukung Akses Jalan PLTP Ulumbu Unit 5

    PLN UIP Nusra Gelar Pre-FPIC, Masyarakat Adat Dukung Akses Jalan PLTP Ulumbu Unit 5

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar konsultasi bermakna atau pre Free Prior Informed Consent (Pre-FPIC) terkait rencana pembangunan akses jalan, jalur pipa, dan kantor lapangan sementara proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 Megawatt (MW) di Gendang Gonggor, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten […]

expand_less