Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dukung Green Event, PTTEP Indonesia Sukses Kelola 1 Ton Sampah di Festival Golo Koe 2026

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Labuan Bajo, Pijarflores.com – Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026 resmi berakhir setelah berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Festival yang merupakan salah satu Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini dihadiri oleh lebih dari 45 ribu pengunjung dan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Di tengah tingginya antusiasme tersebut, Program Positif Bajo, dengan dukungan PTTEP Indonesia, berhasil mengumpulkan lebih dari 1 ton sampah yang terdiri dari sampah organik, anorganik, dan residu, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Festival Golo Koe sebagai Green Event yang bersih dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat, Vinsen Gande, mengapresiasi kolaborasi dalam pengelolaan sampah selama festival, termasuk kerja sama antara Positif Bajo dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat dalam proses pengumpulan sampah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sampah tidak hanya dapat dikelola untuk menjaga kebersihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan di Booth Edukasi, termasuk program tukar botol plastik dengan berbagai hadiah seperti tas, baju, minyak goreng, dan susu.

“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada pengelola yang telah mengambil bagian secara penuh dalam pengelolaan sampah. Melalui kegiatan ini, anak￾anak dapat melihat bahwa sampah memiliki nilai dan dapat dimanfaatkan, bahkan menghasilkan pendapatan. Anak-anak justru yang paling antusias mengikuti kegiatan ini. Ini merupakan bentuk edukasi yang sangat berharga bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan pengelolaan sampah tahun ini merupakan langkah maju karena dilakukan sejak festival berlangsung, tidak hanya setelah kegiatan berakhir.

“Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan festival, tetapi dapat terus berlanjut dan menyentuh masyarakat secara lebih luas, terutama rumah tangga. Anak-anak yang mendapatkan edukasi hari ini diharapkan dapat membawa pengetahuan tersebut pulang dan menularkannya kepada keluarga,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Waste Management Leader, Positif Bajo mengoordinasikan pengelolaan sampah bersama panitia festival, pemerintah daerah, Keuskupan Labuan Bajo, dan masyarakat.

Selain pengumpulan dan pemilahan sampah, Positif Bajo menghadirkan Booth Edukasi yang mengajak pengunjung mengenal pemilahan sampah, ekonomi sirkular, serta praktik pengelolaan lingkungan melalui berbagai aktivitas interaktif.

Kegiatan tukar botol plastik dengan hadiah menjadi salah satu aktivitas yang menarik partisipasi pengunjung sekaligus memperkenalkan konsep bahwa sampah yang dipilah dengan baik dapat memiliki nilai dan manfaat.

Semangat menjaga lingkungan juga tumbuh melalui Lomba Kebersihan Lingkungan Golo Koe Eco Action 2026. Matheus Patut, perwakilan Tim Wilayah 5 A Paroki Roh Kudus yang meraih juara 1, mengatakan bahwa kompetisi tersebut semakin mendorong kelompoknya untuk mengajak lebih banyak anggota menjaga lingkungan.

“Kebersihan merupakan tanggung jawab setiap warga dan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah masing-masing. Dengan menjadi juara, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelopor dan penggerak di lingkungan kami serta mendorong masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Kolaborasi antara PTTEP Indonesia dan Inovasi Gerakan Masyarakat, bersama Panitia Festival Golo Koe, Keuskupan Labuan Bajo, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat menjadi bagian integral dari penyelenggaraan kegiatan budaya berskala besar.

Pencapaian pengumpulan lebih dari 1 ton sampah selama festival menjadi momentum untuk memperluas praktik pengelolaan sampah dari ruang publik hingga tingkat rumah tangga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pariwisata Labuan Bajo yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Pertanahan Manggarai Umumkan Kehilangan Sertipikat Tanah Atas Nama Adrianus Durman

    Kantor Pertanahan Manggarai Umumkan Kehilangan Sertipikat Tanah Atas Nama Adrianus Durman

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengumumkan kehilangan satu sertipikat tanah atas nama Adrianus Durman, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor 07/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Eduward Metro Yamasita Tuka, S.SiT, tertanggal 12 Agustus 2026. Dalam pengumuman resmi yang diterbitkan, disebutkan bahwa sertipikat tanah yang hilang tersebut […]

  • Pemberdayaan Warga Lokal, Progres Revitalisasi SMPN 2 Satar Mese Utara Capai 50 Persen

    Pemberdayaan Warga Lokal, Progres Revitalisasi SMPN 2 Satar Mese Utara Capai 50 Persen

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – SMPN 2 Satar Mese Utara, di Kabupaten Manggarai, mendapatkan program Revitalisasi dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan anggaran sebesar Rp1.111.677.000,00. Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tersebut kini mulai direalisasikan. Berbagai item pekerjaan fisik mulai berjalan di lingkungan sekolah yang berlokasi […]

  • Pemkab Manggarai Jadwalkan Penyerahan SK bagi 991 PPPK Paruh Waktu pada 2 Februari

    Pemkab Manggarai Jadwalkan Penyerahan SK bagi 991 PPPK Paruh Waktu pada 2 Februari

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – Pemerintah kabupaten Manggarai menjadwalkan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan bagi 991 peserta Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu formasi tahun anggaran 2025, pada Senin (02/02/2026). Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Karier Aparatur, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kabupaten Manggarai, Robertus Harianto Porat, meyebutkan penyerahkan SK […]

  • Gelar Rapat Konsultasi, TP PKK Manggarai Bahas Program Prioritas 2025-2029 Demi Kesejahteraan Keluarga

    Gelar Rapat Konsultasi, TP PKK Manggarai Bahas Program Prioritas 2025-2029 Demi Kesejahteraan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai menyelenggarakan Rapat Konsultasi (Rakon) Tingkat Kabupaten Manggarai. Kegiatan ini mengusung tema “Keluarga Berdaya, Masyarakat Sejahtera, Indonesia Maju” dan berlangsung di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, pada Jumat (22/5/2026). Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu. Turut hadir dalam kegiatan […]

  • Dinas Pertanian Manggarai Tetapkan HET Pupuk Subsidi Baru, Pelanggar Terancam Sanksi Keras

    Dinas Pertanian Manggarai Tetapkan HET Pupuk Subsidi Baru, Pelanggar Terancam Sanksi Keras

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 45
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai mengeluarkan surat edaran terbaru yang menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru untuk pupuk bersubsidi. Edaran yang berlaku sejak 29 Oktober 2025 ini dikeluarkan menyusul instruksi langsung dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Pertanian Manggarai, Ferdinandus Ampur, menjelaskan bahwa kebijakan ini adalah tindak lanjut dari Keputusan Menteri […]

  • Gregorius Abdimun Terlibat Dua Proyek Bermasalah di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Ditangani Dua APH Berbeda

    Gregorius Abdimun Terlibat Dua Proyek Bermasalah di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Ditangani Dua APH Berbeda

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 40
    • 0Komentar

      RUTENG, PIJARFLORES – Gregorius L. A. Abdimun alias Sius, kembali menjadi sorotan publik setelah namanya tersangkut dalam dua proyek beranggaran besar di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng pada Tahun Anggaran 2019 dan 2020. Kedua proyek tersebut kini tengah ditangani oleh dua aparat penegak hukum berbeda, yaitu Kepolisian dan Kejaksaan. Untuk proyek Tahun Anggaran 2019, […]

expand_less