Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Manggarai Tunda Penandatanganan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., menegaskan bahwa pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu (full time) maupun paruh waktu, merupakan kebijakan nasional yang diatur secara jelas dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan persoalan tenaga honorer di seluruh Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai di Natas Labar-Motang Rua, Senin (23/2/2026), menyusul polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu.

Bupati menjelaskan bahwa sejak tahun lalu pemerintah daerah telah memproses pengangkatan PPPK paruh waktu sesuai ketentuan dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat. Penyerahan SK yang dilakukan beberapa waktu lalu merupakan hasil dari proses panjang tersebut.

“Yang menerima SK itu adalah orang-orang yang berhak. Saya ulangi, yang berhak. Kalau kemudian ada kasus khusus di mana beberapa orang ternyata tidak berhak, itu bagian dari kelemahan sistem yang harus kita perbaiki,” tegas Bupati.

Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan terdapat beberapa persoalan, seperti peserta yang tidak jujur terhadap statusnya, termasuk yang pernah terlibat sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024.

Namun menurutnya, sistem juga menyediakan mekanisme perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian data.

“Kalau ternyata tidak pantas, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri. Ini bukan kejahatan pemerintah daerah, tetapi persoalan kejujuran individu dalam proses yang berbasis aplikasi dan data dari BKN,” ujarnya.

Menanggapi tudingan bahwa proses pengangkatan PPPK mengandung unsur pelanggaran, Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan telah dilakukan sesuai petunjuk pemerintah pusat.

Sehingga, untuk menjaga kepastian hukum dan mencegah polemik berkepanjangan, ia memutuskan agar seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunda sementara penandatanganan perjanjian kerja PPPK Paruh Waktu.

“Saya minta jangan dulu proses perjanjian kerja dengan semua PPPK Paruh Waktu sampai penyelidikan terhadap hal ini selesai. Awal Maret nanti kami akan berikan petunjuk lebih lanjut, apakah bisa diproses atau tidak,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa setelah persoalan PPPK paruh waktu diselesaikan, evaluasi akan dilanjutkan terhadap PPPK Tahap I dan Tahap II. Ia menegaskan bahwa apabila pengangkatan PPPK paruh waktu harus dikembalikan ke titik nol, maka seluruh proses PPPK juga akan dikaji ulang secara menyeluruh.

“Kalau PPPK paruh waktu kita persoalkan, maka kita persoalkan semua. Supaya adil untuk semua,” katanya.

Menurut Bupati, pengangkatan PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, merupakan bagian dari cara negara memenuhi hak tenaga honorer yang telah mengabdi kepada negara selama bertahun-tahun.

“Ini bagian dari cara negara menyelesaikan persoalan tenaga honorer dan memenuhi hak mereka yang sudah memberikan tenaganya untuk negara ini, dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” tegas Bupati dua periode ini.

Ia juga menegaskan bahwa aktivitas tambahan PPPK di luar jam kerja, seperti bekerja di toko, apotek, atau menjadi agen asuransi, tidak menjadi persoalan selama tidak mengganggu tugas utama dan dilakukan di luar jam kerja. Sementara bagi petugas yang melekat pada kepala daerah dan pejabat tertentu, jam kerja mengikuti kebutuhan pimpinan.

Lebih lanjut, politis PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa penghentian sementara penandatanganan perjanjian kerja dilakukan untuk mencegah potensi persoalan hukum di kemudian hari, terutama jika gaji telah dibayarkan tetapi proses pengangkatan dinyatakan tidak sah.

“Yang kita takutkan, semua sudah bekerja, perjanjian kerja ditandatangani, gaji dibayarkan, lalu ternyata prosesnya tidak sah. Itu bisa berindikasi pada persoalan hukum, bahkan korupsi. Saya tidak mau itu terjadi,” tegasnya.

Ia memastikan keputusan lanjutan akan diambil pada awal Maret setelah seluruh proses dievaluasi. Selama Februari, PPPK dipersilakan tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu keputusan resmi pemerintah daerah.

“Saya minta semua pihak tetap fokus melaksanakan tugas masing-masing. Kita hentikan dulu polemiknya, kita lihat hasil evaluasi di awal Maret,” tutupnya.

Dengan langkah ini, dirinya berharap proses penataan PPPK dapat berjalan lebih tertib, adil, dan sesuai ketentuan hukum demi menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Manggarai.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Manggarai Apresiasi Kolaborasi TNI

    Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Manggarai Apresiasi Kolaborasi TNI

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., meresmikan Jembatan Garuda yang terletak di Desa Rebok, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Selasa (9/60/2026). Peresmian simbolik dilakukan melalui pemotongan pita oleh Mayen TNI Piek Budyakto dengan didampingi langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, beserta rombongan. Jembatan Garuda: Jawaban Atas […]

  • Pemberdayaan PLN UIP Nusra Dongkrak Pendapatan Perajin Temulawak Ulumbu

    Pemberdayaan PLN UIP Nusra Dongkrak Pendapatan Perajin Temulawak Ulumbu

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus memperkuat kontribusi sosial melalui program benefit sharing yang menyasar pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah proyek. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan rumah produksi Sari Temulawak Ulumbu bagi Kelompok Wela Sita Werek di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. […]

  • Gandeng Pemkab Manggarai, Keuskupan Ruteng Luncurkan Festival Golo Curu 2026

    Gandeng Pemkab Manggarai, Keuskupan Ruteng Luncurkan Festival Golo Curu 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Festival Maria Ratu Rosari Golo Curu 2026 resmi diluncurkan di Natas Labar Motang Rua, Ruteng, pada Kamis (9/7/2026). Peluncuran ini menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan festival keagamaan akbar tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 7 Oktober 2026 mendatang. Tahun ini, festival mengangkat tema “Berziarah Bersama Bunda Maria dalam Pengharapan: Merajut Iman, […]

  • Pengang Tehnik Berhasil Membuat Inovasi Kemasan Tempe Otomatis, Output 620 Bungkus per Jam

    Pengang Tehnik Berhasil Membuat Inovasi Kemasan Tempe Otomatis, Output 620 Bungkus per Jam

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Pengang Tehnik menorehkan inovasi di bidang teknologi tepat guna dengan menciptakan alat pengemas tempe otomatis yang mampu menghasilkan hingga 620 kemasan per jam. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi bagi pelaku UMKM tempe dalam meningkatkan kapasitas produksi secara efisien dan higienis. Direktur Pengang Tehnik, Nikolaus Budiman Lakar di bengkel miliknya, Jln. Soekarno No 166 […]

  • BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai dan Manggarai Timur

    BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai dan Manggarai Timur

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan tersebut disalurkan pada 16-17 Agustus 2026. Adapun bantuan yang diberikan berupa nasi box, mie instan, telur, dan […]

  • Peduli Lansia Urban Berdaya, Ketua TP PKK Manggarai Salurkan Bantuan dan Siapkan Pojok Khusus di Plaza Dekranasda

    Peduli Lansia Urban Berdaya, Ketua TP PKK Manggarai Salurkan Bantuan dan Siapkan Pojok Khusus di Plaza Dekranasda

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, kembali menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Kali ini, aksi peduli kasih menyasar para lansia pengrajin tikar di Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, pada Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Meldyanti menyerahkan paket bantuan berupa sembako, rendang, dan selimut […]

expand_less