Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aksi Kemanusiaan di Natas Labar, PMI Manggarai Targetkan Stok Darah RSUD Ruteng dan RS Cancar Terpenuhi

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua PMI Kab. Manggarai Rony Kaunang (ist).

RUTENG, pijarflores.com/ – Menyambut Hari Palang Merah Internasional dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai siap menyelenggarakan aksi donor darah massal. Agenda sosial ini dijadwalkan berpusat di kawasan Natas Labar-Motang Rua pada Selasa (19/5/2026).

Pihak panitia menargetkan partisipasi luas dari seluruh elemen warga Manggarai. Kelompok masyarakat seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI/Polri, kalangan mahasiswa, pelajar, hingga warga sipil diharapkan hadir mendonorkan darah mereka secara sukarela.

Ketua PMI Kabupaten Manggarai, Hironnymus A. Kaunang, menjelaskan bahwa gerakan massal ini krusial untuk mengamankan suplai darah di Unit Donor Darah setempat.

Pasokan tersebut nantinya dialokasikan langsung bagi pasien yang dirawat di RSUD Ruteng serta RS St. Damian Cancar.

“Dua momentum besar ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat solidaritas. Kami mengajak masyarakat menghidupkan kembali nilai kemanusiaan lewat setetes darah yang disumbangkan,” ungkap Hironnymus.

Dirinya menekankan pentingnya sinergi dari jajaran pemerintah daerah, organisasi komunitas, dan publik secara luas agar krisis stok darah di Manggarai bisa diantisipasi sejak dini.

Hironnymus menambahkan, donor darah bukan sekadar seremonial sosial berkala. Aktivitas ini merupakan langkah konkret kepedulian yang menyelamatkan nyawa sesama manusia tanpa batas sekat ego.

Melalui gerakan ini, PMI Kabupaten Manggarai optimis budaya gotong royong warga akan semakin kokoh. Manajemen juga berharap kegiatan donor darah ke depan bisa bertransformasi menjadi gaya hidup sehat yang rutin dilakukan oleh masyarakat.

Tim PF

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Ambil Bagian Strategis dalam Penandatanganan MoU KR-BNN

    PLN UIP Nusra Ambil Bagian Strategis dalam Penandatanganan MoU KR-BNN

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Pijarflores – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengambil bagian strategis dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional Bali-Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur (KR-BNN) yang digelar di kawasan ITDC Golo Mori, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 28 Januari 2026. Penandatanganan kerja sama ini menjadi momen penting penguatan kolaborasi […]

  • Tingkatkan Ekonomi Petani Wewo, PLN UIP Nusra Hadirkan Teknologi Pengolahan Kopi

    Tingkatkan Ekonomi Petani Wewo, PLN UIP Nusra Hadirkan Teknologi Pengolahan Kopi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merangkul para petani kopi di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui kegiatan pelatihan penggunaan mesin roasting dan pengolahan kopi yang digelar di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, pada […]

  • Gandeng Ahli Geothermal UGM, PLN Edukasi Masyarakat Soal Fenomena Alam di Flores

    Gandeng Ahli Geothermal UGM, PLN Edukasi Masyarakat Soal Fenomena Alam di Flores

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kupang, Pijarflores.net – Menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kemunculan lumpur panas dan uap di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Pulau Flores, ahli geothermal dari Universitas Gadjah Mada, Pri Utami, menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan proses alami yang menunjukkan adanya potensi panas bumi di wilayah tersebut. Menurut Pri Utami, manifestasi panas bumi tersebut telah ada […]

  • Pemkab Manggarai Lepas 379 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pj Sekda Tekankan 3 Pesan Penting

    Pemkab Manggarai Lepas 379 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pj Sekda Tekankan 3 Pesan Penting

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 9
    • 0Komentar

    RUTENG, Pijarflores.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Manggarai, Lambertus Paput, mengajak seluruh elemen pemerintah mulai dari Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua RT/RW, hingga ASN untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 202. Pendataan nasional ini dijadwalkan berlangsung dari Mei hingga Agustus 2026 dengan menggunakan metode door to door (dari rumah ke rumah). Ajakan tersebut […]

  • Wabup Manggarai Pantau Longsor KM 32 Jalur Ruteng–Reo, Warga Diminta Waspada

    Wabup Manggarai Pantau Longsor KM 32 Jalur Ruteng–Reo, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, meninjau langsung lokasi longsor di KM 32, Desa Gapong, Kecamatan Cibal, yang berada pada ruas jalan penghubung Ruteng–Reo, Senin (12/01/2026). Langkah ini merupakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Manggarai guna memastikan keselamatan pengguna jalan menyusul tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir. Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Lambertus Paput, beserta […]

  • Panglima TNI: Bumi Sudah Overload, Kompetisi Global Semakin Sengit

    Panglima TNI: Bumi Sudah Overload, Kompetisi Global Semakin Sengit

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2017
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Ini sekedar contoh berita ========================== Bantul – Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengungkapkan saat ini tantangan terbesar Indonesia adalah menghadapi kompetisi global yang semakin sengit. Karena sekarang antar negara bersaing, sementara jumlah penduduk di bumi terus bertambah, bahkan sudah melebihi kapasitas. Bertambahnya jumlah penduduk tersebut, kata Gatot, tidka diimbangi dengan ketersediaan pangan yang cukup. Hal […]

expand_less