Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gandeng Ahli Geothermal UGM, PLN Edukasi Masyarakat Soal Fenomena Alam di Flores

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pri Utami (tengah), ist.

Kupang, Pijarflores.net – Menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kemunculan lumpur panas dan uap di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Pulau Flores, ahli geothermal dari Universitas Gadjah Mada, Pri Utami, menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan proses alami yang menunjukkan adanya potensi panas bumi di wilayah tersebut.

Menurut Pri Utami, manifestasi panas bumi tersebut telah ada jauh sebelum aktivitas pengeboran proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi dilakukan.

“Manifestasi panas bumi merupakan ekspresi alami dari adanya panas di bawah permukaan bumi. Bentuknya bisa berupa mata air panas, kepulan uap, maupun lumpur panas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lumpur panas yang muncul di permukaan terbentuk secara alami akibat proses geologi di dalam bumi. Fluida panas dari reservoir yang mendekati permukaan mengalami kondensasi dan berinteraksi dengan lapisan batuan, sehingga memunculkan fenomena lumpur panas.

Pri Utami menambahkan, manifestasi tersebut memiliki cakupan yang terbatas dan hanya muncul pada titik-titik tertentu, sehingga tidak menyebar luas baik di permukaan maupun di bawah tanah.

Ia juga meluruskan anggapan yang kerap menyamakan fenomena tersebut dengan kasus Semburan Lumpur Lapindo. Menurutnya, kedua peristiwa tersebut memiliki karakteristik dan skala yang sangat berbeda.

“Fenomena ini tidak sama dengan lumpur Lapindo yang berasal dari formasi batuan dalam dan menyebar luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa lumpur yang muncul bukan berasal dari aktivitas pengeboran geothermal. Lumpur pemboran yang digunakan dalam proses eksplorasi dikelola melalui sistem tertutup dan tidak dibuang ke lingkungan sekitar.

“Ini bukan lumpur sisa pemboran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir bahwa yang muncul merupakan limbah proyek,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, mengatakan bahwa PLN terus berupaya menghadirkan informasi yang transparan dan mudah dipahami masyarakat terkait pengembangan geothermal.

“Kami memahami bahwa informasi yang belum utuh dapat menimbulkan kekhawatiran. Karena itu, PLN berkomitmen membuka ruang komunikasi dan menyampaikan penjelasan berbasis ilmiah agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar,” ujar Rizki.

Ia menambahkan, pengembangan geothermal dilakukan dengan standar teknis dan lingkungan yang ketat guna memastikan keamanan masyarakat maupun kelestarian lingkungan sekitar.

“Geothermal merupakan energi bersih yang berkelanjutan. PLN memastikan setiap proses pengembangannya berjalan aman serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya.

Tim PF

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahli ITB: Pemanfaatan Lahan Aktual PLTP Mataloko Sangat Minim dan Efisien

    Ahli ITB: Pemanfaatan Lahan Aktual PLTP Mataloko Sangat Minim dan Efisien

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – Ahli geothermal Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat mengenai pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya terkait pemahaman mengenai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan kebutuhan lahan aktual untuk pembangunan fasilitas panas bumi, Senin (13/7/2026). […]

  • Rakerda Pokja Bunda PAUD Manggarai 2026 Tetapkan Arah Penguatan PAUD Model Menuju Layanan Berkualitas hingga 2029

    Rakerda Pokja Bunda PAUD Manggarai 2026 Tetapkan Arah Penguatan PAUD Model Menuju Layanan Berkualitas hingga 2029

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Andyk
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Bunda PAUD Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina, menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Manggarai Tahun 2026 yang berlangsung di Aula PKK Kabupaten Manggarai, Sabtu (25/7/2026). Rakerda tersebut menjadi forum strategis bagi Pokja […]

  • Agen Be Ju Bisa Bank NTT Permudah Transaksi Nelayan di Pulau Mules

    Agen Be Ju Bisa Bank NTT Permudah Transaksi Nelayan di Pulau Mules

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 25
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Bank NTT memperluas layanan keuangan inklusif hingga ke pelosok Kabupaten Manggarai melalui program Agen Be Ju Bisa. Inisiatif ini secara signifikan membantu masyarakat, terutama para nelayan di Pulau Mules (Desa Nuca Molas, Kecamatan Satar Mese Barat), dalam mengakses layanan perbankan. Pimpinan Cabang Bank NTT Ruteng, Romi Radjalangu, menjelaskan bahwa program ini sejalan […]

  • Persiapan Konstruksi PLTP Ulumbu, PLN UIP Nusra Lebarkan 7,2 Km Jalan dan Serap Pekerja Lokal

    Persiapan Konstruksi PLTP Ulumbu, PLN UIP Nusra Lebarkan 7,2 Km Jalan dan Serap Pekerja Lokal

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Eki
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mulai melaksanakan pembangunan akses jalan menuju lokasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pembangunan jalan yang dimulai pada awal Juni 2026 ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan […]

  • KESALAHAN HARUS DIBUKTIKAN

    KESALAHAN HARUS DIBUKTIKAN

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya” (Yoh.18:23). Itu adalah kata-kata Yesus ketika ditampar di hadapan Imam Besar saat diadili. Memang bukan Imam Besar yang menampar. Tetapi Imam Besar itu melakukan kejahatan pembiaran (crime of omission). Seorang anggota satuan pengaman (satpam) ruang sidang dibiarkan menampar Yesus. Jika Imam Besar itu ingin menegakkan hukum, […]

  • Tak Perlu Siram Manual, Petani Desa Lungar Nikmati Kemudahan Pengairan Berbasis Listrik PLN

    Tak Perlu Siram Manual, Petani Desa Lungar Nikmati Kemudahan Pengairan Berbasis Listrik PLN

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – Program Electrifying Agriculture yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mulai memberikan dampak nyata bagi kelompok tani Desa Lungar, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Para petani mengaku produktivitas pertanian meningkat seiring kemudahan akses air dan pemanfaatan teknologi berbasis listrik dalam kegiatan budidaya, Selasa (23/6/2026). Salah seorang […]

expand_less