Gelar Workshop Strategis, Ketua TP PKK Manggarai Ajak Pengurus Kecamatan Jadi Pemimpin Berhati dan Tangguh
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 68
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua TP PKK Kab. Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, saat beri materi pada kegiatan Workshop pengelolaan program organisasi PKK.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.Com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan program dan kesekretariatan untuk seluruh pengurus kecamatan se-Kabupaten Manggarai.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop ini mengusung tema “Bersama dalam Visi, Bergerak dalam Aksi dan Kolaborasi Menguatkan, PKK Manggarai Maju”, bertempat di Aula Santu Aloisius Efata Ruteng, Jumat (10/7/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, Wakil Ketua TP PKK, Apolonia Ijuk, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai, Tarsi Asong, serta seluruh pengurus TP PKK dari 12 kecamatan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Kabupaten Manggarai, Tarsi Asong, menegaskan bahwa gerakan PKK memiliki landasan hukum yang kuat. Oleh karena itu, PKK didorong menjadi garda terdepan dalam mendukung realisasi program pemerintah daerah lewat implementasi 10 Program Pokok PKK.
“PKK kecamatan merupakan perpanjangan tangan pemerintah kabupaten. Peran PKK saat ini sangat strategis, termasuk kemampuannya dalam membangun kemitraan untuk mendatangkan anggaran pemberdayaan dari luar APMD,” ujar Tarsi.
Ia juga berpesan agar para pengurus mampu membagi waktu dengan bijak antara tugas organisasi dan tanggung jawab domestik lainnya.
“Jika diatur dengan baik, semua tugas akan berjalan beriringan. Melalui workshop ini, saya berharap kapasitas pengurus semakin meningkat untuk menjalankan tugas ke depan,” tambahnya.
Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, menyoroti tantangan ekonomi global saat ini. Di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok, ia meminta seluruh ketua dan wakil ketua TP PKK kecamatan untuk cerdas dan cermat dalam mengelola keuangan keluarga maupun organisasi.
Meldyanti juga memotivasi para kader dengan menyebut bahwa fokus dunia pemberdayaan saat ini sangat berpihak kepada kaum perempuan, kerena perempuan saat ini adalah penggerak baik itu di tempat kerja maupun di rumah.
Menurutnya, perempuan adalah pilar generasi penerus yang hebat, terbukti dari banyaknya prestasi perempuan di berbagai lembaga pendidikan dan peran sentral mereka di dalam rumah tangga.
“Kita wajib mengingatkan anak-anak perempuan kita bahwa mereka adalah penyambung dari segala situasi dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan harus tangguh, dimana ada perempuan semuanya pasti sejuk,” tegas Meldyanti.
Lebih lanjut, Meldyanti mengingatkan para pengurus kecamatan bahwa keberadaan PKK adalah untuk menyokong tugas suami sebagai kepala wilayah.
Sebagai pemimpin di tingkat kecamatan, istri camat dan sekcam dituntut peka serta wajib memahami kondisi riil masyarakat demi merumuskan solusi yang tepat.
“Sebagai pemimpin, kita dituntut hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Pemimpin yang memimpin dengan hati harus memiliki visi-misi yang membangun serta mampu mengontrol diri melalui organisasi yang sehat dengan lebih banyak mendengar anggota,” tuturnya.
Meldyanti menekankan pentingnya membangun tim kerja yang solid dan kolaboratif untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Seorang pemimpin dituntut adaptif dan memiliki keseimbangan karakter kepemimpinan baik sifat koleris, sanguinis, melankolis, maupun plegmatis, agar mampu memetakan potensi diri dan membangun komunikasi antar-pribadi yang efektif,” pungkasnya.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar