Breaking News
light_mode
Trending Tags

Panggung Milik Mereka! 50 Siswa SD ‘Sihir’ Penonton di Lomba Bertutur Manggarai

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Suasana hangat dan penuh semangat terasa dalam Lomba Bertutur Anak SD tingkat Kabupaten Manggarai yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Kegiatan yang berlangsung pada 28 Maret 2026 di Aula Kantor Bupati Manggarai ini dihadiri ratusan penonton yang antusias menyaksikan penampilan para peserta.

Sebanyak 50 siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Manggarai ambil bagian dalam lomba ini. Dari jumlah tersebut, 25 peserta terbaik tampil di babak final, membawakan cerita dengan gaya dan karakter masing-masing yang memikat perhatian juri maupun penonton.

Sejak awal hingga akhir, suasana lomba terasa ramah anak. Penyelenggaraan yang tertata, pelayanan yang baik, serta dukungan penonton yang hangat membuat anak-anak tampil lebih lepas dan percaya diri. Panggung tidak lagi terasa menegangkan, melainkan menjadi ruang yang menyenangkan untuk berekspresi.

Di atas panggung, para peserta tidak hanya mengandalkan hafalan. Mereka mampu menghidupkan cerita melalui ekspresi, intonasi, dan penghayatan yang kuat. Cerita-cerita yang dibawakan pun sarat nilai budaya, sekaligus menjadi cara sederhana namun bermakna dalam merawat warisan lokal Manggarai.

Juri Marselus Ungkang menilai bahwa bertutur adalah keterampilan yang menyeluruh.

“Anak-anak tidak cukup hanya bisa membaca. Mereka perlu memahami isi cerita, lalu menyampaikannya kembali dengan cara mereka sendiri. Ditambah lagi dengan kemampuan mengolah suara, ekspresi, hingga keberanian menguasai panggung,” ujarnya.

Sementara itu, Jefrin Haryanto melihat lomba ini dari sisi perkembangan psikologis anak. Menurutnya, pengalaman tampil seperti ini sangat penting dalam membangun rasa percaya diri.

“Anak-anak belajar berani tampil, mengelola rasa gugup, dan percaya pada kemampuan diri mereka. Ini proses tumbuh yang sangat penting,” katanya.

Juri Reta Janu menambahkan, kebebasan berekspresi menjadi kunci dalam bertutur. Ia mendorong peserta untuk tidak terlalu terikat pada teks.

“Kalau anak sudah bisa lepas dari hafalan, cerita itu akan terasa lebih hidup dan jujur. Di situlah panggung benar-benar menjadi milik mereka,” tuturnya.

Bunda Literasi Manggarai, Meldyanti Hagur, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia melihat bertutur sebagai bagian penting dari proses pembentukan karakter anak.

“Lewat bertutur, anak-anak belajar memahami, merasakan, dan menyampaikan kembali dengan cara yang bermakna. Ini bukan sekadar lomba, tetapi proses membangun generasi yang berpikir dan berempati,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang konsisten menghadirkan ruang literasi yang hidup bagi anak-anak di Manggarai.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manggarai, Aldi Tjangkung, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya literasi sekaligus menjaga kearifan lokal.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya gemar membaca, tetapi juga bangga dengan cerita-cerita daerahnya sendiri,” ujarnya.

Dengan suasana yang hangat dan dukungan yang terus tumbuh, lomba ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan seni pertunjukan Manggarai berada di jalur yang cerah. Dari panggung kecil seperti ini, harapan besar untuk budaya daerah terus tumbuh dan berkembang.

Ada pun data peserta lomba yang merai juara adalah:

1. LOISA BANERA DAKUL dengan jumlah nilai 684 dari SDK Ruteng VI

2. Maria Givano Nangkur dengan jumlah nilai 682 dari SDK Ruteng III

3. Yohanes De Losta Cazerafim dengan jumlah nilai 681 dari SDI Purang

4. Paulus Putra Miki dengan jumlah nilai 665 dari SLB Karya Murni

5. Aurelia S. P. Heri jumlah nilai 640 dari SDK Cewonikit

6. Epifanius Neralino Daba jumlah nilai 638 dari SDN Tadu Kembo

 

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjang Medan Sulit dan Cuaca Ekstrem, Anggota Brimob NTT Bangun Jembatan Darurat di Macang Tanggar

    Terjang Medan Sulit dan Cuaca Ekstrem, Anggota Brimob NTT Bangun Jembatan Darurat di Macang Tanggar

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 63
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, pijarflores.com/ – Satuan Brimob Polda NTT Batalyon B Pelopor menunjukkan dedikasinya dalam membantu masyarakat melalui aksi nyata pembangunan jembatan, yang selama ini sering dikeluhkan warga setempat karena tidak diperbaiki. Di bawah pimpinan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor, AKP Agus Silvester, sebanyak 35 personel gabungan diterjunkan untuk membangun jembatan sementara di Dusun Nanganae, […]

  • Perkuat Gizi Pelajar, SPPG Mawar Kencana Abadi Resmi Diluncurkan di SMAN 2 Purang

    Perkuat Gizi Pelajar, SPPG Mawar Kencana Abadi Resmi Diluncurkan di SMAN 2 Purang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor kesehatan dan pendidikan kembali dilakukan di Kabupaten Manggarai. Pada Jumat pagi (13/03/2026), Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Mawar Kencana Abadi secara resmi diluncurkan di SMAN 2 Purang, Kecamatan Ruteng. Peluncuran ini menandai babak baru dalam pemenuhan nutrisi bagi generasi muda, khususnya pelajar […]

  • Hijaukan Pesisir Lombok Timur, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Mangrove

    Hijaukan Pesisir Lombok Timur, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Mangrove

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 80
    • 0Komentar

    LOMBOK TIMUR, PIJARFLORES – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PLN Group NTB melaksanakan aksi penanaman 5.000 bibit mangrove dan 300 tanaman pesisir lainnya, yang terdiri dari 100 bibit ketapang, 100 bibit palem putri, dan 100 bibit cemara, di Desa Jerowaru […]

  • Langkah Nyata PLN UIP Nusra: Tanam 3.000 Mangrove untuk Hidupkan Ekowisata Padak Guar

    Langkah Nyata PLN UIP Nusra: Tanam 3.000 Mangrove untuk Hidupkan Ekowisata Padak Guar

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menanam 3.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penanaman tersebut menjadi bagian dari total 5.000 bibit mangrove yang direncanakan dalam upaya rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus mendorong kembali pengembangan potensi ekowisata mangrove di […]

  • Terima 29 Mahasiswa KKN UGM, Wabup Manggarai Harapkan Perubahan di Satarmese Barat

    Terima 29 Mahasiswa KKN UGM, Wabup Manggarai Harapkan Perubahan di Satarmese Barat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Riky
    • visibility 156
    • 0Komentar

    RUTENG, Pijarflores.com – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menerima audiensi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Manggarai. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang VIP Nuca Lale, Kantor Bupati Manggarai, Senin pagi (22/6/2026). Saat menerima rombongan, Wakil Bupati didampingi oleh Penjabat (Pj.) Sekda Manggarai, Kepala Kantor Cabang BRI […]

  • Terima Bantuan Gempa Rp150 Juta, Ibunda Guru Manggarai Meldyanti Nabit: Guru-Guru Kami Tidak Sendiri

    Terima Bantuan Gempa Rp150 Juta, Ibunda Guru Manggarai Meldyanti Nabit: Guru-Guru Kami Tidak Sendiri

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan bantuan dana sebesar Rp150 juta untuk guru-guru yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Provinsi NTT, Dr. Samuel Hani, SH, MH, dan diterima oleh Ibunda Guru PGRI Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur […]

expand_less