Bupati Hery Nabit: Solidaritas Bencana adalah Wujud Nyata Pengamalan Pancasila di Manggarai
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Manggarai Hery Nabit, saat memberikan sambutan di aula Asumta Katedral Ruteng.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUTENG, PIJARFLORES.COM – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit mengatakan satu wujud paling relevan dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah solidaritas nyata terhadap sesama, terutama dalam menghadapi bencana yang melanda Kabupaten Manggarai beberapa waktu terakhir.
Hal tersebut disampaikan Bupati Hery saat menghadiri kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila bersama masyarakat yang diselenggarakan di Aula Asumpta Katedral Ruteng, Jumat (23/10/2026).
Menurut Bupati Hery, nilai solidaritas dan kebersamaan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Situasi sulit ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian, semangat gotong royong, dan persaudaraan.
Terkait penanganan dampak bencana, Bupati Hery menjelaskan bahwa rumah-rumah warga yang terdampak dikelompokkan berdasarkan tingkat kerusakannya.
Ia menegaskan bahwa penilaian dan pengelompokan tersebut dilakukan sepenuhnya oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bukan oleh Bupati maupun pemerintah daerah, agar penanganan serta penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, Kabupaten Manggarai masih berada dalam masa transisi dari keadaan darurat menuju pemulihan. Mengingat kondisi darurat yang belum sepenuhnya berakhir, Bupati Hery mengimbau warga untuk menahan diri.
“Oleh karena itu, saya meminta agar kegiatan-kegiatan yang bersifat pesta atau perayaan dilaksanakan secara sederhana. Kita perlu menunjukkan solidaritas dan kepekaan terhadap saudara-saudara kita yang masih terdampak bencana,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Hery menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan dan Andreas Hugo Pareira selaku Anggota Komisi XIII DPR RI atas terselenggaranya kegiatan penguatan relawan ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman nilai Pancasila sekaligus mendorong penerapannya di tengah situasi sulit.
Menutup sambutannya, Bupati Hery mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat adat Manggarai, untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila sejalan dengan pelestarian budaya lokal.
“Mari kita jaga nilai-nilai Pancasila seperti halnya kita menjaga nilai-nilai budaya Manggarai. Dengan menjaga nilai-nilai budaya Manggarai, kita juga sedang menjaga nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkasnya.

Andreas Hugo Pareira saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, yang turut hadir dalam acara tersebut mengakui bahwa situasi gempa bumi dalam dua bulan terakhir sangat tidak mudah bagi masyarakat.
Ia menyebut Manggarai sebagai salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah akibat rentetan gempa tersebut.
Andreas juga menggarisbawahi pentingnya ideologi negara yang mengikat seluruh masyarakat, sebagaimana adat istiadat mengikat persaudaraan di daerah.
Ia pun mengingatkan kembali sejarah erat antara Bung Karno, Flores, dan Pancasila, di mana Bung Karno mendapatkan inspirasi mendalam saat menjalani masa pembuangan di Kabupaten Ende, Flores.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar