Rakerda Pokja Bunda PAUD Manggarai 2026 Tetapkan Arah Penguatan PAUD Model Menuju Layanan Berkualitas hingga 2029
- account_circle Andyk
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bunda PAUD Kab. Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina Nabit.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Bunda PAUD Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina, menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Manggarai Tahun 2026 yang berlangsung di Aula PKK Kabupaten Manggarai, Sabtu (25/7/2026).
Rakerda tersebut menjadi forum strategis bagi Pokja Bunda PAUD dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyatukan langkah untuk mempercepat pengembangan PAUD Model berbasis layanan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI). Berbagai target penguatan layanan PAUD hingga tahun 2029 dibahas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Manggarai.
Dalam arahannya, Meldyanti Hagur Marcelina menegaskan bahwa pengembangan PAUD tidak hanya berorientasi pada perluasan akses pendidikan, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh layanan yang menyeluruh, meliputi pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan.
Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah penyelenggaraan PAUD yang tidak lagi memanfaatkan rumah pribadi sebagai tempat belajar. Menurutnya, keberadaan gedung PAUD yang representatif akan memudahkan koordinasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus mendukung penerapan layanan PAUD Holistik Integratif secara optimal.
“PAUD harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan benar-benar dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, kita mendorong agar penyelenggaraan PAUD memiliki sarana yang layak sehingga pelayanan kepada anak dapat berjalan secara optimal,” ujar Meldyanti.
Selain sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Ia menegaskan bahwa guru PAUD merupakan ujung tombak dalam memberikan layanan kepada anak usia dini, sehingga peningkatan kompetensi, kapasitas, dan kesejahteraan guru harus terus menjadi prioritas bersama.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik, Bunda PAUD Kabupaten Manggarai menginstruksikan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga untuk memberikan penghargaan kepada guru PAUD berprestasi pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Dalam aspek pembinaan, Meldyanti juga mendorong penambahan jumlah pengawas PAUD. Saat ini Kabupaten Manggarai hanya memiliki dua orang pengawas yang sebagian besar membina PAUD negeri, sehingga pendampingan terhadap satuan PAUD swasta belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Pengawasan yang baik akan membantu meningkatkan mutu layanan PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai. Kita ingin semua satuan PAUD memperoleh pendampingan yang sama,” tegasnya.
Penguatan layanan PAUD Holistik Integratif juga mencakup pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi setiap anak usia dini. Untuk itu, Bunda PAUD Kabupaten Manggarai meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memastikan seluruh anak memiliki Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan Kartu Identitas Anak (KIA) agar memperoleh akses terhadap berbagai layanan dasar secara optimal.
Meldyanti Hagur Marcelina turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini menjadi sponsor dan mitra pengembangan PAUD Model di Kabupaten Manggarai. Dukungan pemerintah desa, dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta berbagai mitra pembangunan dinilai menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas.
Melalui pengembangan PAUD Model, Bunda PAUD Kabupaten Manggarai menargetkan hadirnya satuan PAUD percontohan di setiap kecamatan dengan tata kelola yang baik, pembelajaran berkualitas melalui pendekatan Deep Learning Through Play, keterlibatan aktif keluarga, layanan kesehatan dan perlindungan anak yang terintegrasi, serta lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.
Target yang ingin dicapai pada akhir tahun 2029 meliputi terwujudnya PAUD Model yang mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas, terpenuhinya identitas hukum seluruh anak melalui Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), meningkatnya keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak, serta terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menutup arahannya, Meldyanti Hagur Marcelina menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang unggul.
“PAUD Model diharapkan menjadi pusat layanan tumbuh kembang anak usia dini yang mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terintegrasi. Dengan semangat kolaborasi, kita ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Manggarai memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal sebagai fondasi menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” tutupnya.
- Penulis: Andyk
- Editor: Riky Huwa

Saat ini belum ada komentar