Pemberdayaan Warga Lokal, Progres Revitalisasi SMPN 2 Satar Mese Utara Capai 50 Persen
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Revitalisasi di SMPN 2 Satar Mese Utara, telah mencapai 50%.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – SMPN 2 Satar Mese Utara, di Kabupaten Manggarai, mendapatkan program Revitalisasi dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan anggaran sebesar Rp1.111.677.000,00.
Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tersebut kini mulai direalisasikan.
Berbagai item pekerjaan fisik mulai berjalan di lingkungan sekolah yang berlokasi di Desa Nao, Kecamatan Satar Mese Utara tersebut.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi para siswa.
Pekerjaan fisik ini dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang telah dibentuk.
Sistem anggaran menggunakan mekanisme transfer langsung ke rekening sekolah, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat guna menjamin transparansi.
Kepala SMPN 2 Satar Mese Utara, Berthilde Jagu, mengungkapkan bahwa setelah berjalan kurang lebih satu bulan sejak dimulai pada 22 Juni 2026, progres pembangunan kini telah mencapai sekitar 50 persen. Target penyelesaian proyek ini adalah 120 hari kalender.
“Memang selama ini sebagian bangunan di sekolah kami mengalami kerusakan dan tak layak dipakai. Atap ruangan bocor, lantai rapuh, serta struktur kayu yang mulai lapuk membuat aktivitas belajar mengajar sebelumnya berlangsung dengan rasa khawatir. Tapi puji Tuhan, harapan kami saat ini sudah tercapai,” ujar Berthilde, Sabtu (2/8/2026).
Berthilde menyampaikan, dana sebesar Rp1,1 miliar tersebut mencakup renovasi tujuh ruangan kelas, satu ruang administrasi, ruang perpustakaan, ruang ibadah, serta fasilitas toilet sekolah.
“Pekerjaan sudah mulai bulan Juni kemarin, hingga saat ini sudah ada beberapa gedung yang memasuki tahap penyelesaian (finishing). Secara keseluruhan, progresnya sudah mencapai 50 persen,” tambahnya.
Sejauh ini, pelaksanaan proyek di lapangan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pasokan material bangunan yang dipakai selalu tersedia dan tepat waktu di lokasi proyek.
Hal yang menarik, seluruh pengerjaan melibatkan unsur komite dan warga sekitar sekolah, tentunya warga lokal yang memiliki keahlian di bidang konstruksi. Langkah ini diambil sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar desa.
“Tenaga kerja kami prioritaskan kepada warga desa lokal. Kami tidak mengambil pekerja dari luar karena tujuannya adalah untuk memberdayakan masyarakat sekitar,” tegas Berthilde.

Tampak SMPN 2 Satar Mese Utara dari jalan utama Pela-Dintor.
Program ini merupakan bantuan revitalisasi pertama yang diterima oleh SMPN 2 Satar Mese Utara sejak sekolah tersebut berdiri. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat atas perhatian besar ini, tentunya juga kepada pemerintah kabupaten Manggarai, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga kabupaten Manggarai.
Kendati demikian, pihak sekolah tetap berharap pemerintah dapat kembali memberikan dukungan serupa pada tahun-tahun mendatang. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa fasilitas penunjang lain di sekolah yang belum tersentuh program rehabilitasi dan membutuhkan perbaikan.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar