Sentuhan Kasih Pascagempa M 7,7: Meldyanti Hagur Salurkan Bantuan Paket Komplet di 10 Titik Kecamatan Reok
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 153
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembagian sembako di Kampung Gincu Timur, Desa Robek, Kec. Reok.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, kembali bergerak cepat menunjukkan kepedulian nyatanya kepada warga terdampak gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7.
Didampingi pengurus PKK Kabupaten Manggarai, istri Bupati Manggarai ini menyisir 10 titik lokasi pengungsian di wilayah Kecamatan Reok pada Sabtu (12/9/2026) untuk menyalurkan berbagai paket bantuan logistik kemanusiaan hasil kolaborasi Pemkab Manggarai dan para donatur.
Senyum Anak-Anak di Tengah Trauma Bencana
Kehadiran rombongan TP PKK Kabupaten Manggarai, bersama Camat Reok Rita Udin, Kabag Tapem Setda Manggarai Dami Arjo, perangka Desa Robek, dan Kelurahan Wangkung, serta personil dari Satuan Pol PP Kabupaten Manggarai.
Tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan keceriaan bagi anak-anak korban gempa melalui trauma healing. Ibu-ibu PKK tampak aktif menghibur anak-anak pengungsi guna memulihkan psikologis mereka pascabencana.
Rasa bahagia terpancar dari wajah Andini (11), siswi kelas V SDK Robek di Kampung Gincu.
“Kami senang sekali hari ini mendapat kunjungan Ibu Bupati Manggarai. Terima kasih juga atas hadiah dari Ibu Bupati ke kami hari ini,” ungkap Andini dengan ceria.
Di sisi lain, kisah haru dan ketakutan mendalam juga diceritakan oleh Eren (10) dan Yordan (9). Mereka mengenang detik-detik mencekam saat gempa mengguncang daerah mereka pada pertengahan Agustus lalu.
“Saat terjadi gempa kami sangat takut. Kami dengar bunyi suara dari bukit yang ada longsor. Jalan ke sekolah kami juga longsor, jadi selama ini hanya lewat jalan setapak yang bisa dilalui manusia. Sekarang kami sekolah pakai jadwal bergantian,” tutur Eren.
Ketakutan akan ancaman tsunami juga sempat memaksa warga dan anak-anak seperti Afril, Kurni, Opik, Mesil, Kalista, dan Fibrin (8) mengungsi ke area hutan dan pegunungan selama lebih dari satu minggu.

Pembagian bantuan kepada anak-anak dan remaja di Halaman Gereja Robek.
Sebaran 10 Titik Penyaluran Bantuan di Kecamatan Reok
Bantuan komplet disalurkan secara langsung dari rumah ke rumah maupun melalui posko darurat di wilayah-wilayah berikut:
1. Kampung Golo Sambi, Desa Robek
2. Kampung Bidara, Desa Robek
3. Kampung Gincu Timur, Desa Robek
4. Kampung Gincu Barat, Desa Robek
5. Kampung Watu Tukur, Desa Robek Barat
6. Halaman Gereja Robek, Desa Robek
7. Kampung Mondo, Desa Robek
8. Kampung Motor Pecah, Kelurahan Wangkung
9. Kampung Wae Manis, Kelurahan Wangkung
10. Asrama Putri Pastoran Paroki Reok, Kecamatan Reok

Pembagian paket sembako di kampung Watu Tukur, Desa Robek.
Untuk memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, bantuan yang dibawa dibagi menjadi beberapa kategori bersumber dari Posko Utama Kabupaten Manggarai dan para donatur:
• Kebutuhan Pokok & Pengungsian: Sembako, terpal, tenda keluarga, matras, paket komplit bayi, dan selimut (Posko Bencana Kabupaten).
• Paket Khusus Remaja: Didukung oleh Torajamelo.Paket Anak-Anak: Didukung oleh Om Strom dan Tanta Veronika.
• Paket Lansia: Gabungan dari Posko Bencana Kabupaten dan Donatur.
• Beras Khusus: Untuk Kampung Wae Manis dan Motor Pecah didukung oleh Nirwana Pasar Raya Ruteng.

Pembagian paket lansia di kampung Wae Manis, Kelurahan Wangkung, Kec. Reok.
Pesan Bupati Melalui Ketua TP PKK: Tetap Sabar, Berdoa, dan Siapkan Hunian SementaraDi hadapan warga Desa Robek, Meldyanti Hagur menyampaikan pesan khusus dari Bupati Manggarai terkait penanganan pascagempa, terutama karena wilayah Desa Robek yang berada di dekat garis pantai.
Pembangunan Hunian Sementara: Warga yang rumahnya mengalami kerusakan fondasi atau rusak parah diimbau segera membangun pondok/hunian sementara. Hal ini penting mengingat musim penghujan akan segera tiba.
Wajib Lapor Data: Setiap warga yang membangun hunian sementara diminta segera melapor ke Kepala Dusun atau Pemerintah Desa agar pendataan terstruktur dengan baik.
Meldyanti meminta warga untuk bersabar dan tidak emosional, serta mendukung penuh kerja perangkat desa yang sedang berjuang melakukan validasi data untuk diteruskan ke tingkat kecamatan dan kabupaten.
Mengingat letak geografis Desa Robek dekat dengan laut, warga diminta untuk selalu waspada dan mengantisipasi segala hal berkaitan dengan potensi gempa susulan.
Penyaluran bantuan ini mendatangkan rasa syukur yang mendalam di tengah keterbatasan pengungsi. Warga bernama Lindawati menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah yang dinilai luar biasa.
Kebahagiaan serupa disampaikan Stef Jehaun dari Kampung Gincu yang bersyukur bisa mendapatkan tenda untuk menampung keluarganya.
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak gereja dan asrama. Romo Gebi, Pastor Paroki Robek, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Manggarai beserta jajarannya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajukan permohonan tambahan tenda darurat ukuran besar untuk digunakan sebagai tempat perayaan misa sementara bagi umat Paroki Robek karena gedung gereja mengalami kerusakan parah.
Ucapan terima kasih senada turut disampaikan oleh Avi Ningging, Ketua Asrama Pastoran Reok.

Penyaluran bantuan di Asrama Putri Pastoran Paroki Reok.
Sementara itu, kebutuhan pos pelayanan kesehatan keliling (kesling) menjadi aspirasi mendesak yang disampaikan oleh Donatus Johan, warga Kampung Bidara, yang saat ini mengalami bengkak pada kaki kirinya akibat tertimpa runtuhan material rumah saat gempa terjadi. (PF)
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar