Peduli Kelompok Rentan, Ketua TP PKK Manggarai Salurkan Bantuan Terpal dan Selimut Pasca-Gempa
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 78
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kelompok lansia di kampung Ngawe, kelurahan Pau, kecamatan Langke Rembong.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, kembali bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan. Kali ini, aksi peduli kasih menyasar Kelurahan Lawir dan Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, pada Selasa (29/9/2026) sore.
Saat menyambangi para lanjut usia (lansia) di Kampung Ngawe, Kelurahan Pau, kehadiran Meldyanti disambut hangat penuh kekeluargaan. Ia memeluk dan menyapa warga satu per satu untuk memberikan penguatan moril di tengah situasi sulit.
Lindungi Warga dari Cuaca Dingin di Tenda Pengungsian
Dalam kunjungannya, Meldyanti memahami betul kondisi psikologis warga yang sudah satu bulan lebih bertahan di luar rumah akibat trauma gempa. Oleh karena itu, bantuan terpal menjadi salah satu prioritas utama yang disalurkan.
“Terpal ini banyak manfaatnya, lebih khusus untuk melindungi dari cuaca dingin dan hujan yang sudah mulai turun, sehingga terpal bisa ditambahkan pada dinding pada hunian sementara. Selain itu terpal juga bisa digunakan untuk alas di dalam tenda, Saat ini masyarakat hampir semuanya trauma,” ujar Meldyanti.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada selama menjalani masa transisi. Pemerintah Kabupaten Manggarai sendiri telah menetapkan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 90 hari, terhitung mulai 29 September 2026, menyusul berakhirnya masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi (15 Agustus–28 September 2026).
Dampak psikologis gempa bermagnitudo 7,7 rupanya masih membayangi warga. Warga RT 06 Lawir, Yohanes A. Novie, mengaku dirinya bersama keluarga hingga kini masih memilih tidur di posko darurat karena takut akan adanya gempa susulan.
Hal senada diungkapkan oleh Theresia Nahis, seorang lansia di Kampung Ngawe. Ia menceritakan bahwa tenda darurat menjadi pilihan paling aman untuk beristirahat pada malam hari.
Theresia bersama warga lainnya, seperti Aleksius Hambur dan Sebas Stat, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan logistik yang dibawa oleh Ketua TP PKK. “Terima kasih untuk Bapak Bupati Manggarai Hery Nabit dan Ibu,” ungkapnya.
Ketua RT 06 Lawir, Ardi Lurum, turut menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah-tengah warga adalah bukti nyata bahwa masyarakat tidak berjalan sendirian menghadapi bencana.

Mama-mama di RT 06 Lawir, kel. Lawir, kec. Langke Rembong.
“Jangan melihat besar kecilnya yang kita terima, tetapi mari kita syukuri. Ini merupakan bentuk perhatian nyata dan niat baik dari Bapak Bupati dan Ibu Bupati kepada kita,” kata Ardi.
Sinergi Bantuan untuk Manggarai
Logistik yang disalurkan dalam aksi peduli kasih ini bersumber dari Posko BPBD Kabupaten Manggarai, yang meliputi sembako, terpal, dan selimut. Sementara itu, paket rendang siap saji yang turut dibagikan merupakan bantuan solidaritas dari Pemerintah dan warga Kota Padang untuk meringankan beban masyarakat Flores.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar