Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Hery Nabit Titip Pesan Penting: Guru di Manggarai Diminta Jaga Kehormatan Anak Perempuan

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUTENG, PIJARFLORES – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, menitip pesan penting kepada para guru di wilayahnya untuk memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak perempuan di sekolah. Pesan utamanya: jagalah kehormatan mereka.

“Didiklah mereka menjadi manusia yang cerdas dan berwibawa. Tapi yang paling penting, jagalah kehormatan dari anak-anak perempuan di sekolah,” pesan Bupati Nabit saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-31, Selasa (25/11/2025).

Upacara yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tersebut berlangsung di Lapangan Natas Labar Motang Rua, Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong.

Acara ini dihadiri oleh Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, organisasi wanita, serta para guru dan pelajar.

Bupati Nabit melanjutkan, banyak peristiwa belakangan ini yang menunjukkan bahwa rumah tidak lagi selalu menjadi tempat yang aman.

Oleh karena itu, ia meyakini para ibu guru dapat melihat potensi ancaman yang tersembunyi dan memberikan perlindungan.

Ia menekankan bahwa anak-anak perempuan adalah bagian dari generasi penerus bangsa Indonesia.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi pendidikan tidak boleh menggeser peran manusia sebagai pendidik utama. Membentuk karakter manusia hanya bisa dilakukan oleh manusia. Ia berpesan agar digitalisasi tidak menjadi tujuan akhir.

“Peralatan yang makin canggih dan metode yang makin kompleks hanyalah alat bantu. Jangan sampai digitalisasi menjadi tujuan. Yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkannya untuk memanusiakan anak-anak,” ujar Bupati Nabit.

Ia menyampaikan, guru saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari tekanan sosial dan ekonomi, tuntutan masyarakat, hingga permasalahan moral dan budaya.

Guru juga berhadapan dengan berbagai persoalan murid seperti kecanduan gawai, judi online, kesulitan ekonomi, dan masalah keluarga.

Terkait perlindungan hukum bagi guru, kata Bupati Nabit, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kepolisian Republik Indonesia (RI).

MoU ini terkait penyelesaian kasus yang melibatkan guru melalui jalur damai atau restorative justice.

“Atas nama Pemda Manggarai, saya mengucapkan apresiasi bagi seluruh tenaga pendidik di Manggarai. Terima kasih atas dharma bakti yang tidak ternilai. Di tangan para guru, masa depan bangsa ditentukan. Selamat Hari Guru 2025. Guru Hebat, Indonesia Kuat,” pungkasnya.

(Tim)

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Ruteng Beri Penghargaan Agen Be Ju Bisa di Reo dan Kajong

    Bank NTT Ruteng Beri Penghargaan Agen Be Ju Bisa di Reo dan Kajong

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com/ – Bank NTT Cabang Ruteng menggelar Customer Gathering khusus bagi Agen Be Ju Bisa di wilayah Kantor Cabang Pembantu (Capem) Reo dan Kantor Fungsional (KF) Kajong, Kamis (16/4/2026). Acara ini diisi dengan pemberian penghargaan kepada para agen sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperluas layanan perbankan di pelosok Kabupaten Manggarai. Pimpinan Cabang […]

  • Resmikan Rumah Adat Gonggor, PLN Perkuat Sinergi Budaya dan Energi Bersama Masyarakat

    Resmikan Rumah Adat Gonggor, PLN Perkuat Sinergi Budaya dan Energi Bersama Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghadiri prosesi adat Roko Molas Poco sebagai bagian dari rangkaian peresmian Rumah Adat Gonggor yang dibangun melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UIP Nusra di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, […]

  • Jaga Marwah Institusi, Kapolres Manggarai Timur Sebut Pecat Anggota yang Melanggar

    Jaga Marwah Institusi, Kapolres Manggarai Timur Sebut Pecat Anggota yang Melanggar

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BORONG, pijarflores.com/ – Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Komitmen ini disampaikan guna menjaga marwah institusi Polri agar tetap menjadi teladan di tengah masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan AKBP Haryanto saat memimpin apel jam pimpinan di lapangan Mapolres Manggarai Timur, Kamis (30/4/2026). […]

  • Jalur Trekking Tertutup Longsor, Dinas Pariwisata Manggarai Tutup Sementara Akses Wae Rebo

    Jalur Trekking Tertutup Longsor, Dinas Pariwisata Manggarai Tutup Sementara Akses Wae Rebo

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Aktivitas wisata menuju Kampung Adat Wae Rebo resmi dihentikan sementara waktu. Keputusan ini diambil menyusul cuaca buruk dan hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai selama sepekan terakhir. Tingginya curah hujan di kawasan pegunungan memicu tanah longsor yang menutup total jalur trekking menuju destinasi wisata budaya tersebut. Material berupa tanah dan […]

  • Mengangkat Ekonomi Desa Wewo, PLN Hadirkan Rumah Produksi Temu Lawak

    Mengangkat Ekonomi Desa Wewo, PLN Hadirkan Rumah Produksi Temu Lawak

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MANGGARAI, PIJARFLORES – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan rumah produksi temu lawak bagi Kelompok Wela Sita Werek. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi herbal lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, Desa Wewo, […]

  • MEMILIH MEJA PERUNDINGAN ATAU MENU

    MEMILIH MEJA PERUNDINGAN ATAU MENU

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur Pijarflores – Jika ada sengketa tanah di antara warga masyarakat, hendaknya diselesaikan melalui dialog atau bipartit. Jangan cepat-cepat menyerahkan sengketa itu kepada aparat penegak hukum (polisi, jaksa, hakim). Sebab, dengan demikian Anda menyerahkan kendali untuk menyelesaikan masalah itu kepada pihak lain. Kaum bijak biasanya menasehati: “Jika kamu tidak duduk di meja perundingan […]

expand_less