Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sasar Sektor Unggulan, Bupati Hery Pantau Persemaian 1,1 Juta Anakan Kopi di Satar Mese

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUTENG, pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus memperkuat sektor pertanian dengan menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan daerah. Keseriusan ini diwujudkan melalui rencana pendistribusian 1,1 juta anakan kopi yang dijadwalkan berlangsung antara September hingga Oktober tahun ini, (9/5/2026).

Bupati Manggarai, Hery Nabit, saat meninjau lokasi persemaian kopi di Desa Paka, Kecamatan Satar Mese mengatakan pengembangan sektor kopi adalah langkah strategis mengingat kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sangat dominan.

Berdasarkan data tahun 2025, ekonomi Kabupaten Manggarai tumbuh sebesar 5,09%, sebuah tren positif jika dibandingkan tahun 2020 yang hanya 0,89%.

Dari angka tersebut, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang porsi terbesar yakni 21,16%, disusul sektor Konstruksi (13,09%), Perdagangan (11,26%), serta Informasi dan Komunikasi (10,21%).

“Pertumbuhan ini mencerminkan sinergi lintas sektor. Kita memiliki banyak lahan potensial yang masih kosong. Istilahnya bukan lahan tidur, tapi mungkin kita yang selama ini kurang optimal memanfaatkannya. Inilah saatnya kita bergerak bersama petani,” kata Bupati Hery, Rabu (8/4/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur, menjelaskan bahwa pertanian tetap menjadi motor penggerak ekonomi utama di Manggarai.

Bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, pemerintah kini tengah melakukan persemaian benih kopi pilihan yang dinilai cocok dengan iklim setempat.

“Ada dua jenis kopi dengan empat varietas terbaik yang disemai, yaitu Arabika varietas Gayo dan Komasti, serta Robusta varietas Hibiro 1 dan Hibiro 2. Fokus pengembangan di Manggarai adalah Arabika Gayo dan Komasti,” ujar Ferdinandus.

Ferdinandus menambahkan, bibit tersebut akan dibagikan kepada Calon Petani Calon Lahan (CPCL) setelah masa persemaian mencapai 7-8 bulan atau saat tinggi tanaman telah mencapai minimal 20 cm di atas polybag (koker).

“Saat ini sudah ada 1.000 hektare lahan CPCL yang mengajukan penawaran ke dinas. Namun, kami akan memprioritaskan CPCL berbasis kawasan untuk memudahkan pemantauan dan pendampingan, seperti di Lolang dan Jong yang luasnya mencapai 110 hektare. CPCL yang terpencar akan kami upayakan pada tahun berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Win, penanggung jawab PT Triwana Lestari Abadi selaku pihak yang menangani persemaian, merinci bahwa total bibit yang dikelola di Desa Paka mencapai 1,6 juta anakan.

Sebanyak 1,1 juta bibit Arabika dialokasikan untuk Kabupaten Manggarai, sedangkan 500.000 bibit Robusta diperuntukkan bagi Kabupaten Manggarai Barat. Proyek ini juga berdampak pada ekonomi warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.

“Kami mempekerjakan sekitar 100 warga lokal untuk pembersihan area dan pengisian koker dengan upah harian Rp90 ribu. Selain itu, masyarakat dilibatkan dalam pengadaan bambu untuk tenda persemaian seluas 2 hektare serta penyediaan pupuk kompos,” jelas Win.

Turut Hadir Penjabat Sekda, Lamber Paput, beberapa Kepala OPD, Kapolsek Satar Mese dan Danramil Satar Mese.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produk UMKM Manggarai Unjuk Gigi di Hadapan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

    Produk UMKM Manggarai Unjuk Gigi di Hadapan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai Ny. Meldyanti Hagur Marcelina-Nabit, SP., menitipkan produk kerajinan binaan Manggarai untuk diserahkan kepada para dewan juri Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026 dalam rangkaian kegiatan penilaian Anugerah Kebudayaan PWI di Jakarta. Ditemui di Plaza Dekranasna Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (10/1) Nyonya […]

  • Kebakaran Hebat di Langke Rembong Manggarai: Rumah dan Tiga Lapak Ludes Dilahap Api

    Kebakaran Hebat di Langke Rembong Manggarai: Rumah dan Tiga Lapak Ludes Dilahap Api

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Jl. Soekarno, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada Sabtu dini hari, 18 Juli 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA ini menghanguskan satu unit rumah tinggal dan tiga buah lapak usaha warga. Kronologi Kejadian Kebakaran bermula saat kondisi rumah milik Yohanes Joni Garus (50), seorang […]

  • Lewat Program Air Bersih dan Hortikultura di PLTP Ulumbu, PLN UIP Nusra Raih TOP CSR Awards 2026

    Lewat Program Air Bersih dan Hortikultura di PLTP Ulumbu, PLN UIP Nusra Raih TOP CSR Awards 2026

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tim
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Mataram, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Site Level Bintang 3 melalui program “Membangun Kemandirian dari Kawasan PLTP melalui Air Bersih dan Hortikultura Berkelanjutan”, Senin, 25 Mei 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam mengintegrasikan pembangunan […]

  • Redam Konflik Satar Mese Barat, Pemkab Manggarai Ambil Sikap

    Redam Konflik Satar Mese Barat, Pemkab Manggarai Ambil Sikap

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 21
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Pemerintah Kabupaten Manggarai menyampaikan penyesalan yang mendalam atas terjadinya tindakan kekerasan atau konflik fisik antar warga masyarakat di wilayah Kecamatan Satar Mese Barat pada hari ini, Senin, 15 Desember 2025. Peristiwa tersebut telah menimbulkan korban dan mengganggu ketenteraman serta rasa aman masyarakat. “Kami sangat menyesalkan terjadinya kekerasan ini. Pemerintah daerah sebenarnya sedang […]

  • Geothermal Itu Ramah Lingkungan, “Kesaksian Warga Ulubelu Dukung Pengembangan PLTP Mataloko”

    Geothermal Itu Ramah Lingkungan, “Kesaksian Warga Ulubelu Dukung Pengembangan PLTP Mataloko”

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Ngada, pijarflores.com/ – Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, terus berjalan dengan dukungan masyarakat setempat. Di tengah berbagai isu yang beredar, warga Desa Ulubelu menegaskan bahwa kehidupan mereka tetap harmonis dan selaras dengan alam. Emilia Wawo, warga Daratei, Desa Ulubelu, menuturkan bahwa sejak lama masyarakat telah mengenal […]

  • Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Manggarai Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Inkubasi UBSP Tahap 2

    Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Manggarai Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Inkubasi UBSP Tahap 2

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 18
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai menyelenggarakan Pelatihan Literasi Keuangan Inkubasi Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) Tahap 2, pada Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan keuangan di tingkat keluarga dan menopang keberlanjutan usaha bersama untuk 19 kelompok UBSP se-kecamatan Langke Rembong. Acara dibuka secara resmi oleh […]

expand_less