Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Manggarai Tunda Penandatanganan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., menegaskan bahwa pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu (full time) maupun paruh waktu, merupakan kebijakan nasional yang diatur secara jelas dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan persoalan tenaga honorer di seluruh Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai di Natas Labar-Motang Rua, Senin (23/2/2026), menyusul polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu.

Bupati menjelaskan bahwa sejak tahun lalu pemerintah daerah telah memproses pengangkatan PPPK paruh waktu sesuai ketentuan dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat. Penyerahan SK yang dilakukan beberapa waktu lalu merupakan hasil dari proses panjang tersebut.

“Yang menerima SK itu adalah orang-orang yang berhak. Saya ulangi, yang berhak. Kalau kemudian ada kasus khusus di mana beberapa orang ternyata tidak berhak, itu bagian dari kelemahan sistem yang harus kita perbaiki,” tegas Bupati.

Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan terdapat beberapa persoalan, seperti peserta yang tidak jujur terhadap statusnya, termasuk yang pernah terlibat sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024.

Namun menurutnya, sistem juga menyediakan mekanisme perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian data.

“Kalau ternyata tidak pantas, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri. Ini bukan kejahatan pemerintah daerah, tetapi persoalan kejujuran individu dalam proses yang berbasis aplikasi dan data dari BKN,” ujarnya.

Menanggapi tudingan bahwa proses pengangkatan PPPK mengandung unsur pelanggaran, Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan telah dilakukan sesuai petunjuk pemerintah pusat.

Sehingga, untuk menjaga kepastian hukum dan mencegah polemik berkepanjangan, ia memutuskan agar seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunda sementara penandatanganan perjanjian kerja PPPK Paruh Waktu.

“Saya minta jangan dulu proses perjanjian kerja dengan semua PPPK Paruh Waktu sampai penyelidikan terhadap hal ini selesai. Awal Maret nanti kami akan berikan petunjuk lebih lanjut, apakah bisa diproses atau tidak,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa setelah persoalan PPPK paruh waktu diselesaikan, evaluasi akan dilanjutkan terhadap PPPK Tahap I dan Tahap II. Ia menegaskan bahwa apabila pengangkatan PPPK paruh waktu harus dikembalikan ke titik nol, maka seluruh proses PPPK juga akan dikaji ulang secara menyeluruh.

“Kalau PPPK paruh waktu kita persoalkan, maka kita persoalkan semua. Supaya adil untuk semua,” katanya.

Menurut Bupati, pengangkatan PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, merupakan bagian dari cara negara memenuhi hak tenaga honorer yang telah mengabdi kepada negara selama bertahun-tahun.

“Ini bagian dari cara negara menyelesaikan persoalan tenaga honorer dan memenuhi hak mereka yang sudah memberikan tenaganya untuk negara ini, dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” tegas Bupati dua periode ini.

Ia juga menegaskan bahwa aktivitas tambahan PPPK di luar jam kerja, seperti bekerja di toko, apotek, atau menjadi agen asuransi, tidak menjadi persoalan selama tidak mengganggu tugas utama dan dilakukan di luar jam kerja. Sementara bagi petugas yang melekat pada kepala daerah dan pejabat tertentu, jam kerja mengikuti kebutuhan pimpinan.

Lebih lanjut, politis PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa penghentian sementara penandatanganan perjanjian kerja dilakukan untuk mencegah potensi persoalan hukum di kemudian hari, terutama jika gaji telah dibayarkan tetapi proses pengangkatan dinyatakan tidak sah.

“Yang kita takutkan, semua sudah bekerja, perjanjian kerja ditandatangani, gaji dibayarkan, lalu ternyata prosesnya tidak sah. Itu bisa berindikasi pada persoalan hukum, bahkan korupsi. Saya tidak mau itu terjadi,” tegasnya.

Ia memastikan keputusan lanjutan akan diambil pada awal Maret setelah seluruh proses dievaluasi. Selama Februari, PPPK dipersilakan tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu keputusan resmi pemerintah daerah.

“Saya minta semua pihak tetap fokus melaksanakan tugas masing-masing. Kita hentikan dulu polemiknya, kita lihat hasil evaluasi di awal Maret,” tutupnya.

Dengan langkah ini, dirinya berharap proses penataan PPPK dapat berjalan lebih tertib, adil, dan sesuai ketentuan hukum demi menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Manggarai.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Manggarai Ringkus Pelaku Curanmor dan Pencurian Alat Potong Besi di Wae Ri’i

    Polres Manggarai Ringkus Pelaku Curanmor dan Pencurian Alat Potong Besi di Wae Ri’i

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Manggarai kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas tindak kriminal. Pada Kamis (19/3/2026) sore, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial DJS (20) yang terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor (curanmor) dan pencurian alat potong besi. Kasat Reskrim Polres Manggarai, Donatus Share, mengungkapkan bahwa pelaku yang berdomisili di Kelurahan Wali ini […]

  • Jalur Satar Mese Barat–Lembor Terendam Banjir, Camat Imbau Warga Waspada dan Jangan Nekat Melintas

    Jalur Satar Mese Barat–Lembor Terendam Banjir, Camat Imbau Warga Waspada dan Jangan Nekat Melintas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, menyebabkan banjir meluap hingga menutupi badan jalan di beberapa desa pada Rabu (13/5/2026). Camat Satar Mese Barat, Yosef Soni, mengonfirmasi bahwa luapan banjir telah menyumbat dan merendam sedikitnya tiga titik gorong-gorong serta jembatan akibat hujan lebat yang berlangsung sejak Selasa […]

  • Desa Ling Jadi Pilot Project Program Local Sponsorship Plan Indonesia di Manggarai

    Desa Ling Jadi Pilot Project Program Local Sponsorship Plan Indonesia di Manggarai

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai menggelar Phase-in Ceremony Local Sponsorship. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kampung Wesa, Desa Ling, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (20/6/2026). Mewakili Bupati Manggarai, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kabupaten Manggarai, Marianus Yosef Jelamu, yang mewakili […]

  • Kejari Manggarai Tegaskan Tidak Pernah Beri Bocoran Kasus ke Edy Hardum

    Kejari Manggarai Tegaskan Tidak Pernah Beri Bocoran Kasus ke Edy Hardum

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai secara tegas membantah pernyataan Edy Hardum di sejumlah media massa yang mengeklaim telah mendapatkan informasi A1 dari pihak Kejari Manggarai pada berita media daring Viva NTT, 22 Mei 2026. Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Manggarai, Cakra Perwira, S.H., M.H., menyatakan bahwa informasi yang beredar […]

  • Wujud Kepedulian Spiritual, Bank NTT Ruteng Dukung Pembangunan Rumah Pastoran St. Maria Fatima Cancar

    Wujud Kepedulian Spiritual, Bank NTT Ruteng Dukung Pembangunan Rumah Pastoran St. Maria Fatima Cancar

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com/ – Bank NTT Cabang Ruteng kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung pembangunan kehidupan spiritual dan sosial masyarakat di Kabupaten Manggarai. Sebagai lembaga perbankan daerah, Bank NTT tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga aktif berkontribusi dalam penguatan sarana keagamaan. Terbaru, Bank NTT Cabang Ruteng menyalurkan bantuan sosial untuk mendukung kelanjutan pembangunan rumah Pastoran […]

  • Bupati Hery Nabit: Solidaritas Bencana adalah Wujud Nyata Pengamalan Pancasila di Manggarai

    Bupati Hery Nabit: Solidaritas Bencana adalah Wujud Nyata Pengamalan Pancasila di Manggarai

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 70
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES.COM – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit mengatakan satu wujud paling relevan dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah solidaritas nyata terhadap sesama, terutama dalam menghadapi bencana yang melanda Kabupaten Manggarai beberapa waktu terakhir. Hal tersebut disampaikan Bupati Hery saat menghadiri kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila bersama masyarakat yang diselenggarakan di […]

expand_less