Senyum yang Kembali Merekah: Cara Ketua TP PKK Manggarai Hibur Anak-Anak Korban Gempa di Desa Compang Cibal
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Trauma Healing kepada anak-anak di Kampung Kaca, oleh Ketua TP PKK Kab. Manggarai.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com– Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti posko pengungsian di Desa Compang Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, membawa angin segar dan keceriaan, khususnya bagi anak-anak yang masih dibayangi trauma akibat gempa bumi M 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada (15/8/2026).
Fokus pada pemulihan psikologis (trauma healing), Meldyanti dan rombongan tidak hanya datang membawa bantuan fisik, tetapi juga meluangkan waktu khusus untuk menghibur anak-anak terdampak di tiga titik pengungsian.
Ada pun tiga titik yang menjadi tempat pembagian bantuan Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, yaitu:
1. Pembagian pertama di Dusun Cibal, RT 001 dan RT 002, di Kantor Desa sementara Compang Cibal. Kantor Desa Compang Cibal sendiri mengalami kerusakan akibat gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026.

2. Pembagian kedua di Dusun Bea Waek Lalang, di Bea Loli Bea Waek RT 003.

3. Pembagian ketiga di dusun Keker Kaca RT 005 dan RT 006, tepatnya di halaman rumah adat Kaca.

Pada hari ini, Meldyanti menyalurkan bantuan dari Posko BPBD Kabupaten Manggarai.
Di Dusun Keker, Meldyanti langsung membaur dan mengajak anak-anak bernyanyi bersama lagu “Veronika” yang disambut dengan riuh tepuk tangan dan tawa gembira khas anak-anak.
“Ada yang rumahnya rusak, ada juga yang takut tidur di rumah karena khawatir gempa susulan. Kami hadir di sini untuk memastikan pemerintah ada di tengah-tengah bapa, mama, dan anak-anak semua,” ujar Meldyanti menyemangati warga.
Upaya menghibur anak-anak ini menjadi krusial mengingat kondisi di lapangan yang masih darurat. Berdasarkan penuturan warga, seperti Tu’a Gendang Kaca Gregorius Egot dan warga bernama Laurensius Anggur, sebagian besar masyarakat termasuk anak-anak terpaksa kembali tidur di kamp pengungsian sejak Minggu, 4 Oktober 2026, karena rumah mereka rusak berat dan masih trauma akan adanya gempa susulan.
Selain memulihkan keceriaan anak-anak, dalam kunjungan yang didampingi oleh Camat Cibal Barat Jon Regon dan Kepala Desa Compang Cibal Kristianus Gour ini, Meldyanti menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang bergerak membangun hunian sementara (huntara) yang nantinya akan dilanjutkan ke hunian tetap (huntap).
Kepala Desa Compang Cibal, Kristianus Gour, menyampaikan bahwa kunjungan sebenarnya hanya berpusat di Lalang, pada Rabu (7/10) besok, untuk kehadiran ketua TP PKK Pusat.
Namun saat Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai berkunjung ke Lalang (1/10), Kades Kristian menanyakan nasib warga sekitar terkait kedatangan Ketua TP PKK Pusat tersebut.
“Pertanyaan itu langsung direspons oleh Ibu Bupati untuk seluruh warga di sini hari ini Oleh karena itu, besok warga di sini tidak perlu lagi pergi ke Lalang. Meskipun bantuan atau perhatian yang diterima hari ini tidak seberapa, warga diharapkan tetap bersyukur. Jangan ada lagi anggapan bahwa kunjungan Ketua PKK Pusat hanya berpusat di Lalang, karena hari ini Ibu Bupati sendiri yang datang untuk memberikan bantuan ke kita,” terang Kristian.

Huntara yang dibangun warga secara mandiri di Kampung Kaca.
Di akhir kunjungannya, Meldyanti juga memberikan perhatian pada pemulihan ekonomi para ibu penenun setempat dengan berjanji akan kembali untuk menyalurkan bantuan benang tenun agar roda ekonomi warga bisa berputar kembali di masa pemulihan ini.
Hadir dalam kegiatan ini, anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Manggarai.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar