Sinergi Lintas Sektor, Dinkes Manggarai Gelar Bimtek PKP untuk Perkuat Kapasitas IRTP
- account_circle Tim PF
- calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ist.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan, menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan (Bimtek PKP) bagi pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) pada tanggal 22–23 Juli 2026 di Aula Ranaka Mart.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam meningkatkan mutu produk pangan lokal sekaligus memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui penyediaan pangan yang aman.
Keamanan pangan merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat.
Sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah, pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan, mutu, dan layak dikonsumsi.
Melalui Bimtek PKP ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai prinsip-prinsip higiene dan sanitasi, penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPOB-IRT), pengemasan, pelabelan, hingga pengendalian mutu produk pangan. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan memiliki daya saing di pasar.
Selain sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga merupakan salah satu persyaratan penting dalam pemenuhan komitmen Perizinan Berusaha Berbasis Risiko untuk memperoleh Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).
Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa produk pangan telah diproduksi sesuai dengan ketentuan keamanan pangan yang berlaku.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, S.Sn., M.Si, dalam arahannya menegaskan bahwa keamanan pangan bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap pelaku usaha.
“Ketika pelaku usaha menjaga keamanan pangan, sesungguhnya mereka sedang menjaga kesehatan masyarakat. Produk yang aman dan bermutu akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang produk lokal Manggarai untuk bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta, Dinas Kesehatan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu: Robertus Syukur, S.Fil, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Manggarai, yang membawakan materi mengenai perizinan berusaha berbasis risiko.
Frumencius L.T. Kurniawan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai, yang menyampaikan strategi peningkatan daya saing produk industri rumah tangga.
Theresia M.A. Gandi, S.I.Kom, Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, yang memberikan materi tentang penyuluhan keamanan pangan dan implementasi CPPOB-IRT.
Muhammad I. Rakhman, Kepala Loka Penyelenggara Jaminan Produk Halal (JPH) Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang menjelaskan pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan para pelaku IRTP tidak hanya memahami aspek keamanan pangan, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai legalitas usaha, pengembangan produk, serta peluang memperluas pasar melalui pemenuhan standar mutu dan sertifikasi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai berharap Bimtek PKP ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan pelaku usaha pangan yang profesional, menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Manggarai.
“Pangan Aman, Usaha Maju, Masyarakat Sehat, Manggarai Semakin Berdaya Saing.”
- Penulis: Tim PF
- Editor: Riky Huwa

Saat ini belum ada komentar