Breaking News
light_mode
Trending Tags

Masuki Tahap Drilling, PLN UIP Nusra Tinjau Kesiapan Infrastruktur PLTP Mataloko

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meninjau langsung kesiapan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko 2×10 MW di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh infrastruktur utama siap sebelum dimulainya tahapan pengeboran (drilling), sekaligus meninjau sejumlah infrastruktur utama yang telah dibangun, seperti wellpad, akses jalan, sistem penyediaan air, serta lokasi-lokasi manifestasi panas bumi yang menjadi dasar pengembangan panas bumi Mataloko.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran manajemen juga mengevaluasi kesiapan teknis pekerjaan pengeboran, termasuk sistem penyediaan air yang akan mendukung aktivitas drilling. Saat ini, PLN masih menunggu keputusan dari KfW selaku lender terkait skema pemanfaatan air untuk mendukung tahapan pengeboran.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan bahwa pengembangan PLTP Mataloko terus menunjukkan kemajuan dan kini memasuki fase penting sebelum pengeboran dilaksanakan.

“Kami ingin memastikan seluruh kesiapan proyek, mulai dari infrastruktur pendukung, aspek teknis, hingga pengelolaan lingkungan, telah memenuhi standar sehingga tahapan drilling dapat dilaksanakan secara aman, efektif, dan sesuai rencana,” ujar Manurung.

Pada kesempatan tersebut, jajaran manajemen juga meninjau sejumlah titik manifestasi panas bumi di kawasan Mataloko sebagai bagian dari evaluasi lapangan.

Manurung menjelaskan, munculnya manifestasi di kawasan Mataloko sebagai dampak besarnya potensi sumber daya panas bumi, turut membuka peluang pemanfaatan langsung yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Energi panas bumi, lanjut Manurung, dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor, seperti sumber panas bagi proses industri, sebagaimana telah diterapkan di kawasan PLTP Lahendong. Selain itu, potensi tersebut dapat dikembangkan untuk kawasan pemandian air panas (geowisata) maupun mendukung sektor pertanian melalui pengembangan greenhouse berbasis energi panas bumi.

“PLTP Mataloko merupakan salah satu proyek strategis di Flores yang diproyeksikan mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Flores sekaligus mendukung target transisi energi nasional melalui pemanfaatan energi panas bumi,” ujar Manurung.

Untuk memastikan kelestarian lingkungan, PLN telah menyiapkan berbagai langkah pengelolaan dan mitigasi, antara lain pemasangan Automatic Water Level Logger (AWLR), pelibatan masyarakat dalam kegiatan monitoring, memastikan aliran ekologis sungai tetap terjaga, serta membuka ruang dialog dan pengaduan bagi masyarakat.

Manurung menegaskan, seluruh tahapan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan keberlanjutan.

“Setiap tahapan kami laksanakan dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan sosial secara seimbang,” tutup Manurung.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan di Mataloko, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama jajaran manajemen mengikuti Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Proyek Panas Bumi Flores dan Lembata di Kampus II IFTK Ledalero, Maumere, Kamis, 23 Juli 2026.

Forum tersebut menjadi wadah dialog antara PLN, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan proyek panas bumi di Flores dan Lembata, termasuk penyampaian aspirasi serta pembahasan berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat.

Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, menegaskan bahwa setiap tahapan pengembangan PLTP Mataloko mengedepankan keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat sejak tahap perencanaan.

“PLN berkomitmen melaksanakan pengembangan PLTP Mataloko secara transparan dan partisipatif. Kami memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai rencana kegiatan, potensi dampak, serta langkah-langkah pengelolaan yang akan dilakukan. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah proyek,” ujar Avianda.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangis Haru Warga Rengkas Pecah Saat Dikunjungi Ketua TP PKK Manggarai, Pemkab Siapkan Hunian Sementara Pascagempa M 7,7

    Tangis Haru Warga Rengkas Pecah Saat Dikunjungi Ketua TP PKK Manggarai, Pemkab Siapkan Hunian Sementara Pascagempa M 7,7

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Air mata Metildis tidak terbendung lagi saat bertemu langsung dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, pada Selasa (8/9/2026). Istri dari Gabriel Ramu, warga Kampung Rengkas, Desa Golo Lambo, Kecamatan Satar Mese ini langsung menangis dan memeluk erat istri Bupati Manggarai tersebut demi […]

  • Dinas PPPA Manggarai dan WVI Gelar Lokakarya Perdes Perlindungan Anak untuk 10 Desa

    Dinas PPPA Manggarai dan WVI Gelar Lokakarya Perdes Perlindungan Anak untuk 10 Desa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Manggarai bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Manggarai menyelenggarakan lokakarya penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Kegiatan ini diikuti oleh 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cibal (Desa Nenu, Gapong, Beamese, Pinggang, Golo, dan Wudi), Kecamatan Ruteng (Desa […]

  • Ketua TP PKK Manggarai Gandeng Social Gracia Community Salurkan Ratusan Sembako hingga Tenda Pengungsi di Wae Ri’i

    Ketua TP PKK Manggarai Gandeng Social Gracia Community Salurkan Ratusan Sembako hingga Tenda Pengungsi di Wae Ri’i

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, meninjau sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bumi. Menggandeng Social Gracia Community, aksi kemanusiaan ini menyasar para pengungsi di Desa Golo Watu dan Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, pada Jumat, (4/9/2026). Dalam aksi […]

  • Memberi Dengan Hati, Bank NTT Cabang Ruteng Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Nuca Molas

    Memberi Dengan Hati, Bank NTT Cabang Ruteng Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Nuca Molas

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 55
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Bank NTT Cabang Ruteng kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kasih dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Manggarai. Kali ini, bantuan disalurkan untuk pembangunan Masjid Chairul Huda Konggang di Desa Nuca Molas, Kecamatan Satar Mese Barat. Penyerahan bantuan pada hari ini merupakan bagian dari program rutin Bank NTT Cabang Ruteng dalam mendukung […]

  • Gempa Reok Barat, 704 Rumah dan Berbagai Fasilitas Umum Rusak

    Gempa Reok Barat, 704 Rumah dan Berbagai Fasilitas Umum Rusak

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis data terbaru mengenai dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Kecamatan Reok Barat pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan laporan rekapitulasi data korban bencana, sebanyak 704 rumah dan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan yang tersebar di delapan desa. Camat Reok Barat, Florentius Laus Hadi, mengonfirmasi […]

  • Pengadaan Tanah Tuntas, PLN UIP Nusra Kebut Infrastruktur PLTP Ulumbu Unit 5

    Pengadaan Tanah Tuntas, PLN UIP Nusra Kebut Infrastruktur PLTP Ulumbu Unit 5

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) telah menuntaskan seluruh tahapan pengadaan tanah untuk pembangunan akses jalan (access road) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 pada ruas STA 0+000 hingga STA 7+200. Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan pembayaran ganti rugi kepada masyarakat terdampak di Desa Ponggeok, […]

expand_less