PLAN Indonesia Bersama Ketua TP PKK Manggarai Pasok Tandon dan Logistik di Posko Wancang
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 82
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tandon air, bantuan PLAN Indonesia di Posko Wancang.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Upaya kemanusiaan untuk meringankan beban korban gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai terus mengalir. Pada Minggu (23/8/2026) siang, Yayasan Plan Indonesia bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa 2 unit tandon air bersih berkapasitas masing-masing 1.300 liter untuk warga terdampak di Posko Wancang, Desa Ladur, Kecamatan Cibal.
Dalam aksi tanggap darurat ini, PLAN Indonesia berkolaborasi langsung dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit.
Kehadiran tandon air berkapasitas besar ini menjadi solusi krusial bagi warga yang kini sangat membutuhkan pasokan air bersih pascabencana.
Di bawah arahan Camat Cibal, Heribertus, serta Kepala Desa Ladur, proses pendistribusian fasilitas air bersih berjalan dengan aman dan lancar. Warga di posko pengungsian menyambut bantuan ini dengan penuh sukacita dan rasa syukur.
Sebelum menyerahkan bantuan secara simbolis, Meldyanti Nabit terlebih dahulu mengajak seluruh pengungsi di Posko Wancang untuk makan siang bersama.
Momen kebersamaan ini menghadirkan kehangatan dan senyuman di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat.
Usai makan bersama, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai beserta rombongan langsung membagikan 200 paket sembako, biskuit, serta kue untuk pemenuhan gizi para pengungsi.
Posko Wancang sendiri saat ini menampung warga dari dua kampung, termasuk warga yang direlokasi dari Kampung Timbang akibat adanya patahan permukaan tanah yang membahayakan permukiman mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati Manggarai dan rombongannya karena sejak hari Senin (17/8) lalu sudah hadir langsung di kampung kami dan terus memperhatikan kondisi kami di sini,” ungkap Mama Emiliana, salah seorang warga di posko pengungsian.

Dalam kunjungan tersebut, dialog interaktif juga terjadi antara warga dan rombongan. Yustina, pengungsi asal Kampung Timbang, menyampaikan aspirasi khusus terkait kebutuhan kelompok rentan.
“Kami yang tua-tua meminta bantuan berupa beras, stok telur, dan air minum bersih. Karena selama ini mie instan lebih banyak dikonsumsi oleh anak-anak dan pemuda,” tuturnya.
Menanggapi kebutuhan jangka panjang di posko, rombongan juga menggelar diskusi intensif terkait penataan kawasan pengungsian agar lebih aman dan layak.
Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK Manggarai dalam kegiatan kemanusiaan ini antara lain Camat Cibal, Anggota Polsek Pagal, Anggota Koramil Ruteng, Babinsa Kecamatan Cibal, serta Kepala Desa Ladur yang terus bersinergi mengawal pemulihan pascagempa.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar