Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua TP PKK Manggarai: Peluk Sehat Mobile Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah Pascabencana

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com –  Gempa bumi tidak berhenti ketika getaran tanah mereda. Bagi sebagian warga, terutama kelompok rentan, dampaknya masih terasa dalam bentuk gangguan kesehatan, keterbatasan mobilitas, kecemasan, hingga terputusnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Di tengah situasi pascabencana tersebut, Peluk Sehat Mobile bergerak mendekati warga.

Pelayanan kesehatan bergerak ini menyasar dua lokus di Kabupaten Manggarai. Pada lokus pertama, tim memberikan pemeriksaan dan pengobatan kepada 45 orang dari unsur Tim Penggerak PKK dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pada Selasa (1/9/2026).

Sementara di Kelurahan Watu, pelayanan menjangkau 74 warga. Tim tidak hanya memberikan pelayanan di lokasi, tetapi juga melakukan kunjungan rumah kepada enam penderita stroke dan dua orang lansia yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke tempat pelayanan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan pascagempa bumi, ketika masyarakat membutuhkan layanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga fleksibel dan mampu menjangkau mereka yang paling rentan.

Pascabencana, Kelompok Rentan Tidak Boleh Terlewat

Koordinator Peluk Sehat Mobile, Iwan Hari Baik, menjelaskan bahwa bencana sering kali membuat kelompok rentan menghadapi hambatan berlapis dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Penderita stroke, lansia, penyandang disabilitas, serta warga dengan penyakit kronis tidak selalu mampu mendatangi fasilitas kesehatan. Karena itu, pendekatan pelayanan harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat pascabencana.

“Peluk Sehat Mobile hadir dengan pendekatan mendatangi masyarakat. Ketika kondisi pascabencana membuat seseorang sulit datang ke fasilitas kesehatan, maka tenaga kesehatan yang datang ke rumahnya,” jelas Iwan.

Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan bagian dari filosofi Peluk Sehat, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, ramah dan manusiawi melalui pendekatan hospitality based care.

“Dalam situasi pascabencana, pelayanan kesehatan bukan hanya soal pemeriksaan dan pengobatan. Kita juga perlu memastikan masyarakat merasa aman, didengar dan diperhatikan,” ujarnya.

Melibatkan Dokter dan Tenaga Kesehatan Lintas Institusi

Pelayanan Peluk Sehat Mobile melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dan Puskesmas Kota.

Tim juga mendapat dukungan dokter dari Ikatan Alumni Universitas Indonesia, yakni dr. Tira dan dr. Glori, serta dr. Marni dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.

Kolaborasi ini memperkuat pelayanan lapangan, terutama dalam pemeriksaan dan pengobatan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan setelah bencana.

Kehadiran tim di lapangan sekaligus menunjukkan bahwa respons kesehatan pascabencana membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, organisasi profesi, komunitas dan masyarakat perlu bergerak dalam satu semangat: memulihkan kesehatan dan rasa aman warga.

Anggota Sat. Pol PP Kab. Manggarai sebelum mengantar logistik untuk warga terdampak gempa di Kec. Cibal.

Ketua TP PKK: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Warga

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Ibu Meldyanti Hagur Nabit, memberikan apresiasi terhadap pelayanan Peluk Sehat Mobile, khususnya karena pelayanan tersebut menyentuh masyarakat secara langsung di tengah situasi pascabencana.

Menurutnya, pelayanan kesehatan pascabencana harus mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang karena kondisi fisik maupun usia tidak dapat datang sendiri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menilai kehadiran tim di lapangan merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah.

“Peluk Sehat Mobile adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Apalagi dalam situasi pascabencana, masyarakat membutuhkan pelayanan yang hadir langsung, mendengarkan dan memberikan solusi atas kebutuhan mereka,” ujar Meldyanti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan para dokter yang terlibat dalam pelayanan tersebut.

Menurutnya, semangat kolaborasi seperti ini perlu terus dipertahankan dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana.

Ketika Pelayanan Kesehatan Harus Datang Mencari Warga

Bencana mengajarkan satu hal penting: tidak semua warga memiliki kemampuan yang sama untuk mengakses pelayanan.

Ada warga yang bisa berjalan menuju fasilitas kesehatan. Ada yang membutuhkan pendamping. Ada pula yang bahkan tidak mampu meninggalkan rumah. Karena itu, Peluk Sehat Mobile mencoba mengisi ruang tersebut.

Enam penderita stroke dan dua lansia yang dikunjungi di rumah bukan sekadar angka cakupan pelayanan. Mereka adalah pengingat bahwa dalam situasi pascabencana, keberhasilan pelayanan kesehatan juga diukur dari kemampuan menjangkau mereka yang paling sulit dijangkau.

Pendekatan inilah yang membedakan pelayanan kesehatan bergerak dengan sekadar memindahkan tempat praktik medis.

Peluk Sehat Mobile membawa medical care sekaligus hospitality based care: memeriksa, mengobati, mendengarkan, mendampingi dan memastikan warga tetap merasa menjadi bagian dari perhatian pemerintah.

Sebab setelah bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan obat. Mereka membutuhkan kepastian bahwa mereka tidak sendirian.

Dan ketika tenaga kesehatan datang mengetuk pintu rumah mereka, pesan yang sebenarnya sedang disampaikan adalah sederhana:

“Kami datang karena kesehatan Anda penting.”

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas MBG Manggarai Gandeng Program TEKAD Perkuat Pasokan Pangan Lokal Dapur Bergizi

    Satgas MBG Manggarai Gandeng Program TEKAD Perkuat Pasokan Pangan Lokal Dapur Bergizi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Manggarai resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD). Kerja sama ini bertujuan memperkuat swasembada pangan lokal sekaligus menjamin stabilitas pasokan bahan baku bagi dapur pelayanan gizi di wilayah tersebut. Hadir dalam rapat tersebut Spesialis Pengengambangan Ekonomi Program TEKAD Maria Agustina […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Manggarai Capai Posisi Kedua Terbaik se-NTT 2025

    Pertumbuhan Ekonomi Manggarai Capai Posisi Kedua Terbaik se-NTT 2025

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 68
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Kabupaten Manggarai menorehkan capaian ekonomi positif dengan menempati peringkat kedua pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga November 2025. Capaian impresif ini melampaui pertumbuhan ekonomi ibu kota provinsi, Kota Kupang, dan kabupaten lainnya. Berdasarkan data yang dirilis Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ruteng, pertumbuhan ekonomi Manggarai tercatat sebesar 5,70%. […]

  • Wujudkan Inklusi Keuangan, Bank NTT Ruteng Beri Penghargaan Spesial untuk Agen Be Ju Bisa

    Wujudkan Inklusi Keuangan, Bank NTT Ruteng Beri Penghargaan Spesial untuk Agen Be Ju Bisa

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para mitra dalam memperluas akses keuangan, Bank NTT Cabang Ruteng menggelar Customer Gathering dan Pemberian Penghargaan bagi Agen Be Ju Bisa wilayah Capem Iteng dan Kantor Fungsional (KF) Narang, Kamis (9/4/2026). Acara yang berlangsung di Kantor Fungsional Narang ini menyasar para agen Laku Pandai dari Kecamatan Satar […]

  • Pemerintah Kelurahan Poco Mal Salurkan Sembako dan Validasi Data Kelompok Rentan

    Pemerintah Kelurahan Poco Mal Salurkan Sembako dan Validasi Data Kelompok Rentan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kelurahan Poco Mal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, bergerak cepat melakukan penanganan taktis bagi warga terdampak gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores. Langkah ini mencakup penyaluran logistik darurat hingga validasi data spesifik masyarakat guna mempersiapkan kunjungan kerja dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Lurah Poco […]

  • PTUN Kupang Tolak Gugatan Ganti Rugi dan Permohonan Maaf Koalisi Poco Leok terhadap Bupati Manggarai

    PTUN Kupang Tolak Gugatan Ganti Rugi dan Permohonan Maaf Koalisi Poco Leok terhadap Bupati Manggarai

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang resmi mengeluarkan putusan terkait gugatan Koalisi Advokasi Poco Leok terhadap Bupati Manggarai. Dalam putusan nomor 26/G/TF/2025/PTUN.KPG tertanggal 10 Maret 2026 tersebut, hakim menolak sebagian tuntutan yang diajukan oleh koalisi yang berbasis di Jakarta Selatan itu. Terdapat tujuh poin tuntutan yang dilayangkan kepada Bupati Manggarai […]

  • Perkuat Sinergitas, Rutan Ruteng dan Polres Manggarai Gelar Razia Blok hingga Tes Urin Massal

    Perkuat Sinergitas, Rutan Ruteng dan Polres Manggarai Gelar Razia Blok hingga Tes Urin Massal

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan kondusif. Bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Manggarai, Rutan Ruteng menggelar operasi penguatan keamanan berskala besar yang mencakup razia blok hunian, pemeriksaan senjata api dinas, hingga tes urin bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan […]

expand_less