Breaking News
light_mode
Trending Tags

PLN Dorong Pengembangan Panas Bumi Berjalan Seiring dengan Penerimaan Masyarakat

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mendorong pengembangan panas bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tidak hanya berorientasi pada kesiapan teknis, tetapi juga memperkuat penerimaan sosial melalui pelibatan masyarakat sejak tahap awal dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik setiap wilayah.

Hal tersebut mengemuka dalam Diskusi Penerimaan Sosial Panas Bumi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) di Jakarta, Jumat (4/9). Forum dihadiri Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Priatin Hadi Wijaya, Chairperson PYC Filda Citra Yusgiantoro, perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara, PT Sukoria Geothermal Indonesia, PT Sinarmas Nage, akademisi, pakar, serta pemangku kepentingan lainnya.

Chairperson Purnomo Yusgiantoro Center, Filda Citra Yusgiantoro, menekankan pentingnya membangun ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, pengembang, akademisi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam melihat pengembangan panas bumi secara lebih menyeluruh.

“Pengembangan panas bumi tidak hanya perlu dilihat dari perspektif teknis dan ekonomi, tetapi juga dari sisi sosial dan tata kelola. Karena itu, ruang dialog antarpemangku kepentingan menjadi penting untuk mempertemukan berbagai perspektif dalam pengembangan panas bumi,” ujar Filda.

Manager Unit Pelaksana Proyek PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara, Avianda Edwin Fachrudin, menyampaikan bahwa Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 merencanakan pengembangan 132 proyek pembangkit dengan total kapasitas 2.182 megawatt (MW) di Nusa Tenggara. Dari jumlah tersebut, sekitar 47 persen atau 1.016 MW berasal dari energi baru terbarukan. Khusus di Flores, pengembangan PLTP direncanakan mencapai 162 MW.

“Pengembangan panas bumi memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi dan peningkatan pemanfaatan energi bersih di Nusa Tenggara. Namun, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai aspek teknis. Kondisi sosial, budaya, serta karakter masyarakat di setiap wilayah juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan,” ujar Avianda.

Menurut Avianda, pengalaman pengembangan panas bumi PLN di Ulumbu, Mataloko, dan Atadei menunjukkan setiap wilayah memiliki karakteristik dan dinamika sosial yang berbeda. Isu yang dihadapi mulai dari pengadaan tanah, penggunaan sumber air, kebutuhan perbaikan infrastruktur, hingga adanya penolakan dari sebagian kelompok masyarakat. Kondisi tersebut membuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Priatin Hadi Wijaya, menyampaikan Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 23,2 gigawatt (GW), dengan kapasitas terpasang sekitar 2,78 GW atau 11,6 persen dari total potensi. Di kawasan Nusa Tenggara, potensi panas bumi tercatat sekitar 1,27 GW.

Priatin juga menyampaikan pengembangan panas bumi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tata guna lahan dan perizinan, risiko sumber daya, keekonomian proyek, kebutuhan listrik, hingga dinamika sosial dan resistensi masyarakat.

Pemerintah mendorong pendekatan social mapping and social engagement melalui pemetaan pemangku kepentingan, sosialisasi dan diskusi di ruang publik, serta pelibatan akademisi dan praktisi.

Forum turut menggarisbawahi bahwa penerimaan sosial tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi kepada masyarakat. Pelibatan sejak tahap awal, komunikasi dua arah yang mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya, pengetahuan lokal, serta distribusi manfaat yang berkeadilan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan panas bumi.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara, RDW Manurung, menegaskan pembangunan infrastruktur energi bersih harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengembangan panas bumi merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendorong pemanfaatan energi bersih di Nusa Tenggara. Karena itu, PLN terus mengedepankan kolaborasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Manurung.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda PAUD Diminta Kawal Pembangunan, Manggarai Targetkan Penambahan TK Negeri di 12 Kecamatan

    Bunda PAUD Diminta Kawal Pembangunan, Manggarai Targetkan Penambahan TK Negeri di 12 Kecamatan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Manggarai tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Bunda PAUD Sahabat Anak” ini berlangsung khidmat di Ruteng. Acara diawali dengan pengukuhan serta pelantikan Bunda PAUD dan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di 12 kecamatan. Wakil Bupati Manggarai, […]

  • PLN dan Pemprov NTT Perkuat Sinergi Percepat Pengembangan PLTP Flores

    PLN dan Pemprov NTT Perkuat Sinergi Percepat Pengembangan PLTP Flores

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kupang, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong transisi energi nasional melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Komitmen ini dipertegas melalui audiensi bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna membahas percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Pulau Flores pada Rabu (11/3). Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur […]

  • PLN UIP Nusra Kedepankan Pendekatan Budaya dalam Proyek Geothermal Flores

    PLN UIP Nusra Kedepankan Pendekatan Budaya dalam Proyek Geothermal Flores

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Flores, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus mendorong pendekatan budaya dalam proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Di tengah proses dialog dan sosialisasi yang terus dilakukan, sejumlah tokoh masyarakat mulai memahami manfaat pengembangan energi panas bumi sebagai sumber […]

  • Jalan PLTP Mataloko Mulus, Mobilitas Petani dan Ekonomi Warga Meningkat

    Jalan PLTP Mataloko Mulus, Mobilitas Petani dan Ekonomi Warga Meningkat

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 112
    • 1Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – Pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kini turut dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama di sektor pertanian. Jalan berstandar nasional dengan konstruksi hotmix sepanjang 8 km menuju Desa Ulubelu yang dibangun sebagai akses […]

  • Hari Koperasi ke-79, Bupati Hery Nabit Dorong Digitalisasi Koperasi di Manggarai

    Hari Koperasi ke-79, Bupati Hery Nabit Dorong Digitalisasi Koperasi di Manggarai

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, menegaskan pentingnya transformasi koperasi agar tampil lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah ini dinilai krusial untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama penguatan ekonomi rakyat. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Hery saat memimpin Apel Mingguan sekaligus memeringati Hari Koperasi ke-79 di Lapangan Natas Labar Motang, Ruteng, […]

  • Pemberdayaan Warga Lokal, Progres Revitalisasi SMPN 2 Satar Mese Utara Capai 50 Persen

    Pemberdayaan Warga Lokal, Progres Revitalisasi SMPN 2 Satar Mese Utara Capai 50 Persen

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – SMPN 2 Satar Mese Utara, di Kabupaten Manggarai, mendapatkan program Revitalisasi dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan anggaran sebesar Rp1.111.677.000,00. Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tersebut kini mulai direalisasikan. Berbagai item pekerjaan fisik mulai berjalan di lingkungan sekolah yang berlokasi […]

expand_less