Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dekranasda Manggarai Targetkan Pembentukan Museum Tenun dan Perkuat Edukasi Kain Songke

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, Pijarflores.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus tingkat kecamatan serta sosialisasi program strategis daerah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai pada Sabtu (1/8/2026). 
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, memaparkan kekayaan motif tenun khas daerah.
Ia juga mengedukasi para Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kecamatan untuk aktif mendata penenun serta menelusuri benda-benda peninggalan leluhur.
Langkah kolaboratif antara Dekranasda kabupaten dan kecamatan ini ditujukan untuk memetakan sebaran serta jumlah penenun secara akurat sesuai standar organisasi. 
Meldyanti juga memberikan penjelasan mendalam mengenai pengembangan inkubasi tenun tradisional Manggarai.
Menurutnya, program ini krusial untuk menyebarluaskan informasi mengenai 19 motif songke dan 8 jenis tenun tradisional Manggarai agar tetap lestari.
Edukasi tersebut mencakup tata cara penggunaan kain songke yang tepat dalam berbagai ritual adat maupun acara resmi pemerintahan agar pemahaman nilai budaya mengakar kuat di seluruh wilayah.
Lebih lanjut, Meldyanti menjelaskan sistem kerja Dekranasda ke depan. Salah satu target jangka panjang yang sedang didorong adalah pendirian museum tenun tradisional di Kabupaten Manggarai.
Museum ini akan berfungsi sebagai pusat pelestarian, dokumentasi budaya, sekaligus wadah pameran hasil tenun lokal.
Selain membahas kelestarian budaya, fokus utama Rakerda ini adalah merumuskan strategi matang untuk mendorong produk perajin lokal agar dapat dipasarkan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Meldyanti menjelaskan bahwa kebutuhan pasar lokal untuk kain songke saat ini sudah sangat kuat, didukung oleh daya beli masyarakat Manggarai yang tergolong tinggi terhadap kain khas ini.
Tak hanya di dalam daerah, permintaan dari luar daerah pun melonjak signifikan. Berkat kreasi para perajin yang terus melahirkan motif berkualitas, kain songke kini menjelma menjadi pilihan utama dalam setiap momentum penting.
“Saat ini, orang Manggarai dengan penuh percaya diri memakai pakaian dari kain Songke untuk menghadiri acara-acara resmi di luar daerah,” terang Meldyanti.
Fenomena ini juga terlihat nyata di tingkat nasional. Kain songke kerap dikenakan dalam acara pernikahan, prosesi wisuda, hingga berbagai agenda perkumpulan warga diaspora Manggarai yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Kupang, Papua, dan provinsi lainnya.

Pengukuhan ketua dan wakil ketua Dekranasda Kecamatan oleh ketua Dekranasda Meldyanti Hagur M. Nabit di aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

Pengukuhan Pengurus dan Sinergi Program Kerja
Rangkaian agenda ini turut diisi dengan pengukuhan resmi Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kecamatan se-Kabupaten Manggarai.
Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Rencana Kerja Jangka Menengah Dekranasda Manggarai guna menyelaraskan program kerja dari tingkat kabupaten hingga ke desa-desa.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wakil Ketua Dekranasda Apolonia Ijuk, perwakilan dari Bapperinda Kabupaten Manggarai, serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Frumencius Linus Tojo Kurniawan.
Hadir pula para Camat, Sekretaris Kecamatan (Sekcam), serta perwakilan pengurus Dekranasda dari 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Manggarai.
  • Penulis: Riky Huwa
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua TP PKK Manggarai Pantau Ruang Kelas Darurat SDK Kawak dan Kelompok Rentan di Kampung Lalang

    Ketua TP PKK Manggarai Pantau Ruang Kelas Darurat SDK Kawak dan Kelompok Rentan di Kampung Lalang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Lalang, Desa Compang Cibal, Kecamatan Cibal Barat, pada Kamis (1/10/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut kedatangan Ketua Umum TP PKK Nasional, Tri Suswati Tito Karnavian, yang dijadwalkan tiba di Kabupaten […]

  • Jaga Marwah Institusi, Kapolres Manggarai Timur Sebut Pecat Anggota yang Melanggar

    Jaga Marwah Institusi, Kapolres Manggarai Timur Sebut Pecat Anggota yang Melanggar

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BORONG, pijarflores.com/ – Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Komitmen ini disampaikan guna menjaga marwah institusi Polri agar tetap menjadi teladan di tengah masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan AKBP Haryanto saat memimpin apel jam pimpinan di lapangan Mapolres Manggarai Timur, Kamis (30/4/2026). […]

  • Geothermal Flores: Solusi PLN Hadirkan Listrik Murah dan Ramah Lingkungan

    Geothermal Flores: Solusi PLN Hadirkan Listrik Murah dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Emirensia Wawo, warga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, tak lgi asing dengan fenomena lumpur panas yang muncul dari dalam tanah di kampungnya. Sejak tahun 1950-an, manifestasi alam itu telah menjadi bagian dari keseharian warga. Namun, ia baru memahami bahwa fenomena tersebut merupakan potensi energi panas bumi ketika tim PT PLN (Persero) […]

  • Pertahankan Prestasi, Pemkab Manggarai Raih WTP Kedelapan Kalinya

    Pertahankan Prestasi, Pemkab Manggarai Raih WTP Kedelapan Kalinya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kupang, pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Dengan capaian tersebut, Kabupaten Manggarai berhasil meraih opini WTP untuk kedelapan kali secara berturut-turut. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 […]

  • Dongkrak Kesejahteraan, PLN UIP Nusra Dorong Kemandirian Pangan di Dusun Tantong

    Dongkrak Kesejahteraan, PLN UIP Nusra Dorong Kemandirian Pangan di Dusun Tantong

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus mempertegas perannya sebagai penggerak pembangunan berkelanjutan melalui program TJSL berbasis pemberdayaan masyarakat di sektor pangan. Program budidaya hortikultura yang dijalankan di sekitar pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6 Poco Leok menjadi bagian dari strategi PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus […]

  • Dampak Positif PLTP Ulumbu: Masyarakat Adat Gendang Gonggor Kini Nikmati Listrik dan Rumah Adat Baru

    Dampak Positif PLTP Ulumbu: Masyarakat Adat Gendang Gonggor Kini Nikmati Listrik dan Rumah Adat Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – Masyarakat Gendang Gonggor, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, telah menjadi saksi hidup bagaimana pembangunan geothermal dapat hidup berdampingan dan memberikan manfaat nyata terhadap keberlangsungan hidup masyarakat adat. Tua Gendang Gonggor, Mikael Karus, menilai sosialisasi terkait geothermal, pemenuhan kebutuhan warga, […]

expand_less