Breaking News
light_mode
Trending Tags

Natas Labar Jadi Simbol Toleransi: Paguyuban Arema Manggarai Gelar Halalbihalal Berbalut Budaya

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Ruang publik Natas Labar Motang Rua di Kabupaten Manggarai menjadi saksi bisu kuatnya tali persaudaraan antarumat beragama dan suku. Pada Minggu (12/4/2026), Paguyuban Arema dan Arek Jawa Timur menggelar acara Halalbihalal dan Silaturahmi bertajuk “Membangun Silaturahmi dengan Balutan Budaya” dalam rangka merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Penasihat Paguyuban Arema Manggarai, Sunardi, mengungkapkan rasa syukurnya atas harmoni yang terjalin selama ini. Ia berharap semangat kerukunan ini terus terjaga dan bisa menginspirasi paguyuban lain di Manggarai untuk menggelar kegiatan serupa.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai, khususnya Bupati Hery Nabit. Semoga beliau selalu sehat karena telah memberikan keberkahan dan ruang bagi keluarga Arema serta Arek Jawa Timur untuk terus berkembang di sini,” ujar Sunardi.

Mewakili Bupati Manggarai, Penjabat Sekda Kabupaten Manggarai, Lamber Paput, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi warga asal Jawa Timur tersebut.

Menurutnya, kehadiran Paguyuban Arema bukan sekadar pemanis sosial, melainkan penggerak nyata pembangunan daerah.

“Kita wajib menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari, dan keluarga besar Arema telah menjalankan itu dengan sangat baik. Dukungan mereka nyata, tidak hanya dalam aspek sosial tetapi juga dalam menggerakkan roda ekonomi daerah,” kata Lamber.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi membangun Kabupaten Manggarai melalui karya nyata di bidang masing-masing.

Acara ini berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi seni yang memukau masyarakat setempat.

Penonton disuguhi Drama Kolosal Rama dan Shinta, serta pertunjukan seni khas Jawa Timur seperti Bantengan, Kuda Lumping, dan aneka tarian tradisional lainnya yang menyatu dengan kehangatan khas Bumi Congka Sae.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Koperasi ke-79, Bupati Hery Nabit Dorong Digitalisasi Koperasi di Manggarai

    Hari Koperasi ke-79, Bupati Hery Nabit Dorong Digitalisasi Koperasi di Manggarai

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Tim PF
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, menegaskan pentingnya transformasi koperasi agar tampil lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah ini dinilai krusial untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama penguatan ekonomi rakyat. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Hery saat memimpin Apel Mingguan sekaligus memeringati Hari Koperasi ke-79 di Lapangan Natas Labar Motang, Ruteng, […]

  • Pemprov NTT Hibahkan Aset Tanah dan Gedung ke Kejaksaan Tinggi NTT

    Pemprov NTT Hibahkan Aset Tanah dan Gedung ke Kejaksaan Tinggi NTT

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KUPANG, PIJARFLORES – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) secara resmi menghibahkan aset berupa tanah dan bangunan eks Dinas Kesehatan Provinsi NTT kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Aset ini akan digunakan untuk pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang yang baru. Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) dilakukan […]

  • Bupati Hery Nabit Pantau Kasus Diduga Keracunan MBG di Satar Mese, Instruksi Penyisiran ke Rumah Warga

    Bupati Hery Nabit Pantau Kasus Diduga Keracunan MBG di Satar Mese, Instruksi Penyisiran ke Rumah Warga

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 15
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, bergerak cepat menanggapi laporan dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa dan warga di wilayah pelayanan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Papang, Kecamatan Satar Mese. Bupati Manggarai bersama Satgas MBG Kabupaten Manggarai, melakukan kunjungan langsung ke Dapur Papang dan para pasien yang dirawat di Puskesmas […]

  • Pastikan Keamanan Geothermal Mataloko, PLN: Pengembangan Berbasis Ilmiah dan Fenomena Alamiah

    Pastikan Keamanan Geothermal Mataloko, PLN: Pengembangan Berbasis Ilmiah dan Fenomena Alamiah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, telah membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat sekitar. Di tengah berbagai isu yang berkembang, warga setempat mengungkapkan manfaat langsung dari operasional pembangkit energi bersih tersebut. Katharina Fono, warga Daratei, Desa Ulubelu, mengisahkan perubahan hidup yang dialaminya sejak pengembangan […]

  • PLN Tanam 30.000 Pohon, Perkuat Rehabilitasi DAS Manni di Sumbawa

    PLN Tanam 30.000 Pohon, Perkuat Rehabilitasi DAS Manni di Sumbawa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melaksanakan program penanaman 30.000 pohon pada lahan seluas 66 hektare di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKM) Unter Gadung, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Manni. Program tersebut menjadi wujud […]

  • PLN UIP Nusra Kedepankan Pendekatan Budaya dalam Proyek Geothermal Flores

    PLN UIP Nusra Kedepankan Pendekatan Budaya dalam Proyek Geothermal Flores

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Flores, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus mendorong pendekatan budaya dalam proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Di tengah proses dialog dan sosialisasi yang terus dilakukan, sejumlah tokoh masyarakat mulai memahami manfaat pengembangan energi panas bumi sebagai sumber […]

expand_less