Anggota Polres Manggarai, Lurah Bangka Leda, bersama warga, membantu evakuasi rumah terdampak gempa.
Ruteng, Pijarflores.com – Bencana gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi menyisakan duka mendalam bagi warga Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Salah satu dampak terparah menimpa kediaman milik Rafael Mikael Jarut yang berlokasi di RT 008 / RW 003, Kelurahan Bangka Leda.
Ada pun kronologi kejadian bermula pada pukul 05.56 WITA saat guncangan hebat mendadak merobohkan seluruh struktur bangunan rumah korban.
“Ketika peristiwa naas itu terjadi, Rafael bersama istri dan satu orang anaknya berada di dalam rumah dan langsung tertimpa sebagian runtuhan bangunan. Akibatnya, mereka mengalami luka-luka ringan dan menderita trauma berat,” kata Lurah Bangka Leda Ishak Genggor, Kamis (20/8/2026).
Beruntung, seorang ibu yang baru melahirkan beserta bayinya yang kebetulan sedang bertamu di rumah tersebut berhasil selamat dari maut.
Merespons kejadian tersebut, Tim Samapta Polres Manggarai bersama Lurah Bangka Leda dan pihak keluarga korban langsung bergerak cepat ke lokasi pada Minggu (16/8/2026).
“Petugas gabungan bergotong-royong melakukan evakuasi dan membersihkan sisa-sisa reruntuhan rumah korban yang hancur,” sebut Lurah Ishak.
Pasca bencana, Rafael sangat berharap adanya uluran tangan dari pemerintah. Dirinya berharap agar bantuan kemanusiaan berupa bahan pokok (sembako), terpal, serta selimut dapat segera disalurkan.
Kebutuhan selimut dan tenda darurat menjadi sangat krusial mengingat kondisi suhu udara di Kota Ruteng yang terkenal sangat dingin.
Berdasarkan data laporan sementara pasca-gempa di wilayah Kelurahan Bangka Leda, total kerusakan bangunan rumah warga tercatat cukup masif dengan rincian sebagai berikut: Rusak Berat: 45 rumah, Rusak Sedang: 54 rumah, dan Rusak Ringan: 34 rumah
Saat ini belum ada komentar