Terima Bantuan Gempa Rp150 Juta, Ibunda Guru Manggarai Meldyanti Nabit: Guru-Guru Kami Tidak Sendiri
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 373
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penyerahan bantuan dari ketua PGRI Provinsi NTT, melalui Ibunda Guru PGRI Kabupaten Manggarai.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan bantuan dana sebesar Rp150 juta untuk guru-guru yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Provinsi NTT, Dr. Samuel Hani, SH, MH, dan diterima oleh Ibunda Guru PGRI Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, pada Selasa (6/10/2026) di Aula Rumah Jabatan Bupati Manggarai. Aksi solidaritas ini disaksikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Manggarai Simon Manggu, S.Pd, Wakil Ketua Laurensius Badui, S.Pd, Sekretaris Maksimus Salut, S.Pd, serta jajaran pengurus daerah.
Ibunda Guru PGRI Kabupaten Manggarai, Meldyanti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian kolektif pengurus PGRI dari seluruh Indonesia, khususnya pengurus Provinsi NTT yang bergerak cepat membantu para guru di Pulau Flores.
“Mudah-mudahan dengan dukungan ini bisa menguatkan guru-guru kami. Mereka tidak merasa sendiri karena ada teman-teman PGRI yang berbagi kasih dan mendukung mereka menjalani masa pemulihan pascagempa,” ujar Meldyanti.
Berdasarkan data terkini, dampak gempa merusak ratusan rumah milik para guru yang tersebar di 10 kecamatan (kecuali Kecamatan Satar Mese dan Satar Mese Barat). Tercatat sebanyak 150 rumah rusak berat, 240 rumah rusak sedang, dan 265 rumah rusak ringan.
Melihat besarnya dampak psikologis yang tersisa, Meldyanti berharap kolaborasi ke depan tidak hanya berhenti pada bantuan materi.
“Hari ini kami menerima Rp150 juta. Ke depan, kami berharap ada bantuan imateri seperti program pemulihan trauma (trauma healing). Saat ini, masih ada guru-guru kami yang belum bisa masuk kelas karena trauma. Kita perlu memikirkan langkah konkret bersama untuk memulihkan psikologis mereka,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua PGRI Provinsi NTT Dr. Samuel Hani menyampaikan kekagumannya atas komitmen Meldyanti yang bersedia mengemban amanah sebagai Ibunda Guru di Kabupaten Manggarai. Menurutnya, dedikasi Meldyanti dalam memotivasi para pendidik layak menjadi contoh bagi daerah lain.
“Luar biasa, Ibu Bupati sangat rendah hati. Kehadiran beliau sebagai Ibunda Guru diharapkan mampu mendorong PGRI Kabupaten Manggarai menjadi lebih berkualitas dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa,” puji Dr. Samuel.
Ia juga mengutip pernyataan Meldyanti yang dinilainya sangat visioner: “Pendidikan itu mengubah orang, dan orang itu yang akan mengubah dunia.”
Meldyanti yang baru saja dipercaya mengemban jabatan sebagai Ibunda PGRI Kabupaten Manggarai menyatakan kesiapannya untuk terus belajar dan mendalami seluk-beluk profesi guru demi kemajuan daerah.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa saling bertukar pikiran, berdiskusi melihat dari kacamata guru untuk mencari jalan terbaik memajukan pendidikan di Kabupaten Manggarai,” tutupnya.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar