Gempa M 7,7 Guncang Manggarai, 23 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 184
- comment 0 komentar
- print Cetak

Info resmi BMKG Manggarai.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Menyusul bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Manggarai pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat.
Hingga pukul 19.00 WITA, dampak fatal dari guncangan besar ini dilaporkan telah merenggut puluhan korban jiwa. Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 23 orang.
Peta sebaran korban jiwa di beberapa wilayah kecamatan adalah sebagai berikut:
1. Kecamatan Reok: 12 orang meninggal dunia.
2. Kecamatan Reok Barat: 4 orang meninggal dunia.
3. Kecamatan Langke Rembong: 3 orang meninggal dunia.
4. Kecamatan Wae Ri’i: 2 orang meninggal dunia.
5. Kecamatan Cibal: 1 orang meninggal dunia.
6. Kecamatan Cibal Barat: 1 orang meninggal dunia.
Merespons situasi darurat ini, Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, menginstruksikan empat poin penting pasca-gempa yang wajib dipatuhi oleh warga demi menjaga keselamatan bersama:
Tetap Waspada dan Jangan Panik
Warga diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga dari potensi bahaya susulan.
Ikuti Arahan Resmi Pemerintah
Seluruh elemen masyarakat diimbau untuk hanya mendengarkan informasi valid melalui kanal-kanal resmi pemerintah guna menghindari simpang siur berita hoaks.
Segera Laporkan Dampak Gempa Bumi
Bagi warga yang melihat atau mengalami kerusakan fasilitas, adanya korban, maupun kondisi darurat lainnya, diharapkan segera melapor ke Posko Bencana Pemkab Manggarai yang berada di Kantor BPBD.
Bersama Berdoa
Mengajak seluruh warga Manggarai untuk memanjatkan doa bersama agar daerah ini segera terhindar dari bencana dan seluruh masyarakat diberikan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini.
Bupati Herybertus juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kepedulian antarwarga demi keselamatan seluruh masyarakat Manggarai.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan dampak bencana, Pemkab Manggarai telah membuka posko utama di Kantor BPBD Kabupaten Manggarai, Jl. Ranaka – Ruteng, Langke Rembong. Laporan dan koordinasi darurat juga dapat dilakukan langsung melalui nomor telepon 081237727672,” isi imbauan dari Pemkab Manggarai.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar